Hasil Liga Italia, Taklukkan Crotone 2-1, Fiorentina Kembali ke Jalur Kemenangan Hasil Liga Inggris, Watkins Antar Aston Villa Tenggelamkan Newcastle 2-0 Breaking News! Warga Tangkap Buaya Pemangsa di Pantai Kotabaru Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota

Akhir 2024, Agropolitan Anjir Pasar Batola Ditarget Berdaya Saing

- Apahabar.com Selasa, 24 November 2020 - 21:08 WIB

Akhir 2024, Agropolitan Anjir Pasar Batola Ditarget Berdaya Saing

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, menggunakan combine harvester di lahan agropolitan Anjir Pasar. Foto: Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Setidaknya hingga 2025, empat desa di Anjir Pasar, Barito Kuala, tetap menjadi pusat kegiatan lokal promosi dengan fungsi pusat pengembangan hasil pertanian.

Sudah sejak 2016, Desa Andaman, Andaman II, Pandan Sari dan Anjir Pasar Kota II ditetapkan sebagai kawasan perdesaan prioritas nasional tanaman pangan atau agropolitan.

Penetapan kawasan ini disebabkan sejumlah faktor. Di antaranya mayoritas lahan digunakan untuk pertanian, serta berdekatan dengan Jalan Trans Kalimantan dan ibukota provinsi.

Lantas berdasarkan Rencana Pembangunan Kawasan Perdesaan (RPKP) 2016-2020, kinerja matrik yang dicapai sudah menyentuh 78 persen menggunakan sumber dana dari APBDes, APBD kabupaten dan provinsi, serta APBN.

Di antaranya pembangunan maupun rehabilitasi sentra produksi dan sentra industri pengolahan hasil pertanian, penerapan teknologi dan inovasi, serta pengembangan kerjasama antar desa.

Pencapaian itu sendiri membuat kawasan agropolitan Anjir Pasar ditetapkan berstatus mandiri oleh Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Mengingat proses pembangunan bersifat jangka panjang, Batola dituntut harus memiliki dokumen RPKP terbaru yang berdurasi lima tahun sejak 2021 hingga 2025.

“Penyusunan dokumen itu sendiri sudah dikerjakan selama dua bulan terakhir, dan difinalisasi melalui Forum Group Discussion (FGD) di Marabahan,” papar Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang), Zulkifli Yadi Noor, Selasa (24/11).

“Ditargetkan sejak 2024, kawasan agropolitan Anjir Pasar menyandang predikat berdaya saing dengan capaian kinerja 75,28 persen,” imbuhnya.

RPKP 2021-2025 agropolitan Anjir Pasar lebih sederhana dibanding sebelumnya. Namun terdapat sejumlah penekanan, seperti penguatan modal Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesa).

Kemudian pendampingan akses pasar, pembangunan pasar kawasan, pembuatan pakan ternak dan pendistribusian bibit ternak itik, serta pengadaan hand tractor roda 4.

“Mengimbangi penetapan RPKP, dibutuhkan komitmen dan kerja konkrit dari semua lembaga untuk membangun kawasan tersebut,” sahut Reno Budi Sasotyo, Kepala Sub Direktorat Perencanaan Pembangunan Kawasan Perdesaan Wilayah III (Kalimantan) Ditjen PKP Kemendes PDTT.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tingkatkan Penerapan Protokol Kesehatan, Tabalong Perlu 500 Ribu Masker
apahabar.com

Ekbis

Ekonomi Kalimantan Selatan Bakal Tak Sehat Jika Terus Bergantung Batu Bara
apahabar.com

Ekbis

Kini, Warga Kalsel Bisa Bayar Pajak Kendaraan Malam Hari
apahabar.com

Kalsel

Hore, Warga Desa Harus Tabalong Kini Dapat Nikmati Internet Gratis
apahabar.com

Kalsel

Siang Ini Kalsel Diwarnai Hujan Lokal
apahabar.com

Kalsel

Hari Anak Nasional, Dari Perpustakaan Ramah Anak Hingga Hadirkan Perpusling
apahabar.com

Kalsel

Batola Pasang Status Siaga Darurat Banjir
Pembunuhan

Kalsel

Pembunuhan Sadis di Tanbu, Tersangka Masih Berkeliaran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com