Warga Eks Bioskop Cempaka Geger, Pria Tewas Bersimbah Darah 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu

Atak Diang Batola 2020, Marabahan Dominasi Finalis

- Apahabar.com Rabu, 18 November 2020 - 21:35 WIB

Atak Diang Batola 2020, Marabahan Dominasi Finalis

12 finalis Atak Diang Barito Kuala langsung mendapatkan pengarahan, seusai lolos dari audisi. Foto: apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Setelah melalui dua hari audisi, 6 pasangan berhak melangkah ke grand final Atak Diang Batola 2020. Marabahan menempatkan perwakilan paling banyak.

Audisi pertama berlangsung di Aula Mufakat Marabahan, Barito Kuala, Selasa (17/11). setiap peserta menjalani tes tertulis dan wawancara.

Adapun tema tes meliputi kebudayaan, pariwisata, pemerintahan dan pengetahuan umum, serta public speaking.

Kemudian audisi tahap kedua dilangsungkan, Rabu (18/11). Dalam tahap akhir, peserta mempresentasikan destinasi wisata dan unjuk bakat.

Beragam bakat yang diperlihatkan peserta. Di antaranya membaca puisi, menari, pencak silat dan memainkan sejumlah alat musik.

Sedangkan destinasi wisata yang dipresentasikan antara lain Kubah Datu Abdussamad, Jembatan Rumpiang dan Barito, serta wisata susur sungai.

Namun hanya penampilan 12 peserta yang berhasil memukau 6 juri guna melanjutkan perjalanan ke grand final. Mereka masing-masing terdiri dari 6 atak dan 6 diang.

6 atak yang terpilih adalah Gusti Hafidz (Alalak), Sandy (Anjir Muara), Ahmad Fariz Rizki (Marabahan), M Alfarisi (Alalak), M Zaini Ridho (Marabahan) dan Ahmad Mufti (Alalak).

Kemudian 6 slot finalis diang ditempati Yuni Maulidina (Marabahan), Dhevi Emelda Sari (Mandastana), Husnul Khatimah (Tabunganen), Nor Mahdiani (Tamban), Putri Silsilia Natasha (Marabahan) dan Ikrima Rasya Aprilia (Marabahan).

“Alhamdulillah perjuangan saya berbuah hasil. Setidaknya dalam dua bulan terakhir, saya harus menyimbangkan antara berlatih dan kuliah,” ungkap Ikrama Rasya Aprilia.

“Namun ini masih awalan, karena fase selanjutnya tidak kalah berat. Mudahan saya bisa mengikuti jejak Dwida Nisfuani [juara Diang Batola dan Galuh Banjar 2019],” sambung mahasiswa Universitas Muhammadiyah Banjarmasin ini.

Setelah dipastikan lolos audisi, semua finalis mendapatkan beberapa pembekalan. Berbeda dengan edisi-edisi sebelumnya, pembekalan dilakukan melalui daring tanpa karantina.

“Namun sehari menjelang grand final, mereka dikumpulkan untuk mengikuti gladi bersih,” sahut Yulinda, Kasi Usaha dan Promosi Wisata Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporbudpar) Batola.

“Insyallah grand final diselenggarakan 30 November 2020 di Gedung Serba Guna Batola mulai pukul 13.30,” tandasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Berat Badan Ricky Cuaca Turun 38 Kilogram, Ternyata Ini yang Dia Lakukan
apahabar.com

Gaya

Indonesia Gunakan Roket Milik Elon Musk untuk Satelit Satria, Berikut Alasannya
apahabar.com

Gaya

Mencicipi Sedapnya Nasi Kuning Sinar Pagi Batulicin
apahabar.com

Gaya

Cegah Covid-19 ke Anak, Khasiat Kayumanis dan Lemon Bisa Jadi Antiseptik Alami
apahabar.com

Gaya

Konten Animasi Kian Pesat, Profesi Ini yang Dicari
apahabar.com

Gaya

Sejumlah Penyakit yang Kerap Muncul Saat Berpuasa
apahabar.com

Gaya

Tempe Geletot atau Tempe Isi Sambal, Renyah Pedas Menggoda
apahabar.com

Gaya

Disdik Banjar Ngeri dengan Booming Skull Breaker Challenge
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com