Pascabanjir Kalsel, Wamen LHK Siapkan 5 Aspek Pemulihan Lingkungan Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan

Bejat, Pria Beristri di Lamunti Kapuas Cabuli Keponakan

- Apahabar.com Senin, 30 November 2020 - 21:04 WIB

Bejat, Pria Beristri di Lamunti Kapuas Cabuli Keponakan

R tersangka pencabulan anak dibawah umur (baju kuning) saat digiring petugas untuk menjalani pemeriksaan. Foto: Istimewa

apahabar.com, KUALA KAPUAS – Entah setan apa yang merasuki pikiran pria berinisial R (30) hingga tega mencabuli anak di bawah umur yang tak lain merupakan keponakannya sendiri.

Atas perbuatan bejat tersebut, kini R yang merupakan warga Desa Lamunti, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kalteng, harus merasakan dinginnya lantai penjara.

Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti, melalui Kasat Reskrim AKP Kristanto Situmeang membeberkan kronologis kejadian pencabulan yang terjadi pada Selasa (24/11).

Bermula pada saat pelaku menyuruh teman korban untuk memanggil korban masuk ke rumahnya. Kemudian pelaku langsung menutup pintu rumah dan melakukan aksi bejatnya mencabuli korban.

“Kemudian korban langsung pulang ke rumahnya dan mengadukan kejadian ini ke orangtuanya karena korban juga mengalami pendarahan,” beber Kristanto di Mapolres Kapuas, Senin (30/11).

Atas kejadian tersebut pihak korban merasa keberatan dan melaporkan ke Polres Kapuas untuk minta diproses lebih lanjut.

Menurut Kristanto, pelaku sebelumnya sempat kabur, namun akhirnya menyerahkan diri ke Polres Kapuas pada Minggu 29 November 2020 sekitar pukul 23.00 WIB.

“Iya, sempat kabur, lalu menyerahkan diri. Sekarang sudah kita amankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKP Kristanto Situmeang.

Atas perbuatan cabul tersebut, pelaku akan dijerat dengan undang-undang tentang perlindungan anak.

Sementara itu, R saat ditanya mengaku khilaf karena saat melakukan aksi bejatnya dalam kondisi mabuk.

Pria beristri yang memiliki satu orang anak ini, menyebutkan memang memiliki ketertarikan kepada korban sehingga akhirnya gelap mata.

“Saat itu, anak dan isteri saya sedang tidak ada di rumah karena menghadiri acara di desa setempat,” katanya.

“Saya tidak melakukan hubungan suami istri, namun saya menjamah kemaluannya menggunakan jari tangan saya,” ucap R lirih.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Menunggak Pembayaran ke RSUD, DPRD Barut Akan Panggil BPJS
Desa Terusan Kapuas

Kalteng

Giliran Warga Desa Terusan Kapuas Kirim Bantuan Logistik ke Kalsel
apahabar.com

Kalteng

Resmi, Pemkab Kapuas Terbitkan SE Kegiatan Ibadah
apahabar.com

Kalteng

Edarkan Sabu, Pria di Teweh Baru Diringkus Polisi
Gubernur Kalteng Sumbang Seluruh Gaji untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Kalteng

Gubernur Kalteng Sumbang Seluruh GajiĀ untuk Masyarakat Terdampak Covid-19
apahabar.com

Kalteng

Reaktif Covid-19, Warga Samarinda Kabur dari RSUD Muara Teweh
Covid-19

Kalteng

Tambah 32 Pasien, Total Positif Covid-19 Palangka Raya Kini 2.126 Orang
apahabar.com

Kalteng

Di Teweh, Kasus Positif Covid-19 Makin Bertambah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com