Lantik Sekdakot Banjarmasin, Ibnu Sina Beri Ikhsan Budiman Sederet PR Bukan Pepesan Kosong, Kades Se-Amuntai Sweeping Truk Conch! Terkesan Plin-plan, PPKM Level 3 Nataru Batal, Kalsel Perlu Lakukan Ini Truk Conch Disweeping di Amuntai, Kapolres HSU Buka-bukaan Akhirnya, Buronan Pelaku Penggelapan Motor Scoopy di HST Diringkus Tim Resmob

Besok, Banjarmasin Gelar Simulasi Pembelajaran Tatap Muka di Empat SMP

- Apahabar.com     Minggu, 15 November 2020 - 14:32 WITA

Besok, Banjarmasin Gelar Simulasi Pembelajaran Tatap Muka di Empat SMP

Ilustrasi belajar mengajar di sekolah. Foto-republika.co.id

apahabar.com, BANJARMASIN – Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin di Kalimantan Selatan akan melaksanakan simulasi pembelajaran tatap muka di empat sekolah menengah pertama (SMP) mulai Senin (16/11) besok.

“Masih tahap simulasi selama dua minggu ke depan dan empat sekolah ini yang paling siap,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Totok Agus Daryanto di Banjarmasin, dilansir dari Antara, Minggu (15/11).

Simulasi pembelajaran tatap muka di sekolah akan dilakukan di SMPN 7, SMPN 10, SMPN 12, dan SMPN 31 Banjarmasin.

Menurut Totok, kegiatan belajar mengajar di sekolah diselenggarakan kembali dengan persetujuan para guru, orang tua murid, dan Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Prinsipnya mayoritas orang tua telah menyetujui sekolah dibuka, di mana lokasi sekolah berada di zona hijau berdasarkan penilaian Gugus Tugas, sehingga keputusan ini diambil,” kata Totok.

Ia menjelaskan bahwa pembelajaran tatap muka di sekolah dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

SMP yang akan melaksanakan simulasi pembelajaran tatap muka, menurut dia, punya kebijakan tersendiri dalam menerapkan protokol kesehatan yang berkaitan dengan pembatasan peserta belajar.

Ia mencontohkan SMPN 7 Banjarmasin hanya mengisi 30 persen dari kapasitas ruang kelas sedangkan SMPN 10 Banjarmasin menyatakan akan mengisi 50 persen dari kapasitas ruang kelas saat menjalankan pembelajaran tatap muka.

Dinas Pendidikan, menurut Totok, akan mengevaluasi penyelenggaraan pembelajaran tatap muka di empat SMP peserta simulasi.

“Hasil simulasi empat sekolah ini kami evaluasi lagi nanti. Jika memungkinkan bisa diterapkan seterusnya. Namun sebaliknya, jika ternyata tidak memenuhi standar protokol kesehatan maka dihentikan,” katanya.

Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin juga mempertimbangkan untuk menyelenggarakan kembali pembelajaran tatap muka di sekolah dasar mulai tahun depan karena kasus penularan Covid-19 sudah melandai.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pol PP Ngamuk, Pegawai BKD Banjarmasin Kocar-Kacir
apahabar.com

Kalsel

Pakar Epidemiologi Ungkap 3 Faktor Tingginya Angka Covid-19 di Kalsel
banjir

Kalsel

Pengaron Kembali Diterjang Banjir Susulan, Puluhan Rumah Kembali Tergenang
apahabar.com

Kalsel

Lama Buron, Penikam Sopir Bupati Barito Utara Akhirnya Menyerah
operasi yustisi

Kalsel

Lagi, Petugas Operasi Yustisi Tabalong Jaring Warga Langgar Prokes
apahabar.com

Kalsel

Cara Baru Kegiatan Belajar di SMKPPN Paringin, Orangtua Berbaur di Kelas
apahabar.com

Kalsel

Resmi, Kader PDIP Pimpin Tim Pemenangan Sahbirin-Muhidin di Pilgub Kalsel 2020
apahabar.com

Kalsel

Jadi Pelopor Polres Ramah Anak se-Indonesia, Polres Banjar Jadi Tujuan Liburan Anak TK
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com