Laporan Denny Rontok di Bawaslu Pusat, Tim BirinMu Endus Motif Lain Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Alasan Mencengangkan Disdik Mengapa Anak SMP di Banjarmasin Harus Sekolah Tatap Muka Resmi, Banjarmasin Hanya Izinkan SMP Sekolah Tatap Muka Januari 2021

Zona Merah Covid-19 Indonesia Turun Jadi 20 Daerah, Zona Oranye Naik

- Apahabar.com Rabu, 28 Oktober 2020 - 14:24 WIB

Zona Merah Covid-19 Indonesia Turun Jadi 20 Daerah, Zona Oranye Naik

Zona merah Covid-19 diklaim turun menjadi tinggal 20 daerah, namun zona oranye naik. Foto-Ilustrasi/AFP/ADEK BERRY

apahabar.com, JAKARTA – Pekan ini, zona risiko tinggi atau zona merah di Indonesia berkurang menjadi 20 kabupaten/kota. Seiring perbaikan itu, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito juga mengklaim risiko sedang atau zona orange naik.

“Tentang peta zonasi risiko kita lihat pekan ini zona merah terlihat berkurang, namun sama dengan pekan-pekan sebelumnya, 70 persen kabupaten/kota di Indonesia berada di zona oranye,” kata Wiku dalam konferensi pers dikutip dari CNN Indonesia.

Wiku memperinci, peta zona merah covid-19 tersisa 20 kabupaten/kota pada pekan ini berkurang dari 32 kabupaten/kota.

Sementara untuk zona oranye justru bertambah menjadi 360 kabupaten/kota pekan ini dari sebelumnya 344 kabupaten/kota.

Menurutnya, peningkatan daerah di zona oranye menunjukkan pemerintah daerah dan masyarakat setempat mulai lengah dan abai terhadap risiko penularan covid-19 karena daerahnya bukan merupakan zona merah.

“Ini adalah bukti bahwa banyak sekali daerahnya yang terlena karena tidak masuk zona merah. Ingat zona oranye juga masih berbahaya dan berisiko terjadi peningkatan penularan. Jika tidak waspada dan terus lengah, pada kabupaten/kota di zona oranye dapat pindah ke zona merah,” tegas Wiku.

Untuk zona risiko rendah atau zona kuning bertambah menjadi 115 kabupaten/kota pada pekan ini dari sebelumnya 113 kabupaten kota.

Zona hijau menurun dari pekan sebelumnya 25 kabupaten/kota menjadi 19 kabupaten/kota.
Zona hijau yang terdiri dari zona tidak ada kasus berkurang menjadi 7 kabupaten/kota pekan ini, sebelumnya 12 kabupaten/kota.

Kemudian zona tidak terdampak juga berkurang menjadi 12 kabupaten/kota dari pekan lalu sebanyak 13 kabupaten/kota.

Wiku menjelaskan ada 4 kabupaten/kota yang semula berada dalam kategori zona tidak ada kasus baru, kemudian pindah ke zona oranye, yaitu Bengkulu Selatan (Bengkulu), Tojo Una-Una (Sulawesi Tengah), Pulau Taliabu (Maluku Utara), dan Mamberamo Tengah (Papua).

Kemudian ada 2 kabupaten kota dari tidak ada kasus baru pindah ke zona kuning, yaitu Lebong (benkulu), Lingga (Kep. Riau). Sementara 1 kabupaten menjadi zona kuning setelah sebelumnya berada di zona tidak terdampak yaitu Natuna (Kepulauan Riau).

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

18 Hoaks UU Cipta Kerja Temuan Kemenkominfo, Beredar di Twitter, Facebook dan Instagram
apahabar.com

Nasional

Kaset Pita Nasibnya Kini
apahabar.com

Nasional

Hebat, Wanita Tertua Berusia 113 Tahun Sukses Kalahkan Covid-19
apahabar.com

Nasional

Jemaah Haul Guru Sekumpul Hingga ke Jalan dan Gang kecil
apahabar.com

Nasional

Tangis Haru Ibu-ibu Jemput Anaknya Ikut Aksi Anti-Omnibus Law di Kantor Polisi
apahabar.com

Nasional

Kagumi Ketokohan MHM, Founder Muda Penggerak Kemajuan: Beliau Riil dan Keren
apahabar.com

Nasional

Diguyur Hujan 3 Jam, 3  Desa di Bone Bolango Banjir
apahabar.com

Nasional

Pesan Acil dari Rantau: Serba Gratis Jamu Jamaah Haul Guru Sekumpul  
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com