Biang Prostitusi Anak di Banjarmasin, Takut Diantar ke Panti karena Utang Kreditan Belasan Mahasiswa-Polisi Luka-Luka, Polres Ungkap Biang Ricuh #SaveKPK II di Banjarmasin #SAVEKPK Bergaung di Banjarmasin: Ratusan Mahasiswa Ultimatum Ketua DPRD Kalsel di Tengah Guyuran Hujan Tagih Janji Reklamasi, Dewan Tabalong Ngotot Panggil Bos Adaro UPDATE! Tunggu Supian HK, Massa #SaveKPK di Banjarmasin Ngotot Bertahan

Apresiasi Pendiri KOMPAK Borneo HST, Perguruan Kuntau Unjuk Gigi

- Apahabar.com Minggu, 15 November 2020 - 16:51 WIB

Apresiasi Pendiri KOMPAK Borneo HST, Perguruan Kuntau Unjuk Gigi

Antar perguruan Kuntau menunjukkan kemahiran bela diri, Sabtu (14/11). Foto-apahabar.com/Lazuardi

apahabar.com, BARABAI – Sejak 2018 lalu, Komunitas Persaudaraan Kuntau (KOMPAK) Borneo berdiri di Hulu Sungai Tengah (HST).

Puluhan perguruan seni bela diri Kuntau tergabung dalam komunitas ini di bawah APPSBI, baik dari HST sendiri maupun dari luar, seperti HSU dan Balangan.

Komunitas ini telah berpuluh-puluh kali mengikuti berbagai ajang kejuaraan dan mengisi agenda festival. Baik dalam daerah maupun di luar daerah demi menunjukkan keterampilan seni bela diri tradisional yang syarat dengan nilai-nilai kebudayaan.

Sekian lama bergelut dengan dunia seni bela diri, sang pendiri KOMPAK Borneo, Serda Abdul Manan harus rela meninggalkan jabatannya sebagai ketua komunitas ini. Sebab dia pindah tugas dari Kodim 1002 Barabai ke Yonif Raider 613 Raja Alam di Tarakan, Kaltara.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap sang pendiri, beberapa perguruan kuntau mengadakan pertemuan dan menggelar pertunjukan Kuntau di Desa Babai Kecamatan Barabai, Sabtu (15/11) malam.

Berbagai perguruan yang tergabung dalam KOMPAK tampil memecah keheningan Desa Babai. Antar sesama perguruan unjuk gigi menampilkan kemahirannya pada seni bela diri ini.

Agenda ini ditujukan untuk ajang silaturahmi ‘panguntauan’ yang tergabung dalam KOMPAK Borneo. Sekaligus pelepasan pendiri yang juga ketua komunitas bela diri tradisional ini.

Pembina KOMPAK Borneo, Masruswian menilai, selama di bawah kepemimpinan Abdul Manan, banyak tercatat sejarah berdirinya komunitas berbadan hukum legal ini.

Yang semula hanya diisi 5 perguruan kuntau, kini sudah mencapai 33 perguruan yang tergabung dalam KOMPAK Borneo.

“Semula hanya bisa tampil di acara-acara hajatan, kita bisa melancong ke agenda2 tingkat kabupaten, provinsi, nasional bahkan internasional,” kata Masruswian.

Dia tak menepis peran Manan sebagai ketua dapat memotivasi dan mengasah kemampuan pemuda di HST. Bahkan tidak sekedar mengajarkan seni bela diri tapi juga menerangkan makna di balik seni bela diri kuntau.

Arahan ketua, kata Masruswian, tidak hanya sekedar latihan saja. Tetapi bela diri ini juga disosialisasikan dalam rangka melestarikan kesenian tradisional.

“Harapan kita walaupun ketua pindah tugas, kita tetap mengembangkan komunitas ini bersama-sama,” tutup Masruswian.

Di sisi lain, Manan berharap KOMPAK tetap semangat untuk memajukan seni bela diri kuntau di HST dan daerah lainnya.

“Rekan-rekan, harus rela berjuang ikhlas demi kemajuan KOMPAK walaupun tidak ada penghasilan,” tutup Manan.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Cerita Sukses Penjual Sayur Berkat Sokongan MHM
Mal Pelayanan Publik Batola

Kalsel

Dua Tahun Berjalan, Mal Pelayanan Publik Batola Belum Punya Akses Disabilitas

Kalsel

Buntut Kecelakaan Maut, Polisi Larang BPK Minim Standar Beroperasi!
apahabar.com

Kalsel

Polsek Banjarbaru Barat Monitor Kunjungan Pjs Wali Kota di Kelurahan Landasan Ulin Tengah
apahabar.com

Kalsel

Untung Rp50 Ribu Sudah Syukur, Tak Laku pun Pernah
apahabar.com

Kalsel

Perbaikan Pipa PDAM Rampung, Sebagian Wilayah di Banjarmasin Ini Belum Kebagian

Kalsel

Covid-19 Kalsel Kembali Melonjak, Temuan 85 Kasus di Tanah Bumbu
apahabar.com

Kalsel

Tes Massal di Kotabaru, Belasan Orang Reaktif Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com