3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Bendungan Tapin Selesai, Warga Piani Menanti Perbaikan Jalan

- Apahabar.com Kamis, 5 November 2020 - 01:41 WIB

Bendungan Tapin Selesai, Warga Piani Menanti Perbaikan Jalan

Warga melintas di salah satu bagian jalan rusak di Kecamatan Piani. apahabar.com/Fauzi Fadillah

apahabar.com, RANTAU – Fisik Bendungan Tapin baru saja rampung. Sederet pekerjaan rumah menanti. Salah satunya perbaikan jalan rusak.

Pantauan apahabar.com, ruas jalan publik dari dan menuju Kecamatan Piani rusak berat.

Warga terus menantikan perbaikan. Khususnya warga Desa Pipitak Jaya, Harakit, Batung.

Dari cerita warga setempat mereka enggan menggunakan ruas jalan langsung menuju Rantau ibu kota Tapin karena sebagian besar jalan rusak.

Yandi, warga Desa Pipitak Jaya merasakan hal yang sama dengan warga lainnya.

Apabila ada urusan mendesak seperti ke rumah sakit atau pun hanya membeli keperluan hidup dan menjual hasil bumi, ia lebih memilih melewati ruas jalan milik Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Begitu pun anak Yandi, yang bersekolah di Rantau. Saat ini walau pun libur karena pandemi Covid-19, hanya untuk mengakses internet dan penunjang belajar lainnya mengharuskan anaknya pulang pergi melalui jalan milik kabupaten tetangga itu.

“Sesekali lewat jalan langsung menuju Rantau, tapi kebanyakan lewat HSS. Walaupun jauh aksesnya lebih nyaman lewat HSS. Tergantung keperluan juga,” ujar Yandi.

Perbaikan ruas jalan satu-satunya dan jarak terdekat menuju Rantau itu, rata rata warga Piani mengharapkan realisasi perbaikan segera dilakukan oleh pemerintah.

Penelusuran apahabar.com, antara Rantau-Bendungan Tapin berjarak sekitar 22 kilometer atau memakan waktu sekitar 1 jam.

Kecepatan waktu memang tergantung nyali pengemudi atau pengendara, namun harus hati-hati pada sisi jurang dan kerikil batu menuju area perbukitan itu.

Cerita warga setempat, kecelakaan tunggal pengendara motor sering juga terjadi di lintas menuju Rantau dari Piani itu akibat jalan rusak.

Dari Rantau sampai di Desa Baramban di Kecamatan Piani, jalan rusak mulai terasa mengguncang tubuh dan memaksa laju kendaraan harus melambat dan ekstra hati hati.

Sebagai gambaran, dalam perjalanan pengendara akan melihat dengan dekat aktivitas pertambangan batu bara seperti pengerukan dan melewati lintasan angkutan tanpa flyover.

Suasana Bendungan Tapin di pagi hari, dengan pemandangan hijau pepohonan, bukit dan proses perendaman. apahabar.com/Fauzi Fadillah

Terkait jalan rusak itu, Kepala PUPR Tapin, Yustan Azidin mengatakan jalan menuju Bendungan Tapin sejak 2019 lalu yang awalnya berstatus jalan Kabupaten Tapin sudah dihibahkan ke PUPR Provinsi Kalsel guna menunjang proyek bendungan.

Jalan itu adalah poros Bitahan (Kecamatan Lokpaikat) – Bendung Tapin (Kecamatan Piani). Kata Yustan saat ini sedang proses perbaikan. Namun baru 8 kilometer dari Bitahan, masih pengerjaan tahap awal.

Informasi dari Yustan, jalan sepanjang 22 kilometer ke Bendungan Tapin itu ditarget akan dilanjutkan pada 2021.

“Awalnya milik Pemkab Tapin, 2019 lalu sudah dihibahkan ke Provinsi Kalsel untuk menunjang proyek strategis nasional negara. Terkait teknis ataupun informasi lainnya itu ke PUPR Provinsi,” ujar Yustan kepada apahabar.com Rabu, (4/11).

Informasi tambahan pembangunan Bendungan Tapin dimulai sejak 2015 silam dan pada 9 Oktober 2020 lalu sudah mulai perendaman.

Kurun waktu 4 bulan secara bertahap dalam pengawasan, waduk akan dipenuhi air dan menenggelamkan eks perkampungan adat dayak meratus di Tapin: Desa Pipitak Jaya dan Harakit.

Manfaat bendungan Tapin, selain sebagai irigasi pertanian, PLTA, suplai kebutuhan air baku dan digadang juga bakal menjadi pendongkrak ekonomi melalui sektor pariwisata dengan panorama keindahan alamnya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Komisi III DPRD Kalsel Monitoring Ruas Jalan di Tapin
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Alternatif Jalan Menuju Makam Datu Kalampayan Urai Macet Saat Haul
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Proyek Tol Banjarbaru-Batulicin Dilanjutkan, Diprediksi Rampung Akhir Tahun
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Diatensi Presiden, Proyek Strategis Kalsel Jalan Terus

Dinas PUPR Kalsel

Selesai Tahun Ini, Stadion 17 Mei Banjarmasin Akan Dilanjutkan Tahap Berikutnya Pada TA 2021
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Dinas PUPR Kalsel Kejar Target Pembangunan Jembatan Sungai Lulut
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

PUPR Kalsel Targetkan Rehabilitasi Gedung Pramuka Selesai September
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Pacu Kreativitas Milenial, Pemprov Kalsel Bangun Ulang Gedung FKPPI
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com