Kebakaran Gang Nuri, Asrama Anak Yatim Ikut Ludes Terbakar BREAKING! Api Kembali Berkobar di Gang Nuri Banjarmasin Fakta Sejarah Jembatan Barito: Sempat Ingin Diberi Nama Soeharto hingga Terpanjang di Asia Tenggara Menang Dua Game, Ganda Putra Indonesia Marcus/Kevin Gilas Pasangan Inggris Raya JANGAN PANIK! Banjarbaru Resmi Terapkan PPKM Level IV 26 Juli

Arab Saudi Beri Indonesia Kuota 1.000 Jemaah Umrah Per Hari

- Apahabar.com     Selasa, 3 November 2020 - 10:29 WITA

Arab Saudi Beri Indonesia Kuota 1.000 Jemaah Umrah Per Hari

Ket: Ilustrasi Sumber: net

apahabar.com, MAKASSAR – Pemerintah Arab Saudi memberikan kuota umrah 1.000 jemaah per harinya.

Hal itu diungkapkan Ketua Kesatuan Tour Travel Umrah dan Haji (Kesthuri) Provinsi Sulawesi Selatan Usman Jasad usai pertemuan terkait biaya umrah di masa new normal bersama Wakil Gubernur Sulsel dan Kanwil Kemenag Sulsel di Kantor Gubernur Sulsel Makassar, Senin (2/11).

“Tidak ada kuota khusus Sulsel dari pemerintah pusat, karena itu kan kuota nasional. Tentunya Pemerintah Arab Saudi siapkan kuota 1.000 orang dari Indonesia untuk melaksanakan ibadah umroh,” katanya dilansir irham.id.

Kesthuri Sulsel mencatat terdapat 32.494 orang calon jamaah umrah yang tertunda pemberangkatannya akibat Covid-19. Namun pada pelaksanaan umrah di masa new normal, mereka akan menjadi prioritas untuk diberangkatkan.

Usman mengungkapkan kebanyakan calon jamaah yang telah ditanyai menginginkan pelaksanaan ibadah umroh dilakukan setelah adanya vaksin Covid-19.

“Rata-rata jamaah setelah kami tanya mereka banyak yang bilang tunggu vaksin saja lalu berangkat, karena memang situasinya saat ini masih tahap awal sehingga ketentuan pemberangkatan agak mengalami perubahan dibanding sebelumnya,” ujar dia.

Beberapa persyaratan pemberangkatan umroh seperti calon jamaah harus dilengkapi dokumen kesehatan Covid-19, seperti telah tes PCR terlebih dahulu, hanya diperuntukkan bagi jamaah yang tidak memiliki penyakit penyerta yang berpotensi terinfeksi virus corona. Jamaah yang diizinkan hanya berusia antara 18-50 tahun.

Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Khaeroni menyampaikan terkait ibadah umroh, Kementerian Agama ingin memberikan perlindungan secara penuh. “Jadi Kementerian Agama ingin memastikan pelaksanaan umrohberjalan dengan baik. Kami belum bisa memastikan secara konsep pemberangkatan perdana berapa banyak,” katanya.

Kesthuri Sulsel yang telah mencoba memberangkatkan jamaah sebanyak 17 orang saat ini akan dijadikan sebagai referensi untuk pemberangkatan umroh di Sulsel. “Sekarang ada 17 orang yang sedang melaksanakan ibadah umroh dari Sulsel dan ini akan menjadi informasi yang baik bagi kami untuk melaksanakan layanan ibadah umrohberikutnya,” kata Khaeroni.

Selain itu, Amphuri Sulawesi Selatan telah memberikan penjelasan dari jamaah yang disiapkan sebanyak 20 orang dan beberapa tidak bisa berangkat karena hasil tes swabnya terlambat. Belum lagi, ada sekitar 80 orang yang sisanya mengalami keterlambatan. Hal semacam ini menjadi pembelajaran yang berharga bagi Kemenag Sulsel dan seluruh pihak untuk memberikan layanan terbaik bagi jamaah.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Warga Sungai Alang Sudah 13 tahun, Sumbang Haul Sekumpul
apahabar.com

Ceramah

Batalkan Haji Padahal Sudah Diniatkan, Berdosakah?
apahabar.com

Religi

Kesultanan Banjar, Makmur dan Sejahtera dengan Syariat Islam
apahabar.com

Religi

Sering Menginap di Rumah Abah Guru Sekumpul, Begini Cerita Guru Mulkani
apahabar.com

Religi

Ulama Al Azhar Mesir Kunjungi PBNU
apahabar.com

Religi

Sekumpul Selalu Dipadati peziarah, Oleh-oleh Ini Selalu Digemari
apahabar.com

Hikmah

Kisah Ketawadhuan Kiai As’ad dan Buya Hamka
apahabar.com

Habar

Ratusan Jemaah Sambut Habib Merah di Lumajang, Jenazah Dimakamkan Ba’da Jumat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com