Belasan Terduga Pelaku Prostitusi Online Diamankan Polres Banjarbaru, 6 Masih di Bawah Umur Jelang Iduladha, Kalsel Siapkan Belasan Ribu Hewan Kurban MK Tunda Sidang, H2D Tetap Pede Diskualifikasi BirinMU Prostitusi Online di Banjarmasin Seret Anak-Anak, Sudah Puluhan Remaja Terjaring! 8 Tuntutan Mahasiswa Kalsel Saat Aksi #SaveKPK Sampai ke Sekretariat Presiden

Awal 2021 Diprediksi Makin Banyak Resto Tutup karena Pandemi

- Apahabar.com Jumat, 20 November 2020 - 10:42 WIB

Awal 2021 Diprediksi Makin Banyak Resto Tutup karena Pandemi

Ilustrasi restoran dengan protokol kesehatan. Foto-Liputan6.com

apahabar.com, JAKARTA – Pandemi Covid-19 telah berdampak kepada berbagai sektor, termasuk restoran. Khusus untuk DKI Jakarta, sudah ada ribuan restoran di DKI Jakarta yang harus menutup operasional.

Seakan belum usai, kalangan pengusaha restoran menyebut jumlah itu bisa meningkat jika Pemprov DKI Jakarta di bawah Gubernur Anies Baswedan tidak mencabut pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

“Bisa terjadi di awal tahun makin banyak yang tutup. Kalau nggak naik-naik penjualannya gimana. Karena ada batasnya kemampuan orang untuk mengeluarkan uang (modal), macam-macam, kasihan juga,” kata Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (Apkrindo) Eddy Sutanto dilansir dari CNBC Indonesia, Kamis (19/11/2020).

Saat ini, banyak pelaku usaha restoran yang menggunakan dana cadangan atau pribadi untuk memenuhi kebutuhan operasional.

Mulai dari membayar gaji karyawan, kemudian membayar utang ke pihak ketiga, serta biaya operasional lainnya. Hal itu berpotensi makin parah jika pemerintah mengeluarkan kebijakan yang kurang tepat.

“Saya rasa nggak apa-apa (PSBB transisi) dicabut karena restoran sudah menerapkan protokol kesehatan. Kita juga takut penyebaran, jadi sudah ada penerapan pengecekan suhu, menjaga jarak, kapasitas. Kalau ada apa-apa yang rugi restoran sendiri, kita memang sudah menerapkan ketat juga,” kata Eddy.

Wakil Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) bidang restoran Emil Arifin juga menyebut protokol kesehatan sudah diterapkan oleh banyak restoran. Ia yakin meski Pemprov DKI Jakarta mencabut PSBB transisi, maka protokol kesehatan tetap jalan.

“Jika tidak dicabut, sebagian besar restoran akan tutup operasi di bulan Maret 2021, jika PSBB tidak diangkat dan kembalikan ke normal,” ujar Emil.

Pada masa PSBB Transisi di DKI Jakarta memang sudah memberikan kelonggaran. Misalnya larangan dine in di restoran sudah dicabut.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Dukung Pertumbuhan Investasi Daerah, PLN Suplai Listrik 30 Juta VA

Ekbis

Dukung Pertumbuhan Investasi Daerah, PLN Suplai Listrik 30 Juta VA
apahabar.com

Ekbis

Di Pontianak, Hadi Mulyadi Sebut Dominasi Migas Segera Tergantikan
apahabar.com

Ekbis

Fitch Pertahankan Rating RI, IHSG Diprediksi Kian Menguat
apahabar.com

Ekbis

Penerbangan Subsidi Buntok-Banjarmasin Turun Drastis
apahabar.com

Ekbis

Harga Cabai Diprediksi Anjlok
apahabar.com

Ekbis

Siapkan 100 Ribu Masker, RNI: Stok Aman untuk Kebutuhan Darurat
apahabar.com

Ekbis

20 Ribu Ton Beras Bulog Terancam Busuk, Siap Dijual ke Pasar hingga Bansos
apahabar.com

Ekbis

Telkomsel Sabet Penghargaan Prestisius di Telecom Asia Awards 2019
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com