BREAKING! Banjiri Kamboja Banjarmasin, Massa #SAVEKPK Long March ke DPRD Kalsel Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Gugatan Jilid II H2D ke MK Siang Ini, Denny Gandeng Lawyer “Level Dewa” Somasi Tim BirinMu ke Uhaib, Komnas HAM hingga H2D Pasang Badan Hujan Lebat, Desa Hawang HST Banjir Lagi

Debat Diprediksi Alot, BirinMU Kuasai Situasi Politik Pemerintahan, H2D Cenderung Kontekstual?

- Apahabar.com Rabu, 4 November 2020 - 17:22 WIB

Debat Diprediksi Alot, BirinMU Kuasai Situasi Politik Pemerintahan, H2D Cenderung Kontekstual?

apahabar.com, BANJARMASIN – Debat perdana Pilgub Kalsel 2020 yang mempertemukan dua pasangan calon, nomor urut 1 Sahbirin-Muhidin (BirinMu) dan nomor urut 2 Denny Indrayana-Difriadi Darjat (H2D), Rabu (4/11) malam diprediksi bakal berlangsung alot.

Pengamat Politik dan Kebijakan Publik FISIP ULM, Samahuddin Muharram mengatakan debat malam ini diprediksi akan berlangsung alot dan seru.

“Debat ini pasti akan menarik dan menjadi perhatian publik, khususnya terkait tema malam ini,” ucap Samahuddin Muharram kepada apahabar.com, Rabu (4/11) siang.

Eks Ketua KPU Kalsel ini menegaskan, perdebatan nanti akan berlangsung seru.

Di satu sisi, calon petahana memahami konteks permasalahan dan dinamika soal politik pemerintahan.

Sementara di sisi lain, paslon nomor urut 2 akan lebih kontekstual dan normatif.
“Karena hanya melihat Kalsel dari luar,” katanya.

Hal senada, juga disampaikan Pakar Hukum Tata Negara FH ULM, Ahmad Fikri Hadin.

“Pandangan saya, debat malam ini diprediksi akan berlangsung alot dan seru. Karena ini hanya mempertemukan 2 pasangan calon,” ujar Ahmad Fikri Hadin.

Alotnya debat, selajur dengan background dan kapasitas paslon masing-masing.

Menurutnya, kedua pasangan calon sudah tentu menyiapkan materi-materi yang sempurna terkait tema yang sudah ditentukan.

Di mana KPU Kalsel sudah menetapkan sejumlah tema debat perdana, di antaranya hukum, hak asasi manusia, kebangsaan, agraria, politik dan pemerintahan.

“Masyarakat akan melihat gagasan yang disampaikan kedua pasangan calon terkait tema yang ditentukan,” jelasnya.

Alangkah eloknya, sambung dia, kedua pasangan calon memaparkan sejumlah rencana kebijakan.

Khususnya berhubungan dengan hukum, HAM, kebangsaan, agraria, politik, dan pemerintahan sesuai kewenangan Pemprov Kalsel.

Misalnya menyangkut HAM. Di mana paslon mencanangkan Kalsel bisa ikut andil sebagai provinsi yang ramah akan HAM.

Kemudian soal agraria, paslon memastikan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kalsel benar-benar menjadi patokan sebagai panduan ke depan.

“Selanjutnya berhubungan dengan pemerintahan dan politik, bagaimana Pemda mampu menjalankan kewenangannya,” bebernya.

Ia mengimbau kepada kedua kandidat agar memperdalam visi-misi dan program yang ditawarkan. Mengingat, hal tersebut akan dijabarkan ke dalam sebuah produk hukum berbentuk Perda.

“Tujuan debat kan melihat itu,” pungkasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dukung Kebangkitan Zakat, Wali Kota Banjarmasin Diganjar Penghargaan
apahabar.com

Kalsel

Hari Anak Nasional, Dari Perpustakaan Ramah Anak Hingga Hadirkan Perpusling
apahabar.com

Kalsel

Imbas Covid-19, Tradisi Baayun Maulid di Masjid Keramat Tapin Ditiadakan
HAB

Kalsel

Indonesia Rukun di HAB ke-75 Kemenag Menggelora di Kotabaru
Berbagi

Kalsel

Ojol BDKK dan My Kurir Banjarbaru Salurkan Ratusan Makanan ke Anak Yatim

Kalsel

Duh, Mobil Plat Merah Masih Terparkir Sembarangan di Pusat Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Waspada, Jembatan Penghubung Banjarmasin-Martapura Tanpa Penerangan
apahabar.com

Kalsel

Dituding Memperlambat Pemadaman, PT Wijaya Triutama Bertemu Dengan Warga UKA
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com