Fix, Pengeboran Migas di Mahakam Ulu Kaltim Lanjut 2021 Seruan Jokowi: Buru Pelaku Pembantaian Satu Keluarga di Sigi! Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas

China Temukan Virus Corona di Kemasan Daging Impor Brazil

- Apahabar.com Sabtu, 14 November 2020 - 15:24 WIB

China Temukan Virus Corona di Kemasan Daging Impor Brazil

Kesibukan pedagang daging sapi halal di Pasar Zuojiazhuang, Beijing. Foto-Antara/M. Irfan Ilmie/am

apahabar.com, BEIJING – Komisi Ksehatan Kota Wuhan di China, Jumat (13/11), mengatakan telah menemukan virus corona pada kemasan daging impor Brasil.

Temuan China terjadi akibat peningkatan pengujian Covid-19 pada makanan-makanan beku pekan ini sebagai bagian dari gerakan nasional.

Komisi Kesehatan Kota Wuhan melalui situsnya seperti dilansir dari Antara, menyebutkan bahwa 3 sampel dari kemasan luar makanan beku, yaitu daging sapi asal Brazil, terbukti positif virus corona.

Produk tersebut diimpor melalui pelabuhan Qingdao pada 7 Agustus dan tiba di Kota Wuhan pada 17 Agustus dan kini masih berada di tempat penyimpanan daging.

Virus corona pertama kali muncul di kota China tengah tersebut pada Desember lalu, di sebuah pasar, dan telah menyebar ke seluruh dunia.

Kode registrasi eksportir pengiriman daging tertulis 2015, kata komisi tersebut, yang merujuk pada perusahaan milik Marfrig Global Foods S.A di V¡rzea Grande, Negara Bagian Mato Grosso.

Marfrig menolak berkomentar.

Pemerintah Brazil belum mengomentari status izin perusahaan untuk menjual daging ke China.

Pabrik Marfrig di V¡rzea Grande sebelumnya ditangguhkan oleh China karena masalah Covid-19. Larangan itu, yang berlaku sejak 22 September, dicabut pada 23 Oktober, menurut situs kementerian terkait.

Lebih dari 100 staf di fasilitas Wuhan menjalani pemeriksaan, katanya, dan 200 sampel lingkungan telah diambil.

Usai menempuh langkah drastis untuk mengendalikan penyebaran virus corona di kalangan penduduk tahun ini, China pada akhir Juni mulai menguji Covid-19 pada makanan impor.

Hingga September, pihak berwenang China menemukan 22 sampel positif dari hampir tiga juta sampel. Namun, sejumlah pekerja pelabuhan baru-baru ini ditemukan terinfeksi Covid-19 sehingga otoritas meningkatkan pengujian dan disinfeksi pada makanan impor pekan ini.

Virus corona juga ditemukan pada kemasan daging yang berasal dari Argentina pekan ini dan sampel daging lainnya terbukti positif di Shandong, menurut otoritas provinsi itu, Jumat.

China merupakan konsumen daging utama di dunia, sedangkan Brazil dan Argentina menjadi pemasok terbesar bagi negara itu.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Dililit Utang, Malaysia Airlines Terancam Bangkrut?
apahabar.com

Internasional

Duh, Akun Twitter Sejumlah Tokoh Dunia Diretas
apahabar.com

Internasional

Ledakan Guncang Pemakaman Al Balad Arab Saudi, KJRI Jeddah: Tak Ada Korban WNI
apahabar.com

Internasional

Kepada Jokowi, Xi Jinping Ingin Indonesia-China Ciptakan Industri Model Baru
apahabar.com

Internasional

Bioskop China Panen, Sepekan Film Box Office Raup Rp2 Triliun
apahabar.com

Internasional

Pelaku Penembakan Keji di Masjid Selandia Baru Terancam Hukuman Seumur Hidup
apahabar.com

Internasional

Tangani Pandemi Covid-19 Lebih Baik, Sistem Kesehatan Turki Dipuji
apahabar.com

Internasional

Bill Gates Ingin Bangun Pembangkit Listrik Nuklir
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com