Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

Anggaran Covid-19 2021 Banjarmasin Dipangkas, Apa Alasannya?

- Apahabar.com Jumat, 6 November 2020 - 11:29 WIB

Anggaran Covid-19 2021 Banjarmasin Dipangkas, Apa Alasannya?

Ilustrasi Covid-19. Foto-Shutterstock

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin siap memangkas atau mengurangi persediaan dana penanganan peredaran Covid-19 pada 2021 mendatang.

Hal ini berpatok kepada kasus Covid-19 yang mulai melandai di kota berjuluk Seribu Sungai ini.

Semua itu diketahui dalam rapat pembahasan APBD Murni 2021 bersama DPRD Banjarmasin. Pemkot Banjarmasin lebih fokus pada pemulihan ekonomi pasca-pandemi dan pembangunan infrastruktur.

Sedangkan untuk dana penanganan Covid-19 dialokasikan lebih sedikit jika dibandingkan dengan tahun 2020.

“Tetap ada kita siapkan. Cuma presentasenya lebih sedikit dari tahun ini,” ujar Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Banjarmasin, Subhan Nor Yaumil.

Menurutnya, pada tahun 2020 Pemkot Banjarmasin menyiapkan dana tak terduga untuk Covid-19 hampir Rp 100 miliar.

Sedangkan untuk tahun 2021, Pemkot Banjarmaasin hanya menganggarkan sebesar Rp20 M untuk penanganan Covid-19.

“Jauh perbedaanya. Semoga saja Covid-19 terus melandai,” harap Subhan.

Lebih jauh Subhan menjelaskan, dalam APBD Murni tahun 2021, Pemkot Banjarmasin lebih terfokus pada pemulihan ekonomi pascapandemi, dan pembangunan infrastruktur yang tertunda di tahun 2020.

“Akan kita pilah-pilah mana saja yang lebih prioritas,” pungkasnya.

Lantas bagaimana dengan serapan dana Covid-19 2020?

Subhan membeberkan dari hampir Rp 100 miliar yang disiapkan, dana yang terserap sudah sekitar Rp 70 miliar.

Sedangkan instansi yang paling banyak mendapatkan adalah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Kesehatan Banjarmasin.

“Masih ada sisa sekitar Rp20 M. Itu akan jadi Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA), tuntasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Semarak 75 Tahun RI, Kodim 1002/Barabai Asah Wawasan Kebangsaan Anak-Anak
apahabar.com

Kalsel

Dini hari, 2 Rumah di Banjarbaru Dilalap Si Jago Merah
apahabar.com

Kalsel

Salip Pekapuran, Teluk Dalam Tertinggi Kasus Covid-19 di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Soal Tes Sulit, Ada Peserta Seleksi CPNS Menyanggah ke BKD HSS
apahabar.com

Kalsel

Terkuak, Isi Benda Misterius Diduga Bom di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Dimulai dari Organisasi Wanita, Tala Siap Kurangi Sampah Plastik
apahabar.com

Kalsel

Nihil Kematian, Kasus Covid-19 Kalsel Tembus 4 Ribu
apahabar.com

Kalsel

Mayat Wanita Hamil Diduga Istri Muda Pembakal HST, Polisi Buka Penyelidikan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com