Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Bye, Mulai 1 Januari 2021 BBM Premium Bakal Hilang dari Indonesia

- Apahabar.com Sabtu, 14 November 2020 - 10:00 WIB

Bye, Mulai 1 Januari 2021 BBM Premium Bakal Hilang dari Indonesia

ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium akan segera dihapuskan oleh pemerintah. Rencananya, penghapusan ini akan dimulai pada 1 Januari 2021.

Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian LHK MR Karliansyah mengatakan penghapusan BBM jenis premium akan dilakukan mulai dari Pulau Jawa, Madura dan Bali (Jamali). Setelah itu, akan diikuti oleh kota-kota lainnya hingga ke seluruh Indonesia

“Senin malam yang lalu saya bertemu dengan Direktur Operasi Pertamina, beliau menyampaikan per 1 Januari 2021, Premium di Jamali khususnya itu akan dihilangkan. Kemudian menyusul kota-kota lainnya di Indonesia,” ujarnya dalam diskusi virtual YLKI, seperti dikutip dari Okezone.com, Sabtu (14/11).

Menurut Karliansyah, hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mengendalikan pencemaran lingkungan akibat kendaraan bermotor. Bahkan, pemerintah juga sudah menerbitkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) No. P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori M, Kategori N, dan Kategori O.

“Sejak ditetapkan Permen LHK, baru 10 tahun kemudian seluruh Indonesia bisa bebas bensin,” ucapnya

Oleh karena itu, untuk mempercepat penghapusan bahan bakar bensin diharapkan para pemasok bahan bakar bisa segera membangun kilang. Karena menurutnya, keberhasilan kebijakan tersebut sangat bergantung kepada ketersediaan bahan bakar ramah lingkungan di masyarakat.

“Kita berharap implementasi RON 4 tidak memerlukan waktu lama. Pemasok bahan bakar diharapkan membangun kilangnya untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar yang ramah lingkungan,” jelasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Indonesia Harus Serius Sikapi Nasib Muslim Uighur
apahabar.com

Nasional

Di Gunung Sindur, Setya Novanto Tempati Sel Pengamanan Super Maximum Security
apahabar.com

Nasional

Cek Proyek, Rombongan PUPR Diserang Panah di Yahukimo Papua
apahabar.com

Nasional

Beri Efek Positif ke Kalimantan, NasDem Dukung Pemindahan Ibu Kota
apahabar.com

Nasional

Anak Krakatau Keluarkan Asap Hitam Setinggi 5 Ratus Meter
apahabar.com

Nasional

Baku Tembak dengan KKSB Papua, 2 Prajurit TNI Gugur
apahabar.com

Nasional

Kadin Kalsel: Rupiah Naik Jelang Tahun Politik
apahabar.com

Nasional

Polisi: Korban Jadi Saksi Utama Ledakan di Monas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com