Pascabanjir Kalsel, Wamen LHK Siapkan 5 Aspek Pemulihan Lingkungan Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan

Analisis Ahli Epidemiologi Terkait Penyebab Kasus Covid-19 Kalteng Kembali Meningkat

- Apahabar.com Jumat, 27 November 2020 - 18:06 WIB

Analisis Ahli Epidemiologi Terkait Penyebab Kasus Covid-19 Kalteng Kembali Meningkat

Ilustrasi perawatan pasien Covid-19. Foto-net

apahabar.com, PALANGKA RAYA — Sejak akhir Oktober 2020, indikator rate of transmission (Rt) atau indikator tingkat penularan Covid-19 di Kalimantan Tengah mengalami peningkatan.

Lantas bagaimana analisis ahli epidemiologi setempat terkait hal ini, mengingat penularan Covid-19 sempat terkendalikan.

Ketua Umum Ahli Epidemiologi Indonesia Cabang Kalteng, Rini Fortina mengungkapkan beberapa faktor yang terjadi di dalam perilaku masyarakat membuat hal itu terjadi.

“Dari situ, akhir Oktober memang sudah mulai ada tanda-tanda,” kata Rini, di Palangka Raya, Jumat (27/11).

Menurut Rini, peningkatan kasus ini dimulai dari Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang sudah mulai menunjukan indikator Rt meninggi di atas dua.

Kemudian disusul kabupaten/kota lainnya, sampai akhirnya menjadi tidak terkendali sampai pada laporan kasus pada 24 November 2020.

“Yang tertinggi adalah di angka 131, data penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 pada 22 November 2020 pukul 15.00 WIB,” beber Rini.

Berdasarkan laporan kasus mingguan, terlihat bahwa jumlah kasus akan masih terus berlanjut.

Jadi, jika tidak cepat mengambil tindakan, bukan tidak mungkin kasus ini akan terus meledak karena indikator Rt masih menunjukan terus meninggi.

“Artinya, ini bisa terus mencapai puncak yang lebih kurvanya lagi karena kelihatan sekali tiap kali penurunan itu sebenarnya tidak boleh membuat kita lengah sampai betul-betul disebut aman dan terkendali”, tegas Rini.

Rini menjelaskan bahwa sumber penularan mingguan ini disebabkan antara lain berasal dari pelaku perjalanan luar daerah yang kembali tanpa isolasi mandiri, kemudian melakukan kontak erat di rumah dan tempat kerja.

Selain itu, terdapat juga pelaku (individu) yang melakukan kegiatan di luar rumah seperti menghadiri acara-acara tertentu, kemudian terpapar Covid-19 hingga akhirnya menulari orang-orang di rumah.

Ternyata banyak tertular Covid-19 ibu rumah tangga dan keluarga serumah seperti anak dan orang tua yang cenderung meningkat dalam dua minggu ini.

Oleh sebab itu, sampai hari ini, pihaknya belum pernah menyatakan atau mengeluarkan evaluasi kategori aman.
Memang, pernah terkendali karena sempat Rt di bawah satu.

“Artinya seputar Rt nol, itu masih terkendali tapi belum disebut aman. Jadi, belum mengeluarkan aman, hanya terkendali,” ungkap Rini.

Kabupaten Katingan dan Lamandau, harus menjadi prioritas dibandingkan kabupaten lainnya karena tingkat penularannya beredar luar biasa aktif.

“Jadi, pemisahan dan pembatasan gerak penduduk di sana memang harus dilaksanakan dengan ketat”, ucapnya.

Rini mengungkapkan bahwa Kabupaten Murung Raya mengalami peningkatan kasus Covid-19, tetapi itu setelah pihaknya melakukan analisa dan break down lebih dalam.

Ditemukan bahwa penyumbang peningkatan angka berasal dari perusahaan swasta di antaranya perusahaan batu bara. Sementara masyarakat lokal yang terpapar Covid-19 tergolong sedikit.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

PSHT Kotim Dibekukan Sementara
apahabar.com

Kalteng

Teror Buaya di Sampit, BKSDA Tebar Jerat di Parit
apahabar.com

Kalteng

Debit Sungai Lamandau Meningkat, Sejumlah Desa Berpotensi Banjir
apahabar.com

Kalteng

Duh, Perwali PSBB Palangka Raya Masih Dimantapkan

Kalteng

Kades di Barito Utara Klarifikasi Tudingan Selingkuhi Istri Orang
apahabar.com

Kalteng

Jelang Berakhir PSBB, Kasus Covid-19 di Kapuas Bertambah Belasan
apahabar.com

Kalteng

Dari Balik Jeruji, Napi di Palangka Raya Retas Akun Anggota TNI untuk Menipu
apahabar.com

Kalteng

Mahasiswa Kalteng Minta Kematian Kader IMM Saat Demonstrasi Diusut
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com