Pascabanjir Kalsel, Wamen LHK Siapkan 5 Aspek Pemulihan Lingkungan Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan

Bayi di Singapura Dikabarkan Terlahir dengan Antibodi Covid-19

- Apahabar.com Minggu, 29 November 2020 - 17:42 WIB

Bayi di Singapura Dikabarkan Terlahir dengan Antibodi Covid-19

Para ibu menggendong bayi mereka yang baru lahir mengantre untuk pemeriksaan di dalam bangsal kelahiran Rumah Sakit Memorial Dr. Jose Fabella yang dikelola pemerintah, di tengah penyebaran penyakit virus corona (Covid-19), di Manila, Filipina, Jumat (18/9/2020). Foto-Reuters/Eloisa Lopez via Antara

apahabar.com, SINGAPURA – Bayi yang baru lahir di Singapura dikabarkan terlahir dengan antibodi Covid-19.

Hal itu, terjadi setelah sang ibu, yang merupakan warga Singapura sempat terinfeksi Covid-19 pada Maret lalu saat tengah mengandung bayinya.

Temuan itu, bagi beberapa ilmuwan, memberi petunjuk baru terkait kemungkinan Covid-19 dapat ditularkan dari ibu ke bayi selama masa kandungan.

Walaupun demikian, bayi yang lahir bulan ini itu terkonfirmasi negatif Covid-19.

Namun, ia menyimpan antibodi Covid-19 di dalam tubuhnya, kata sang ibu sebagaimana dikutip dari koran The Straits Times, Minggu.

“Dokter yang merawat saya menduga, saya memberikan antibodi Covid-19 ke anak saya saat masa kandungan,” kata Celine Ng-Chan, ibu bayi tersebut, saat diwawancarai The Straits Times seperti dilansir Antara.

Ng-Chan sempat menjalani gejala sakit yang tidak terlalu parah saat positif Covid-19 dan ia keluar dari rumah sakit setelah diopname selama dua setengah minggu, demikian berita The Straits Times.

Ng-Chan dan Rumah Sakit Universitas Nasional Singapura (NUH), tempat bayi itu dilahirkan, belum menanggapi pertanyaan terkait temuan tersebut.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pihaknya belum dapat memastikan kemungkinan seorang ibu hamil yang positif Covid-19 dapat menularkan virus ke janin atau bayinya selama mengandung atau saat melahirkan.

Sejauh ini, jejak SARS-CoV-2 belum ditemukan di sampel cairan dalam rahim atau di air susu ibu.

Menurut artikel ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal Penyakit Menular Terbaru pada Oktober 2020, sejumlah dokter di China melaporkan adanya penurunan kadar antibodi Covid-19 pada bayi-bayi yang lahir dari ibu dengan virus corona.

Sementara itu, dokter dari New York -Presbyterian/Columbia University Irving Medical Center, melalui artikel ilmiahnya yang terbit di jurnal JAMA Pediatrics, menyebutkan kasus penularan Covid-19 dari ibu ke bayinya yang baru lahir masih cukup jarang terjadi.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Mengintip Lokasi Pemandian Kuno Usia 2000 Tahun yang Baru Ditemukan
Kargo

Internasional

Kereta Kargo Tercepat Dunia Ada di China
apahabar.com

Internasional

Gelombang Ketiga Covid-19 di AS, 8 Hari Tembus 1 Juta Kasus
apahabar.com

Internasional

Pipa Gas di Irak Meledak, 2 Tewas dan 51 Lainnya Terluka
apahabar.com

Internasional

Pria Tertua Dunia Meninggal di Usia 113 Tahun
apahabar.com

Internasional

Tanggapi Aksi Penembakan Brutal di Wina, Arab Saudi: Terorisme Tidak Punya Agama
apahabar.com

Internasional

Malaysia Akhiri PKPB 9 Juni, Masyarakat Diperbolehkan Lakukan Perjalanan
apahabar.com

Internasional

China Uji Coba Vaksin Covid-19 pada Manusia di Uni Emirat Arab
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com