Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

“Ambil Uangnya, Jangan Coblos Orangnya”, Baliho Anti Politik Uang Marak di Kotabaru

- Apahabar.com Minggu, 22 November 2020 - 23:19 WIB

“Ambil Uangnya, Jangan Coblos Orangnya”, Baliho Anti Politik Uang Marak di Kotabaru

Warga Kelumpang Hilir memasang baliho tolak politik uang. Foto-Masduki

apahabar.com, KOTABARU – Menjelang Pilkada Kotabaru, suara penolakan terhadap politik uang bergaung di banyak tempat.

Suara itu tak hanya ramai di media sosial saja, tapi juga dari mulut ke mulut masyarakat. Kebanyakan dari mereka menolak adanya praktik money politic pada Pilkada Kotabaru.

Di Kecamatan Kelumpang Hilir, sejumlah warga terang-terangan menolak politik uang.

Mereka rela patungan untuk mencetak belasan baliho anti politik uang, lalu dipasang di beberapa titik di tepi jalan raya.

Baliho itu bertuliskan “Rakyat cerdas, jangan golput. Politik uang, ambil duitnya, jangan coblos orangnya. Biar dia jera.”

“Tujuan kami membuat baliho itu agar Pilbub di Kotabaru bersih, dan tidak ada pemilih yang mau dibeli dengan uang,” ujar Samsir, warga Kelumpang Hilir, kepada apahabar.com Minggu (22/11) malam.

Lantas bagaimana tanggapan KPU dan Bawaslu di Kotabaru terkait keberadaan baliho itu?

Ketua KPU Kotabaru, Zainal Abidin menilai hal tersebut merupakan kepedulian masyarakat menyampaikan pesan moral kepada sesama.

“Kita sebagai warga memiliki hak. Hak memilih dilindungi dan dijamin undang-undang,” ujar Zainal, Minggu malam.

Sementara Ketua Bawaslu Kotabaru, M Erfan menilai baliho berisi ajakan menolak politik uang sah-sah saja.

“Ini sebagai bentuk penyampaian aspirasi yang dilindungi undang-undang,” ujar Erfan.

Erfan menyebut Bawaslu tidak memiliki kewenangan untuk melepas atau menurunkan baliho tersebut.

“Itu bisa dilepas ketika pembersihan Alat Peraga Kampanye (APK) atau menghadapi masa minggu tenang,” pungkasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Dilantik Jadi Menhan, PKS Ucapkan Selamat kepada Prabowo
apahabar.com

Politik

Apa Kata M Nur Peluangnya Lolos ke Senayan? 
apahabar.com

Politik

Temui Rachmawati, Prabowo Sampaikan Hasil Pertemuan dengan Megawati
apahabar.com

Politik

Bakal Jadi Wabup, Eks Direktur Walhi Canggung Saat Sesi Foto
apahabar.com

Politik

Supian HK Kritisi Denny Indrayana Saat Debat: Tidak Ada Program yang Jelas
apahabar.com

Politik

Pilwali Banjarbaru: Eks Sekda Siap Maju, Ovie Malu-Malu
apahabar.com

Politik

Debat Terakhir Pilbup Kotabaru, Isu Pemekaran Kambatang Lima Mencuat
apahabar.com

Politik

Blusukan ke Desa Terpencil, Sosok H Rusli Familiar Bagi Warga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com