Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Arutmin Habis Kontrak, Jatam: Setop Produksi Batu Bara!

- Apahabar.com Senin, 2 November 2020 - 20:17 WIB

Arutmin Habis Kontrak, Jatam: Setop Produksi Batu Bara!

apahabar.com, BANJARMASIN – Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) mendesak pemerintah menghentikan aktivitas produksi batu bara PT Arutmin Indonesia.

Kontrak perusahaan penghasil batu bara yang berbasis di Kalimantan Selatan itu sudah berakhir 1 November kemarin.

“Hentikan sesegera mungkin dan segera lakukan evaluasi,” ujar Dinamisator Jatam Kalimantan Timur Pradarma Rupang kepada apahabar.com, Senin (2/11) petang.

Jatam yang menjadi bagian dalam Koalisi Bersihkan Indonesia juga mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyurati Presiden Joko Widodo.

Kasus Arutmin, kata Rupang, serupa apa yang terjadi dengan PT Tanito Harum selaku pemegang perjanjian karya pengusahaan pertambangan batu bara atau PKP2B lainnya.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tantangan Pemuda Kian Berat, Ibnu Sina: Jangan Sampai Ciut!
apahabar.com

Kalsel

Demo Gelombang Rakyat III, Gerakan Massa Lebih Besar

Kalsel

Pemilih Difabel Kritik Simulasi Pemungutan Suara di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Cegah Kekerasan di Banjarmasin, Paris Barantai Bermitra dengan Polisi
apahabar.com

Kalsel

Ini Dia Sosok Nanang Galuh Terpilih Kabupaten Tanah Laut
apahabar.com

Kalsel

Alumnus SMAVEN Banjarmasin Jabat Kapolsek Banteng
apahabar.com

Kalsel

Cara Jemaah Haji HST Peringati HUT RI ke-74 di Tanah Suci
apahabar.com

Kalsel

Enggan Berisiko, Disdikbud Kalsel Masih Kaji Belajar Tatap Muka di Sekolah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com