Temui Pacar, Begal Sadis di Gunung Kayangan Pelaihari Ditembak Petugas Begal Sadis di Gunung Kayangan Ditembak Sebelum Beraksi di Bali Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos

Begini Keterangan Polisi Terkait Mayat Tanpa Identitas di Gubuk Banjarbaru

- Apahabar.com Sabtu, 14 November 2020 - 13:39 WIB

Begini Keterangan Polisi Terkait Mayat Tanpa Identitas di Gubuk Banjarbaru

Mayat tanpa identitas ditemukan di gubuk Banjarbaru. Foto-istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Mayat terbaring tanpa identitas di gubuk milik dosen di Banjarbaru diduga meninggal karena sakit.

Menurut hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Banjarbaru, tidak menemukan tanda tanda kekerasan.

“Secara visum luar tidak ditemukan tanda tanda kekerasan ditubuh Korban. Diduga korban meninggal karena sakit,” ujar Kasubbag Humas Polres Banjarbaru, Iptu Tajudin Noor kepada apahabar.com, Sabtu (14/11) siang.

Mayat tanpa identitas ditemukan di gubuk Banjarbaru.
Foto-istimewa

Tidak ditemukan kartu identitas ditubuh korban, baik KTP, SIM, atau pun kartu identitas lainnya hanya ada kartu pekerja bertuliskan nama Sunarno.

Selain kartu Pekerja itu, ditemukan di tangan kiri korban 1 buah cincin tepat di jari manis dan uang koin seribu rupiah sebanyak 2 buah di saku celana Korban.

Karena tak ditemukan kartu tanda pengenal, maka tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Banjarbaru melakukan pengambilan sidik jari dengan Inafis Portable System. Dari sana, diketahui identitas lengkap Mr. X (korban) berinisial S asal Nganjuk Jawa Timur.

“Kami koordinasi dengan Polres Nganjuk terkait identitas mayat sesuai KTP berasal dari Nganjuk Jawa Timur agar dapat dicarikan keluarga yang bersangkutan,” terang Tajudin.

Ihwal kematian S sendiri jika dilihat dari lebam dan pembusukan di tubuhnya, ia diperkirakan meninggal dunia sekitar 2 hari lalu.

Di mana ia baru ditemukan pada pukul 16.00 Wita Jumat (13/11) kemarin, oleh saksi bernama Suratno saat ia datang ke TKP untuk menyiram tanaman di kebun milik Dosen salah satu Universitas di Kalteng.

Suratno melihat ada seorang laki laki terbaring di gubuk tempatnya bekerja.

Diyakininya orang yang terbaring tersebut sudah tidak bernyawa sebab tercium aroma tidak sedap, kemudian Suratno melaporkan kepada ketua RT tentang penemuan mayat tersebut.

Menurut keterangan saksi dua, Dosen pemilik tanah, ia tidak mengenal mayat tersebut namun benar jika Suratno ditugaskannya untuk merawat tanaman yang ada di tanah miliknya.

Sebagai informasi, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 buah sepeda motor dan 1 buah kartu mine permit atas nama Sunarno.

“Jenazah korban kemudian dibawa dengan mobil ambulance menuju RSUD Idaman Banjarbaru untuk dilakukan visum,” pungkas Tajudin.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Bripka Abdul Aziz, “Bhabinkamtibmas 3×24 Jam” Itu Kembali Raih Penghargaan di HUT Ke-73 Bhayangkara
apahabar.com

Kalsel

Langgar Protokol Kesehatan di Kabupaten Banjar, 6 Warga Martapura Harus Terima Sanksi Ini
apahabar.com

Kalsel

Satu PDP Asal Banjarmasin Naik Status Positif Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Jadi Presiden PKS, Ahmad Syaikhu Tegaskan Oposisi
apahabar.com

Kalsel

‘Mappanre Kampoeng’, Cara Masyarakat Pulau Burung Melestarikan Budaya Leluhur
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran di Anjir Pasar Diduga Berasal dari Percikan Petasan
apahabar.com

Kalsel

Harlah ke 60, PMII Tanbu Bagikan Bantuan ke Warga Pagatan
apahabar.com

Kalsel

Banjarmasin Dapat Bantuan Dana Miliaran Rupiah dari Kemensos
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com