Hujan Lebat, Desa Hawang HST Banjir Lagi POPULER SEPEKAN: Kasus Pembunuhan Istri di Kapuas hingga ABK Tenggelam di Tanah Laut Warga Banjarmasin Terpesona Menikmati Pantai Teluk Tamiang Kotabaru Duh! Anggaran Pembinaan Atlet Banjarmasin Tertunggak 6 Bulan Isu Lemahnya KPK Digaungkan, Mahasiswa Siap Geruduk DPRD Kalsel

Zona Merah Covid-19 Indonesia Turun Jadi 20 Daerah, Zona Oranye Naik

- Apahabar.com Rabu, 28 Oktober 2020 - 14:24 WIB

Zona Merah Covid-19 Indonesia Turun Jadi 20 Daerah, Zona Oranye Naik

Zona merah Covid-19 diklaim turun menjadi tinggal 20 daerah, namun zona oranye naik. Foto-Ilustrasi/AFP/ADEK BERRY

apahabar.com, JAKARTA – Pekan ini, zona risiko tinggi atau zona merah di Indonesia berkurang menjadi 20 kabupaten/kota. Seiring perbaikan itu, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito juga mengklaim risiko sedang atau zona orange naik.

“Tentang peta zonasi risiko kita lihat pekan ini zona merah terlihat berkurang, namun sama dengan pekan-pekan sebelumnya, 70 persen kabupaten/kota di Indonesia berada di zona oranye,” kata Wiku dalam konferensi pers dikutip dari CNN Indonesia.

Wiku memperinci, peta zona merah covid-19 tersisa 20 kabupaten/kota pada pekan ini berkurang dari 32 kabupaten/kota.

Sementara untuk zona oranye justru bertambah menjadi 360 kabupaten/kota pekan ini dari sebelumnya 344 kabupaten/kota.

Menurutnya, peningkatan daerah di zona oranye menunjukkan pemerintah daerah dan masyarakat setempat mulai lengah dan abai terhadap risiko penularan covid-19 karena daerahnya bukan merupakan zona merah.

“Ini adalah bukti bahwa banyak sekali daerahnya yang terlena karena tidak masuk zona merah. Ingat zona oranye juga masih berbahaya dan berisiko terjadi peningkatan penularan. Jika tidak waspada dan terus lengah, pada kabupaten/kota di zona oranye dapat pindah ke zona merah,” tegas Wiku.

Untuk zona risiko rendah atau zona kuning bertambah menjadi 115 kabupaten/kota pada pekan ini dari sebelumnya 113 kabupaten kota.

Zona hijau menurun dari pekan sebelumnya 25 kabupaten/kota menjadi 19 kabupaten/kota.
Zona hijau yang terdiri dari zona tidak ada kasus berkurang menjadi 7 kabupaten/kota pekan ini, sebelumnya 12 kabupaten/kota.

Kemudian zona tidak terdampak juga berkurang menjadi 12 kabupaten/kota dari pekan lalu sebanyak 13 kabupaten/kota.

Wiku menjelaskan ada 4 kabupaten/kota yang semula berada dalam kategori zona tidak ada kasus baru, kemudian pindah ke zona oranye, yaitu Bengkulu Selatan (Bengkulu), Tojo Una-Una (Sulawesi Tengah), Pulau Taliabu (Maluku Utara), dan Mamberamo Tengah (Papua).

Kemudian ada 2 kabupaten kota dari tidak ada kasus baru pindah ke zona kuning, yaitu Lebong (benkulu), Lingga (Kep. Riau). Sementara 1 kabupaten menjadi zona kuning setelah sebelumnya berada di zona tidak terdampak yaitu Natuna (Kepulauan Riau).

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kapolda Sumut: Pembunuhan Hakim di Medan Terencana
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Minta Warga Sumut Jangan Golput
apahabar..com

Nasional

Penghuni Gang Sempit Kaget Ditagih Rp107 Juta Pajak Mobil Mewah
apahabar.com

Nasional

Penanganan Covid-19, Jokowi: Tak Ada Progres Signifikan dari Kabinet
Corona

Nasional

Duh, 63,5% Penyintas Corona di RI Alami Gejala Long Covid-19
apahabar.com

Nasional

Jelang Ramadan, UNHCR Luncurkan Dana Zakat untuk Populasi Pengungsi Dunia
apahabar.com

Nasional

Polisi Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Kejagung
apahabar.com

Nasional

Resmi, Warga Kabupaten Termuda di Kaltim Mulai Nikmati BBM Satu Harga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com