BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Akibat Tiang Listrik, 2 Desa di Tamban Batola Tuntut Perhatian PLN

- Apahabar.com Rabu, 18 November 2020 - 20:32 WIB

Akibat Tiang Listrik, 2 Desa di Tamban Batola Tuntut Perhatian PLN

Salah satu tiang listrik di Desa Tamban Baru yang miring dan nyaris menimpa rumah warga. Foto: Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Akibat sejumlah tiang listrik yang tak lagi memenuhi standar, sejumlah warga di Desa Purwosari Baru dan Tamban Sari Baru, Kecamatan Tamban, meminta perhatian lebih dari PLN.

Seperti di Desa Purwosari Baru, terutama di RT 1 dan 2, warga meminta PLN segera memindahkan tiang listrik yang terendam air sungai.

Kondisi itu dikhawatirkan menyebabkan tersetrum massal, seandainya kabel listrik putus dan menyentuh air sungai.

Terlebih sungai tersebut masih digunakan warga sekitar untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk transportasi air seperti kelotok dan jukung.

Pun akibat terlalu lama terendam air sungai, beberapa tiang mulai miring. Dikhawatirkan tiupan angin kencang dapat merobohkan tiang-tiang listrik itu.

“Sebenarnya dulu tiang-tiang listrik tersebut masih berada di tanah. Namun akibat erosi, lambat-laut terendam dalam sungai,” jelas Kepala Desa Purwosari Baru, Sujinal, Rabu (18/11).

“Kondisi ini sudah pernah dilaporkan kepada pihak terkait, termasuk anggota DPRD provinsi dan kabupaten,” imbuhnya.

Selain terendam air, banyak kabel listrik yang bersentuhan dengan pepohonan. Tak mengherankan kalau setiap angin kencang, listrik di kawasan itu langsung padam.

“Bahkan listrik mati sejak Minggu (15/11) hingga Selasa (10/11) sore, setelah terjadi angin kencang,” imbuh Suratno, salah seorang warga Purwosari Baru di RT 1.

Aliran listrik mati akibat situasi serupa, juga terjadi di Desa Tamban Sari Baru. Di beberapa titik, jaringan kabel nyaris tak terlihat akibat ditutupi daun pohon.

“Kalau kondisi tiang, cukup banyak yang hampir roboh karena tanah pondasi sudah terkikis. Supaya tidak fatal, beberapa tiang kami sangga dengan kayu,” cetus Saleh, warga Desa Tamban Sari Baru RT 04.

Sementara Manajer PT PLN Unit Layanan Pelanggan Marabahan, Arliansyah, menjelaskan sudah melakukan survei ke dua desa tersebut.

“Untuk pekerjaan perbaikan sementara, kami sudah menjadwalkan antara 24 atau 25 November 2020. Kami fokus dulu ke Purwosari Baru, karena terbilang urgensi,” jelas Arliansyah.

“Namun kemungkinan hanya beberapa yang dipindah, tergantung kondisi keamanan di lokasi. Intinya perbaikan dilakukan bertahap,” tegasnya.

Perbaikan itu juga termasuk perampalan pepohonan yang terkena kabel listrik bertegangan tinggi hingga 2.000 volt.
“Setiap kabel tersentuh benda asing, aliran listrik hampir dipastikan mati. Hal itu disebabkan proteksi otomatis memadamkan aliran dari kabel-kabel bertegangan tinggi,” tandas Arliansyah.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

RSUD Sultan Suriansyah Layani 400 Lebih Pasien BPJS
apahabar.com

Kalsel

Tensi Hujan Mulai Turun
apahabar.com

Kalsel

Perguruan Kuntau di HST Ini Toreh Prestasi Haornas
apahabar.com

Kalsel

Pelantikan Bupati HST Definitif, Secercah Harapan untuk Meratus
apahabar.com

Kalsel

Kabar Gembira! Bantuan Tunai di Banjarmasin Cair Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

5 Remaja Korban Prostitusi Online di Paser Dipulangkan, Pemprov Kalsel Berikan Pendampingan Penuh
apahabar.com

Kalsel

Nyanyian Prajurit Kodim 1007/Banjarmasin Iringi Pelepasan Letkol Inf Nofid Arif
apahabar.com

Kalsel

Jelang Ramadhan 1441 H, Stok Gula Kalsel Aman
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com