BREAKING! KPK Geledah Rumah Bupati HSU, Spanduk Panjang Membentang Digeledah KPK, Rumah Bupati HSU Abdul Wahid Jadi Tontonan Warga Terungkap, Keberadaan Bupati HSU Abdul Wahid Saat Penggeledahan KPK Kronologi Lengkap Penggeledahan KPK di Rumah Bupati HSU Abdul Wahid Rumahnya Digeledah KPK, Bupati HSU Abdul Wahid Menghilang

Closing Statement Muhidin: Pilih yang Berduit, Daripada Tidak Berduit!

- Apahabar.com     Rabu, 18 November 2020 - 23:14 WITA

Closing Statement Muhidin: Pilih yang Berduit, Daripada Tidak Berduit!

Dalam pernyataan penutup debat kedua, H. Muhidin meminta maaf karena tidak bisa memberi bantuan kepada masyarakat Kalsel yang terdampak pandemi Covid-19. Foto: apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Debat kedua pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Selatan 2020 telah selesai.

Di mana debat kali ini mempertemukan dua calon wakil gubernur Kalsel di antaranya H. Muhidin dan Difriadi Darjat.

Di akhir segmen, H. Muhidin meminta maaf karena tidak bisa memberi bantuan kepada masyarakat Kalsel yang terdampak pandemi Covid-19.

“Karena terbentur dengan aturan, maka kami tak bisa membantu masyarakat,” ucap H. Muhidin saat closing statement debat kedua, Rabu (18/11) malam.

Jika tetap memberikan bantuan berupa sembako kepada masyarakat saat pilkada dirinya sadar akan berurusan dengan Bawaslu.

“Ini bahaya bagi kami,” katanya.

Saat webinar tadi siang, Muhidin mengaku telah memberikan masukan kepada KPK, Bawaslu dan KPU agar diperbolehkan membagi bantuan berupa uang kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Ternyata Bawaslu, KPK, dan KPU tidak mengizinkan. Karena kalau membantu itu, bisa disebut korupsi,” bebernya.

Selain itu, Muhidin mengaku saat menjadi wali kota justru banyak menghabiskan uang pribadi.

“Nah, pilihlah kami ini yang berduit. Daripada yang tidak berduit,” pungkasnya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Selatan kembali menggelar debat kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel, Rabu (18/11) malam.

Debat kali ini hanya mempertemukan masing-masing calon wakil gubernur Kalsel.

Pantauan apahabar.com, pertama tiba di lokasi adalah paslon nomor urut 02 Denny Indrayana-Difriadi Darjat.

Kemudian disusul, paslon nomor urut 01 H Sahbirin Noor dan H Muhidin. Muhidin adalah eks wali kota Banjarmasin.

Adapun untuk tema debat kedua, yakni pendidikan, ekonomi, sosial, keagamaan, dan kebudayaan.

Teknis debat kedua juga sedikit berbeda dengan sebelumnya. Di mana terdapat 7 segmen.

“Debat kali ini mencoba memperbanyak segmen, namun waktunya dipersingkat. Paling lama 1 segmen itu 15 menit,” ujar Komisioner KPU Kalsel, Edy Ariansyah.

Pada segmen pertama mereka akan menjabarkan visi-misi program yang berkaitan dengan tema tersebut.

Segmen kedua sampai dengan kelima mereka akan menjawab pertanyaan yang dibacakan moderator.

“Segmen keenam akan diisi debat terbuka dari masing-masing calon dan dijawab calon lain. Kemudian ditanggapi kembali dan disanggah kembali.”

“Segmen ketujuh, pernyataan penutup,” pungkasnya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Golkar Klaim Masih ‘Berkuasa’ di Kalsel
apahabar.com

Politik

Karmila Ganti Nama Demi Pilwali Banjarmasin, Pengamat: Politik Dinasti
apahabar.com

Politik

Bebas Covid-19, Aditya Mufti Ariffin Siap Jalani Tes Kesehatan di RSUD Ulin Banjarmasin
apahabar.com

Politik

Sah, Megawati Restui Zairullah Azhar di Pilkada Kotabaru
apahabar.com

Politik

Ulama, Habaib, dan Masyarakat Ramai-Ramai Dukung H Rusli – Guru Fadhlan di Pilbup Banjar 2020
H2D

Politik

Pilgub Kalsel: Setelah Nasdem, Denny Indrayana Bidik Dua Partai Lain
apahabar.com

Politik

Lolos Verfak, Khairul Saleh-Habib Ali Melenggang ke Pilwali Banjarmasin
apahabar.com

Politik

Survei JSI: Jokowi-Ma’ruf Lebih Baik Saat Debat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com