Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Apresiasi Pendiri KOMPAK Borneo HST, Perguruan Kuntau Unjuk Gigi

- Apahabar.com Minggu, 15 November 2020 - 16:51 WIB

Apresiasi Pendiri KOMPAK Borneo HST, Perguruan Kuntau Unjuk Gigi

Antar perguruan Kuntau menunjukkan kemahiran bela diri, Sabtu (14/11). Foto-apahabar.com/Lazuardi

apahabar.com, BARABAI – Sejak 2018 lalu, Komunitas Persaudaraan Kuntau (KOMPAK) Borneo berdiri di Hulu Sungai Tengah (HST).

Puluhan perguruan seni bela diri Kuntau tergabung dalam komunitas ini di bawah APPSBI, baik dari HST sendiri maupun dari luar, seperti HSU dan Balangan.

Komunitas ini telah berpuluh-puluh kali mengikuti berbagai ajang kejuaraan dan mengisi agenda festival. Baik dalam daerah maupun di luar daerah demi menunjukkan keterampilan seni bela diri tradisional yang syarat dengan nilai-nilai kebudayaan.

Sekian lama bergelut dengan dunia seni bela diri, sang pendiri KOMPAK Borneo, Serda Abdul Manan harus rela meninggalkan jabatannya sebagai ketua komunitas ini. Sebab dia pindah tugas dari Kodim 1002 Barabai ke Yonif Raider 613 Raja Alam di Tarakan, Kaltara.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap sang pendiri, beberapa perguruan kuntau mengadakan pertemuan dan menggelar pertunjukan Kuntau di Desa Babai Kecamatan Barabai, Sabtu (15/11) malam.

Berbagai perguruan yang tergabung dalam KOMPAK tampil memecah keheningan Desa Babai. Antar sesama perguruan unjuk gigi menampilkan kemahirannya pada seni bela diri ini.

Agenda ini ditujukan untuk ajang silaturahmi ‘panguntauan’ yang tergabung dalam KOMPAK Borneo. Sekaligus pelepasan pendiri yang juga ketua komunitas bela diri tradisional ini.

Pembina KOMPAK Borneo, Masruswian menilai, selama di bawah kepemimpinan Abdul Manan, banyak tercatat sejarah berdirinya komunitas berbadan hukum legal ini.

Yang semula hanya diisi 5 perguruan kuntau, kini sudah mencapai 33 perguruan yang tergabung dalam KOMPAK Borneo.

“Semula hanya bisa tampil di acara-acara hajatan, kita bisa melancong ke agenda2 tingkat kabupaten, provinsi, nasional bahkan internasional,” kata Masruswian.

Dia tak menepis peran Manan sebagai ketua dapat memotivasi dan mengasah kemampuan pemuda di HST. Bahkan tidak sekedar mengajarkan seni bela diri tapi juga menerangkan makna di balik seni bela diri kuntau.

Arahan ketua, kata Masruswian, tidak hanya sekedar latihan saja. Tetapi bela diri ini juga disosialisasikan dalam rangka melestarikan kesenian tradisional.

“Harapan kita walaupun ketua pindah tugas, kita tetap mengembangkan komunitas ini bersama-sama,” tutup Masruswian.

Di sisi lain, Manan berharap KOMPAK tetap semangat untuk memajukan seni bela diri kuntau di HST dan daerah lainnya.

“Rekan-rekan, harus rela berjuang ikhlas demi kemajuan KOMPAK walaupun tidak ada penghasilan,” tutup Manan.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

UIN Antasari Bantah Kenaikan UKT Mahasiswa Bidikmisi
Peserta Seleksi CPNS Wajib ikuti Tata Tertib, Simak Perinciannya

Kalsel

Peserta Seleksi CPNS Wajib ikuti Tata Tertib, Simak Perinciannya
apahabar.com

Kalsel

Dharma Wanita Dituntut Beradaptasi dengan Teknologi Informasi
apahabar.com

Kalsel

Sehari Sebelum Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Susi Tanggapi Soal Ekspor Benur
apahabar.com

Kalsel

Nelayan Kalsel Tagih Janji Menteri Susi
apahabar.com

Kalsel

Haul Guru Sekumpul, Basarnas Banjarmasin Fokus Evakuasi Jalur Air
apahabar.com

Kalsel

Retribusi Parkir RSUD Ulin Diduga Menguap Puluhan Juta
apahabar.com

Kalsel

Menunggu Sahur, Petani di Barabai Malah Main Judi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com