Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Awal 2021 Diprediksi Makin Banyak Resto Tutup karena Pandemi

- Apahabar.com Jumat, 20 November 2020 - 10:42 WIB

Awal 2021 Diprediksi Makin Banyak Resto Tutup karena Pandemi

Ilustrasi restoran dengan protokol kesehatan. Foto-Liputan6.com

apahabar.com, JAKARTA – Pandemi Covid-19 telah berdampak kepada berbagai sektor, termasuk restoran. Khusus untuk DKI Jakarta, sudah ada ribuan restoran di DKI Jakarta yang harus menutup operasional.

Seakan belum usai, kalangan pengusaha restoran menyebut jumlah itu bisa meningkat jika Pemprov DKI Jakarta di bawah Gubernur Anies Baswedan tidak mencabut pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

“Bisa terjadi di awal tahun makin banyak yang tutup. Kalau nggak naik-naik penjualannya gimana. Karena ada batasnya kemampuan orang untuk mengeluarkan uang (modal), macam-macam, kasihan juga,” kata Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (Apkrindo) Eddy Sutanto dilansir dari CNBC Indonesia, Kamis (19/11/2020).

Saat ini, banyak pelaku usaha restoran yang menggunakan dana cadangan atau pribadi untuk memenuhi kebutuhan operasional.

Mulai dari membayar gaji karyawan, kemudian membayar utang ke pihak ketiga, serta biaya operasional lainnya. Hal itu berpotensi makin parah jika pemerintah mengeluarkan kebijakan yang kurang tepat.

“Saya rasa nggak apa-apa (PSBB transisi) dicabut karena restoran sudah menerapkan protokol kesehatan. Kita juga takut penyebaran, jadi sudah ada penerapan pengecekan suhu, menjaga jarak, kapasitas. Kalau ada apa-apa yang rugi restoran sendiri, kita memang sudah menerapkan ketat juga,” kata Eddy.

Wakil Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) bidang restoran Emil Arifin juga menyebut protokol kesehatan sudah diterapkan oleh banyak restoran. Ia yakin meski Pemprov DKI Jakarta mencabut PSBB transisi, maka protokol kesehatan tetap jalan.

“Jika tidak dicabut, sebagian besar restoran akan tutup operasi di bulan Maret 2021, jika PSBB tidak diangkat dan kembalikan ke normal,” ujar Emil.

Pada masa PSBB Transisi di DKI Jakarta memang sudah memberikan kelonggaran. Misalnya larangan dine in di restoran sudah dicabut.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Kementerian ESDM Ubah Lagi Formula Harga BBM Solar
apahabar.com

Ekbis

Harga Emas Antam Turun Rp 8.000 per Gram Jadi Rp 903.000
apahabar.com

Ekbis

Pemerintah Kantongi Rp23 T Dari Lelang Surat Utang Negara
apahabar.com

Ekbis

New Normal Bikin Rupiah Menguat Pagi Ini
apahabar.com

Ekbis

Kembali Terkoreksi, Rupiah Terpapar Sentimen Pasar
apahabar.com

Ekbis

Pertamina: Hingga Juli, Produksi Migas Capai 98 Persen
apahabar.com

Ekbis

Kekhawatiran Penularan Covid-19 Meningkat, Picu Rupiah Melemah
apahabar.com

Ekbis

Jelang Haul, Ratusan Warga Sekumpul Serbu Pasar Murah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com