3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Dibanding Kereta Api Trans Kalimantan, Pemprov Kalsel Sebut Kereta Bandara Lebih Realistis

- Apahabar.com Selasa, 3 November 2020 - 11:27 WIB

Dibanding Kereta Api Trans Kalimantan, Pemprov Kalsel Sebut Kereta Bandara Lebih Realistis

Ilustrasi kereta bandara. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Wacana pembangunan kereta api Trans Kalimantan rupanya bukan menjadi skala prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pasalnya, Pemprov Kalsel lebih mendorong pembangunan kereta Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin dibandingkan kereta api Trans Kalimantan.

Rencana itu dinilai lebih realistis karena anggaran yang diperlukan untuk membangun kereta api Trans Kalimantan terbilang sangatlah besar, yakni mencapai kurang lebih Rp 24 triliun.

“Dalam rencana ke depan, pemerintah pusat akan membangun kereta api Trans Kalimantan. Ternyata setelah dilakukan uji kelayakan [feasibility study] dan pembangunan trase, maka diketahui anggaran dibutuhkan berkisar Rp 24 triliun lebih, sehingga cukup mahal,” ucap Kepala Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel, Nurul Fajar Desira kepada apahabar.com, belum lama tadi.

Pemerintah pusat, kata Fajar, sedang mencari investor yang akan membangun kereta api Trans Kalimantan tersebut.

“Jadi sesungguhnya jika untuk keperluan jangka pendek, maka kereta bandara yang akan dibangun terlebih dahulu,” katanya.

Di mana, wacana tersebut mencuat seiring dengan percepatan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin yang sudah berskala internasional.

“Dalam waktu pendek, kereta bandara sebaiknya dibangun terlebih dahulu,” jelasnya.

Adapun gambaran kereta bandara ini memiliki rute dari Banjarmasin, Banjarbaru dan Kabupaten Banjar. Nanti rutenya akan dikembangkan ke Tanah Laut dan Barito Kuala.

Fajar optimis, ke depan Bandara Internasional Syamsuddin Noor akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kalsel.

Jika perekonomian tumbuh pesat, kata dia, maka akan menyebabkan pergerakan arus barang semakin meningkat.

“Dari situ arus lalu lintas barang dan penumpang akan semakin tinggi,” cetusnya.

Dengan kondisi itu, ia mengkuatirkan akan menimbulkan kemacetan dan ketidakpastian menuju bandara.

“Ini merupakan pengalaman dari kota-kota lain di Indonesia seperti Jakarta. Oleh karena itu, perlu merencanakan pelaksanaan pembangunan kereta bandara ini,” jelas Fajar.

Sejauh ini, pihaknya masih mengkaji besaran dana dalam membangun kereta bandara ini.

Jika memang pemerintah daerah memiliki uang, tambah dia, maka secepatnya akan dibangun kereta bandara tersebut.

Namun apabila anggaran terbatas, maka terdapat sejumlah pilihan. Di antaranya seperti meminjam uang ke perbankan atau ke Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dari Kementerian Keuangan.

Kemudian, bisa juga mengundang investor untuk membangun dan mengoperasikan kereta bandara ini dalam kurun waktu tertentu.

“Karena alat transfortasi ini berbayar. Ketika berbayar, maka bisa dihitung. Misal investasi di sini dengan dana sekian, ini bisa kembali modal dalam kurun waktu beberapa tahun. Jika kontraknya habis, maka kereta bandara bisa dikembalikan ke pemerintah daerah,” pungkasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemprov Kalsel

Paman Birin Imbau Pembagian Kurban Tanpa Kantong Plastik
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Dukung Belajar #dirumahaja, Dispersip Hadirkan Aplikasi iKalsel
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Dana Dialihkan ke Covid-19, Jalan Mataraman – Sungai Ulin Batal Dibangun
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Optimalisasi Sektor Perikanan Dinilai Mampu Dongkrak Perekonomian Banua
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Aksi Peduli Lingkungan, DLH Kalsel Turun Ke Jalan Bagikan Peralatan Kebersihan
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Tuntas Gelar HPN di Kalsel, Paman Birin Bagai Dapat Durian Runtuh
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Sambut Ramadan, Pemprov Kalsel Launching Pasar Murah ‘Door To Door’
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Tambah Faskes Rujukan, RS Ansari Saleh Disiapkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com