Presiden Jokowi Blusukan ke Banjir Kalsel, Nih Agendanya Esok Blusukan Batal, Denny Minta Evakuasi Korban Banjir Kalsel via Udara Banjir Kalsel, Mayat Mengapung Kembali Ditemukan di Banjar Sstttt, Presiden Jokowi Mau Blusukan ke Banjir Kalsel Yuk Nyumbang, apahabar.com Buka Posko Peduli Banjir Kalsel

Belajar Tatap Muka di Kalsel, Bang Dhin: Mayoritas Sekolah Belum Siap

- Apahabar.com Minggu, 29 November 2020 - 10:06 WIB

Belajar Tatap Muka di Kalsel, Bang Dhin: Mayoritas Sekolah Belum Siap

Wakil Ketua DPRD Kalsel M Syaripuddin. Foto-dok.apahabar

apahabar.com, BANJARMASIN – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI memutuskan untuk memberikan izin pembelajaran secara langsung atau tatap muka mulai awal 2021 mendatang.

Kebijakan ini kemudian menuai pro dan kontra dari berbagai pihak, termasuk Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Syaripuddin.

“Sebenarnya banyak yang harus disiapkan oleh sekolah. Di sini saya merasa pesimis bisa dilakukan di Kalimantan Selatan,” ucap Syaripuddin dalam webinar bertema “Sekolah Tatap Muka : Apa dan Bagaimana” bersama Klinik Kinibalu, Jumat (28/11) sore.

Pria yang akrab disapa Bang Dhin menilai mayoritas sekolah belum siap menggelar belajar tatap muka. Kendati demikian, diakuinya juga ada sejumlah sekolah yang memenuhi persyaratan terkait protokol kesehatan dan bisa menjadi percontohan bagi satuan pendidikan lainnya.

“Tahapan ke depan juga tidak akan berjalan dengan lancar karena kesiapannya pasti mendadak. Saya yakin apabila diberlakukan, sama seperti biasa tidak ada protokol Covid-19,” ujarnya

Walau tak menolak kebijakan ini, dia berharap sekolah yang menggelar belajar tatap muka telah memenuhi standar protokol kesehatan. Di samping itu, juga mendapatkan persetujuan dari orang tua siswa.

“Dalam daftar periksa sekolah tatap muka, ada 7 poin. Di antaranya yaitu ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan, mampu mengakses validitas kesehatan, wajib menggunakan masker dan memiliki alat pengukur suhu tubuh, serta melakukan pemetaan,” runutnya.

Sekolah juga wajib mengatur jumlah volume siswa dengan mengurangi minimal setengahnya. Semua persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah, hendaknya dijalankan dengan ketat.

“Sekolah juga membuat satu gugus tugas. Itu yang akan melakukan pengawasan terhadap protokol kesehatan di sana,” imbuhnya

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Satgas PT AGM Turun Tangan Patroli Eks Tambang Liar di HSS
apahabar.com

Kalsel

Jemaah Haji Pulang, Menag: Jaga Kemabruran
apahabar.com

Kalsel

Terindikasi HTI, Dua Pemuda Kotabaru Diciduk Polisi
apahabar.com

Kalsel

Sidang Nabi Palsu di HST, PH Tolak Tuntutan Pidana JPU
apahabar.com

Kalsel

Gara-gara Covid-19, Komisi X DPR RI Minta PON 2020 Ditunda
apahabar.com

Kalsel

Jelang Haul, Pencinta Guru Sekumpul di Kotabaru Bagi-Bagi Stiker
apahabar.com

Kalsel

Putus Mata Rantai Corona, ASN Banjarmasin Ikut ‘Dirumahkan’
apahabar.com

Kalsel

Cerah Berawan Lebih Dominan, Hanya 5 Wilayah di Kalsel Siang Ini Hujan Lokal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com