Belasan Terduga Pelaku Prostitusi Online Diamankan Polres Banjarbaru, 6 Masih di Bawah Umur Jelang Iduladha, Kalsel Siapkan Belasan Ribu Hewan Kurban MK Tunda Sidang, H2D Tetap Pede Diskualifikasi BirinMU Prostitusi Online di Banjarmasin Seret Anak-Anak, Sudah Puluhan Remaja Terjaring! 8 Tuntutan Mahasiswa Kalsel Saat Aksi #SaveKPK Sampai ke Sekretariat Presiden

Bye, Mulai 1 Januari 2021 BBM Premium Bakal Hilang dari Indonesia

- Apahabar.com Sabtu, 14 November 2020 - 10:00 WIB

Bye, Mulai 1 Januari 2021 BBM Premium Bakal Hilang dari Indonesia

ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium akan segera dihapuskan oleh pemerintah. Rencananya, penghapusan ini akan dimulai pada 1 Januari 2021.

Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian LHK MR Karliansyah mengatakan penghapusan BBM jenis premium akan dilakukan mulai dari Pulau Jawa, Madura dan Bali (Jamali). Setelah itu, akan diikuti oleh kota-kota lainnya hingga ke seluruh Indonesia

“Senin malam yang lalu saya bertemu dengan Direktur Operasi Pertamina, beliau menyampaikan per 1 Januari 2021, Premium di Jamali khususnya itu akan dihilangkan. Kemudian menyusul kota-kota lainnya di Indonesia,” ujarnya dalam diskusi virtual YLKI, seperti dikutip dari Okezone.com, Sabtu (14/11).

Menurut Karliansyah, hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mengendalikan pencemaran lingkungan akibat kendaraan bermotor. Bahkan, pemerintah juga sudah menerbitkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) No. P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori M, Kategori N, dan Kategori O.

“Sejak ditetapkan Permen LHK, baru 10 tahun kemudian seluruh Indonesia bisa bebas bensin,” ucapnya

Oleh karena itu, untuk mempercepat penghapusan bahan bakar bensin diharapkan para pemasok bahan bakar bisa segera membangun kilang. Karena menurutnya, keberhasilan kebijakan tersebut sangat bergantung kepada ketersediaan bahan bakar ramah lingkungan di masyarakat.

“Kita berharap implementasi RON 4 tidak memerlukan waktu lama. Pemasok bahan bakar diharapkan membangun kilangnya untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar yang ramah lingkungan,” jelasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kemendagri: Pemetaan Zona Penyebaran Covid-19 Tak Cerminkan Kondisi Sebenarnya
apahabar.com

Nasional

Adik Pasha Ungu Ditangkap Polisi, Diduga Terkait Kasus Sabu
Sikap Walhi soal Penangkapan Jurnalis Mongabay di Palangkaraya, dan Penjelasan Imigrasi

Nasional

Sikap Walhi soal Penangkapan Jurnalis Mongabay di Palangkaraya, dan Penjelasan Imigrasi
apahabar.com

Nasional

Segera Diumumkan, Siapa Pemenang Desain Ibu Kota Baru?
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Dinyatakan Negatif Covid-19
apahabar.com

Nasional

Kejar Buronan, Polisi Dikeroyok Puluhan Preman
apahabar.com

Nasional

Lihat Dampak Positif, Rooswandi Salem Dukung Kaltim Jadi Ibu Kota
Sriwijaya air

Nasional

20 Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ 182 Ada di Kalbar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com