Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

Besok, Banjarmasin Gelar Simulasi Pembelajaran Tatap Muka di Empat SMP

- Apahabar.com Minggu, 15 November 2020 - 14:32 WIB

Besok, Banjarmasin Gelar Simulasi Pembelajaran Tatap Muka di Empat SMP

Ilustrasi belajar mengajar di sekolah. Foto-republika.co.id

apahabar.com, BANJARMASIN – Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin di Kalimantan Selatan akan melaksanakan simulasi pembelajaran tatap muka di empat sekolah menengah pertama (SMP) mulai Senin (16/11) besok.

“Masih tahap simulasi selama dua minggu ke depan dan empat sekolah ini yang paling siap,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Totok Agus Daryanto di Banjarmasin, dilansir dari Antara, Minggu (15/11).

Simulasi pembelajaran tatap muka di sekolah akan dilakukan di SMPN 7, SMPN 10, SMPN 12, dan SMPN 31 Banjarmasin.

Menurut Totok, kegiatan belajar mengajar di sekolah diselenggarakan kembali dengan persetujuan para guru, orang tua murid, dan Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Prinsipnya mayoritas orang tua telah menyetujui sekolah dibuka, di mana lokasi sekolah berada di zona hijau berdasarkan penilaian Gugus Tugas, sehingga keputusan ini diambil,” kata Totok.

Ia menjelaskan bahwa pembelajaran tatap muka di sekolah dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

SMP yang akan melaksanakan simulasi pembelajaran tatap muka, menurut dia, punya kebijakan tersendiri dalam menerapkan protokol kesehatan yang berkaitan dengan pembatasan peserta belajar.

Ia mencontohkan SMPN 7 Banjarmasin hanya mengisi 30 persen dari kapasitas ruang kelas sedangkan SMPN 10 Banjarmasin menyatakan akan mengisi 50 persen dari kapasitas ruang kelas saat menjalankan pembelajaran tatap muka.

Dinas Pendidikan, menurut Totok, akan mengevaluasi penyelenggaraan pembelajaran tatap muka di empat SMP peserta simulasi.

“Hasil simulasi empat sekolah ini kami evaluasi lagi nanti. Jika memungkinkan bisa diterapkan seterusnya. Namun sebaliknya, jika ternyata tidak memenuhi standar protokol kesehatan maka dihentikan,” katanya.

Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin juga mempertimbangkan untuk menyelenggarakan kembali pembelajaran tatap muka di sekolah dasar mulai tahun depan karena kasus penularan Covid-19 sudah melandai.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalsel

Respon Paman Birin Setelah Kaltim Resmi Jadi Ibu Kota RI
apahabar.com

Kalsel

Sekolah di Batola Belum Bisa Tatap Muka Langsung Meski Ada Kecamatan Zona Hijau dan Kuning Sebaran Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Viral, Penangkapan Preman Tak Gentar Tembakan Polisi di Pelaihari
apahabar.com

Kalsel

Khawatir Stunting, Istri Bupati HST Bekali Kecamatan Limpasu Buku PMT Posyandu
apahabar.com

Kalsel

APD Bantuan Covid-19 Tiba di Banjarmasin, Walhi: Harus Tepat Sasaran
apahabar.com

Kalsel

Polsek Banjarmasin Timur ‘Diserbu’ Tukang Becak

Kalsel

Bernuansa Politis, Mahasiswa Walk Out dari Aksi Save Meratus
apahabar.com

Kalsel

Jumlah Pemotongan Hewan Kurban di RPH Kapuas Menurun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com