Menteri Siti Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel, Bukan Tambang dan Sawit Selain Surat Miskin, Berikut Syarat Pengobatan Gratis Korban Banjir di Banjarmasin Hingga Hari ke-10 Memori CVR Sriwijaya Air Belum Ditemukan UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan

Bahas Keterbukaan Informasi, BPJS Kesehatan Buka FGD Bersama Komisi Informasi Kalsel

- Apahabar.com Sabtu, 28 November 2020 - 09:45 WIB

Bahas Keterbukaan Informasi, BPJS Kesehatan Buka FGD Bersama Komisi Informasi Kalsel

Kesehatan Cabang Banjarmasin dan Barabai bersama Komisi Informasi Kalsel membahas soal keterbukaan Informasi dan pemanfaatan Informasi, Kamis (26/11).Foto-Feri for apahabar.com.

apahabar.com, BARABAI – BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin dan Barabai, tengah membahas soal keterbukaan Informasi dan pemanfaatan Informasi.

Pokok bahasan itu dibahas bersama dengan Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam sebuah Forum Group Discussion (FGD), Kamis (26/11).

Kepala Bidang SDM Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Banjarmasin, Jahidah mengungkapkan, kegiatan itu merupakan upaya menambah wawasan bersama.

“Konsepnya adalah diskusi. Kita langsung belajar kepada pihak yang berkompeten. Dalam hal ini, kita menghadirkan langsung Komisi Informasi Kalsel,” ujar Jahidah saat membuka forum itu.

Dalam pengelolaan informasi, kata Jahidah, BPJS Kesehatan memiliki petugas informasi. Untuk posedur permintaan data dan informasi serta regulasi terkait Daftar Informasi Publik (DIP) dan Daftar Informasi yang Dikecualikan (DIK) ada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

“Outputnya, kita harapkanseluruh pegawai BPJS Kesehatan memahami prinsip-prinsip keterbukaan informasi publik. Tidak dapat dipungkiri, keterbukaan informasi menjadi hal yang sangat penting dalam rangka mewujudkan Good Governance,” tegas Jahidah.

Komisioner Komisi Informasi Kalsel, Tamliha Harun dalam pemaparannya menjelaskan mengenai mekanise keterbukaan informasi. Hal itu diatur sesuai Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Memperoleh Informasi Publik adalah Hak Setiap Warga Negara Indonesia.

“Berangkat dari pengertian tersebut serta ditegaskan dalam undang-undang itu, membuka akses informasi publik adalah kewajiban badan publik,” tutur Tamliha.

Dalam memberikan informasi, kata Tamliha, badan public harus memperhatikan kategori informasi. Mana yang dikategorikan sebagai informasi terbuka yang memang dapat dibagikan secara umum kepada pemohon, serta mana saja informasi yang merupakan kategori informasi yang dikecualikan.

Kategori informasi yang dikecualikan, Tamliha menjelaskannya sesuai dengan Pasal 17 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi publik.

Dalam pasal itu, informasi yang dikecualikan meliputi, informasi yang jika diinformasiksan dapat menghambat proses penegakan hukum, membahayakan pertahanan dan keamanan negara. Selain itu juga yang berkaitan dengan mengungkap isi akta otentik yang bersifat pribadi dan kemauan terakhir ataupun wasiat seseorang.

“Selain memperhatikan prinsip-prinsip tersebut, terutama memberikan respon permohonan informasi, badan publik harus memperhatikan jangka waktu pemberian jawaban atau tindak lanjut, yaitu 10 hari atau maksimal 17 hari sejak permohonan itu diterima” tutup Tamliha.

FDG ini juga dihadiri Wakil Ketua Komisi Informasi Kalsel, Yuniarti dan Koordinator Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi, Rahmiati.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Pengalaman Mahasiswi Malang Gunakan KIS Berobat di Barabai
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Pengalaman Penderita Gagal Ginjal di HST, Koma 3 Hari Tak Cuci Darah

BPJS Kesehatan Barabai

Kehadiran Bayi Laki-Laki, Rasminah Terbantu KIS PBI APBN
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Tunggu Kelahiran, Mukminah Pastikan Cicitnya Terdaftar JKN-KIS
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

HRD Ini Punya ‘Senjata’ Atasi Layanan JKN-KIS di Perusahaannya
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

BPJS Kesehatan Barabai Sumbang FKTP Terbaik 2020, Aminah Terpilih Sebagai Dokter Paling Berkomitmen
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Di Tengah Pandemi, Penarik Becak Asal HST Andalkan Kartu Sakti
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Iuran BPJS Kesehatan Kembali ke Aturan Awal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com