Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

Asa Kaltim, Pusat Tuntaskan Jembatan Pulau Balang

- Apahabar.com Senin, 9 November 2020 - 00:05 WIB

Asa Kaltim, Pusat Tuntaskan Jembatan Pulau Balang

Tim monitoring dan evaluasi Pemprov Kaltim melakukan cek lokasi di pembangunan Jembatan Pulau Balang, Minggu (08/11). Foto-Antara

apahabar.com, SAMARINDA – Pemprov Kaltim menaruh asa terhadap pemerintah pusat, terkait pembangunan Jembatan Pulau Balang, penghubung Balikpapan dan Panajam Paser Utara.

“Pemprov Kaltim sangat senang hati bila Pemerintah Pusat bisa melanjutkan pembangunan. Apalagi, ini masuk Proyek Strategis Nasional (PSN), sangat wajar jika diselesaikan Pusat,” kata Kepala Biro Infastruktur dan SDA Setprov Kaltim Lisa Hasliana dikutip dari Antara, Minggu (08/11).

Lisa dan rombongan hari ini ke lokasi Jembatan Pulau Balang untuk monitoring dan evaluasi.

Menurut Lisa, hasil monitoring dan evaluasi tersebut akan dilaporkan ke Gubernur dan Wagub Kaltim serta Sekprov Kaltim.

Sesuai arahan Gubernur dan Wagub sebelum dilakukan monitoring bahwa Pemprov berharap penyelesaian pembangunan jembatan tersebut akan dituntaskan Pemerintah Pusat.

Dia menjelaskan fakta di lapangan menyebutkan ada sekitar 6 Km jalan pendekat dari jalur PPU belum selesai tahun ini, khususnya untuk satu jalur.

Sedangkan sisanya yang mengarah hingga ke pusat Kabupaten PPU bisa dibantu pemerintah pusat.

“Karena ini menjadi bagian dari jalan nasional, maka kami mengusulkan agar pusat saja yang menyelesaikan. Sedangkan, proses pembebasan lahannya yang belum tuntas Pemprov siap membantu penyelesaian izin maupun kebutuhan lainnya dengan beban biaya pusat yang menanggung,” katanya.

Pembangunan Jembatan Pulau Balang menjadi jaringan jalan nasional antara Kaltim dan Kalsel diyakini bakal meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan menjadi akses utama menuju ibu kota negara.

Jembatan yang menghubungkan wilayah Kota Balikpapan dan Panajam Paser Utara tersebut dibangun dengan panjang 804 meter, lebar 17,5 meter dengan 4 lajur dan tinggi pylon 113,1 meter.

Saat ini sudah terpasang bentang tengah dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan jembatan akan tersambung seluruhnya pada Desember 2020 dan ditargetkan rampung pada Februari 2021.

Editor: Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Jamin Keandalan Listrik, PLN Siagakan Ribuan Petugas di Kaltimra
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Salurkan Dana Desa ke Ratusan Desa
apahabar.com

Kaltim

ASN Kaltim Tak Netral, Sanksi Berat Menanti
apahabar.com

Kaltim

Cerita Wagub Hadi Sering Digabungkan dalam Grup WA
apahabar.com

Kaltim

Kebutuhan Solar untuk Wilayah Bontang Dijamin Aman

Kaltim

Tambah 8, Positif Covid-19 Kaltim Jadi 115 orang
apahabar.com

Kaltim

Bertambah 129 Kasus, Positif Covid-19 di Kaltim Jadi 3.021
apahabar.com

Kaltim

Kebakaran Lahan Masih Mengintai Penajam, Calon Ibu Kota RI
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com