Hingga Hari ke-10 Memori CVR Sriwijaya Air Belum Ditemukan Menteri Siti Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel, Bukan Tambang dan Sawit UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir

Dampak Libur Panjang, Banjarbaru Kembali Zona Merah!

- Apahabar.com Jumat, 27 November 2020 - 14:22 WIB

Dampak Libur Panjang, Banjarbaru Kembali Zona Merah!

Data sebaran kasus Covid-19 Kota Banjarbaru, Kamis (26/11). Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Wilayah Banjarbaru kembali masuk dalam zona merah penularan Covid-19.

Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru menyebutkan peningkatan Covid-19 dampak libur panjang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru Rizana Mirza. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

“Jadi memang kemarin kita ada mendapat kasus yang cukup banyak ya, ada 21 orang [positif] nah ini juga salah satu dampak dari libur panjang kemarin, iya karena usai libur itu baru kelihatan hasilnya,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Rizana Mirza saat ditemui apahabar.com dikantornya, Jumat (27/11/2020) siang.

Peningkatan ini didapat juga karena sigapnya tim surveilen dalam mentracking dan tracing kontak erat.

“Di daerah lain juga ada kejenuhan peningkatan kasus,” tambahnya.

Ia mengakui, jika dibandingkan dengan 14 hari sebelumnya, terjadi peningkatan kasus Covid-19 di seluruh wilayah di Kota Banjarbaru.

Karenanya, peta kewaspadaan Covid-19 Kota Banjarbaru bak berwarna darah.

“Memang kalau melihat zonasi di Banjarbaru selama 14 hari terakhir terjadi peningkatan kasus itu kita kategorikan menjadi merah, ini sebenarnya menunjukkan bahwa kita harus waspada, kita jangan lengah terhadap Covid ini,” jelas Rizana.

Rizana memgingatkan pada Desember mendatang, untuk menghindari lonjakan tajam pengidap Covid-19. Maka masyarakat diwajibkan untuk menjalankan protokol kesehatan ketat.

“Sebab di Desember nanti juga ada libur dan ada kegiatan mengumpulkan orang banyak jadi kita harus hati-hati,” pungkasnya.

Sebagai informasi, per 26 November 2020 Di Banjarbaru, total kasus terkonfirmasi dilaporkan pada 5 April hingga 26 November 2020 adalah 1.275 (ada penambahan 21 kasus baru) dengan rincian sembuh 1.137 (89,18%), meninggal dunia 59 (4,63%), dan kasus aktif (menjalani Isolasi) 79 (6,20%).

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

banjir

Kalsel

Hujan Deras, Tiga Kecamatan di Balangan Terendam
apahabar.com

Kalsel

39 SD di Banjarmasin Tanpa Kepsek, Dinas Pendidikan Kehabisan ‘Stok’
apahabar.com

Kalsel

Balap Liar Marak di Perkantoran Pemprov Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Bella Saphira: Istri Prajurit Harus Pandai Bersikap
apahabar.com

Kalsel

Setelah Positif Covid-19, 8 Peserta Pilkada Kalsel 2020 Jalani Tes Kesehatan di RSUD Ulin Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Indeks Demokrasi Kalsel Menurun, Apa Pemicunya?
apahabar.com

Kalsel

Geger Pembunuhan Remaja di Martapura, Motif Perampokan Menguat
apahabar.com

Kalsel

Mengail Kesejahteraan, DPRD Berencana Manjakan Investor
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com