Dituduh 2BHD Curang dalam Sidang MK, Tim SJA-Arul Irit Bicara Breaking! 2 Penganiaya Brutal ABG di Hotel Banjarmasin Ditangkap Viral Aksi Brutal ABG Dianiaya di Hotel Banjarmasin, Pacar Pelaku Ternyata Salah Kamar Motif Penganiayaan Brutal ABG di Hotel Banjarmasin: Korban Menolak Dijual! Jejak 6 Preman Perbatasan Kalsel-Kaltim yang Disikat Polisi, Galang Dana dengan Memeras

Di ULM Banjarmasin, Anggota DKPP RI Puji Indeks Demokrasi Kalsel

- Apahabar.com Senin, 23 November 2020 - 18:39 WIB

Di ULM Banjarmasin, Anggota DKPP RI Puji Indeks Demokrasi Kalsel

Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Didik Supriyanto pada seminar nasional di ULM Banjarmasin, Senin (23/11). Foto-Istimewa.

apahabar.com, BANJARMASIN – Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Didik Supriyanto menilai iklim demokrasi Indonesia saat ini sudah jauh lebih baik dibanding 25 tahun lalu.

Hal ini disampaikannya saat menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Seminar Nasional bertemakan “Penguatan Demokrasi dan Integritas Pemilu di Indonesia” yang diadakan di Banjarmasin, Senin (23/11).

Seminar ini merupakan hasil kerja sama antara DKPP dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Lebih dari 50 orang yang terdiri dari jajaran civitas akademika dan mahasiswa ULM mengikuti kegiatan ini.

Kepada mahasiswa, Didik mengatakan generasi muda saat ini harus menikmati iklim demokrasi di Indonesia.

“Bersyukurlah adik-adik mahasiswa hidup dalam negara yang sudah demokratis,” katanya.

Anggota Panwaslu pada Pemilu 2004 ini pun membandingkan kondisi saat ini dengan iklim demokrasi semasa mudanya dulu yang ia sebut sangat tidak demokratis.

Generasi muda, khususnya mahasiswa saat ini memiliki banyak saluran untuk mengritik siapa pun, mulai dari Lurah, Dekan, Rektor hingga Presiden.

Terlebih, kata Didik, saat ini ada media sosial yang memang membuat kebebasan berbicara semakin meningkat.

“Kalau dulu semasa saya mahasiswa, kami cuma mengkritik rektor. Kalau mau kritik di luar itu (pemerintah atau penguasa, red.) harus berani menanggung sendiri akibatnya,” ucap aktivis UGM era 80-an ini.

Dalam kesempatan ini, ia pun memuji Kalimantan Selatan (Kalsel) yang masuk 10 besar provinsi dengan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Tahun 2019 yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik.

Menurut BPS, Kalsel menduduki peringkat 10 sebagai provinsi dengan IDI tertinggi dari 34 provinsi Indonesia.

“Demokrasi di Kalsel jauh lebih maju dibanding tempat saya lahir. Menurut survey, Kalsel lebih demokratis dibanding Jawa Timur. Ini luar biasa,” kata Didik.

Didik berpendapat, setidaknya terdapat empat indikator dari sebuah negara demokratis, yaitu pemilu yang luber jurdil (free and fair election), pemerintah yang kuat legitimasinya dan responsif, adanya Hak Asasi Manusia (HAM), dan masyarakat sipil yang kuat.

“Jadi demokrasi itu akan hidup dan berkembang apabila pemilunya luber jurdil, pemerintahannya responsif, HAM-nya dilindungi, dan sipilnya kuat,” jelas Didik.

Lebih lanjut, Didik menegaskan bahwa berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No. 11/PUU-VIII/2010 dan UU Pemilu, pemilu merupakan tanggung jawab bersama dari tiga lembaga, yaitu KPU, Bawaslu, dan DKPP.

“DKPP adalah lembaga yang khusus menangani pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu,” tutup Didik.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Liburan Panjang, Polda Kalsel Minta Masyarakat Tak Berlibur ke Luar Daerah
Tugboat

Kalsel

Berangkat dari Kalteng, Tugboat Tarik Tongkang Sarat CPO Karam di Tala
Kalsel

Kalsel

Petugas Gabungan Kotabaru Bakal Patroli Besar Malam Tahun Baru
Banjar

Kalsel

Tahun Sulit Akibat Covid-19, Kejahatan di Kabupaten Banjar Meningkat
apahabar.com

Kalsel

Pangdam VI/Mulawarman Bersama Danrem 101/Antasari Tambah 4 Koramil
apahabar.com

Kalsel

Nasib Raperda Penyertaan Modal Jamkrida Kini Tergantung Kemendagri
apahabar.com

Kalsel

Siap-Siap, Tahun Ini Kalsel Serap 12 Ribu PNS Baru
apahabar.com

Kalsel

Habisi Pacar Eks Istri, Napi di Banjarmasin Diancam 7 Tahun Penjara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com