Kebakaran Gang Nuri, Asrama Anak Yatim Ikut Ludes Terbakar BREAKING! Api Kembali Berkobar di Gang Nuri Banjarmasin Fakta Sejarah Jembatan Barito: Sempat Ingin Diberi Nama Soeharto hingga Terpanjang di Asia Tenggara Menang Dua Game, Ganda Putra Indonesia Marcus/Kevin Gilas Pasangan Inggris Raya JANGAN PANIK! Banjarbaru Resmi Terapkan PPKM Level IV 26 Juli

Dana Trainer Dibelikan Sepeda, ISSI Banjarmasin Kembalikan Duit ke Polisi

- Apahabar.com     Rabu, 11 November 2020 - 17:56 WITA

Dana Trainer Dibelikan Sepeda, ISSI Banjarmasin Kembalikan Duit ke Polisi

Irma satu dari empat saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Kalsel dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi KONI Banjarmasin di Pengadilan Tipikor Banjarmasin, Rabu (11/11). Foto-apahabar.com/Syahbani

apahabar.com, BANJARMASIN – Irma Yusnita dihadirkan sebagai saksi di persidangan kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Banjarmasin.

Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Jamser Simanjuntak. Digelar di Pengadilan Tipikor Banjarmasin, Rabu (11/11).

Irma satu dari empat saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Kalsel dalam persidangan.

Dia adalah bendahara Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Banjarmasin. Organisasi yang diketuai Edy Wibowo ini juga kebagian duit dana hibah yang saat ini diperkirakan.

Edy sendiri merupakan pejabat Pemkot Banjarmasin. Dia menjabat sebagai Kepala Bidang Anggaran, Badan Keuangan Daerah (Bekauda) Banjarmasin.

Dari pengakuan Irma di depan majelis hakim, ISSI mendapat kucuran dana sebesar Rp135 juta lebih. Duit itu digunakan untuk kegiatan di Pekan Olahraga Provinsi Porprov (Porprov) X Tabalong 2017 lalu.

“Dicairkan bertahap. Seingat saya sebayak enam kali,” ujar Irma di hadapan majelis hakim.

Di luar itu, ISSI juga mendapat kucuran dana dari KONI Banjarmasin senilai Rp75 juta. Hasil dari pengajuan proposal. Duit itu sejatinya dibelikan trainer, alat latihan para atlet sepeda.

Yang menjadi persoalan duit itu digunakan tak sesuai peruntukannya. Sebab dalam proposal duit itu sejatinya untuk pembelian trainer (alat latihan atlet sepeda), tapi dialihkan ke pembelian sepeda pertandingan.

“Proposal untuk beli trainer, tapi dibelikan sepeda,” katanya.

Irma mengungkapkan, karena tak sesuai peruntukannya, duit Rp75 juta itupun dikembalikan Ketua ISSI Banjarmasin, Edy Wibowo ke Penyidik Ditreskrimsus Polda Kalsel.

“Dikembalikan ke penyidik Krimsus. Dikembalikan pak Edy karena tak masuk RAB. Mungkin karena tak mau terlibat,” ucapnya di depan majelis hakim.

Ketua Majelis Hakim Jamser Simanjuntak pun agak heran mengapa duit tersebut dikembalikan ke Krimsus. Dia pun meminta JPU agar Edy dihadirkan di persidangan lanjutan sebagai saksi.

“Nanti hadirkan saudara Edy,” ujar Jamser kepada JPU.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Mencuri Uang di Kios, Helmi Warga Banyiur Diringkus Anggota Linmas
apahabar.com

Hukum

Tiga Pemuda, Pemuda Tanggung Kepergok Polisi
Kades

Hukum

Tersandung Kasus Korupsi, Eks Kades Kersik Tanbu Sampaikan Pembelaan Pribadi
apahabar.com

Hukum

Budak Narkoba Pemilik Ratusan Gram Sabu di Banjarmasin Berhasil Ditangkap
apahabar.com

Hukum

Masuk Tahap II, Jaksa Telisik Dugaan Pencucian Uang Kasus Sungai Lulut
apahabar.com

Hukum

Menkumham Bantah Akan Loloskan Napi Korupsi
apahabar.com

Hukum

Dugaan Korupsi Jalan Tani Desa Ambawang Tala, Eks Kades-Kontraktor Resmi Tersangka
apahabar.com

Hukum

Melerai, Rizal Malah Ditikam Temannya  
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com