Selamat! bank bjb Raih Penghargaan Prestisius di Indonesia Financial Top Leader Award 2021 “Ritual Panggil Datu”, Siswa Hilang di Sungai Martapura Disebut Terjebak Detik-Detik Pembunuhan Brutal di Gambah HST, Korban Asyik Cabut Uban Mapolsek BAS HST Gempar! ODGJ Bawa Balok Ngamuk-Kejar Petugas Siap-Siap! Hasnur Mau Lepas Saham Perusahaan Kapalnya ke Publik

Dibanding Kereta Api Trans Kalimantan, Pemprov Kalsel Sebut Kereta Bandara Lebih Realistis

- Apahabar.com     Selasa, 3 November 2020 - 11:27 WITA

Dibanding Kereta Api Trans Kalimantan, Pemprov Kalsel Sebut Kereta Bandara Lebih Realistis

Ilustrasi kereta bandara. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Wacana pembangunan kereta api Trans Kalimantan rupanya bukan menjadi skala prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pasalnya, Pemprov Kalsel lebih mendorong pembangunan kereta Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin dibandingkan kereta api Trans Kalimantan.

Rencana itu dinilai lebih realistis karena anggaran yang diperlukan untuk membangun kereta api Trans Kalimantan terbilang sangatlah besar, yakni mencapai kurang lebih Rp 24 triliun.

“Dalam rencana ke depan, pemerintah pusat akan membangun kereta api Trans Kalimantan. Ternyata setelah dilakukan uji kelayakan [feasibility study] dan pembangunan trase, maka diketahui anggaran dibutuhkan berkisar Rp 24 triliun lebih, sehingga cukup mahal,” ucap Kepala Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel, Nurul Fajar Desira kepada apahabar.com, belum lama tadi.

Pemerintah pusat, kata Fajar, sedang mencari investor yang akan membangun kereta api Trans Kalimantan tersebut.

“Jadi sesungguhnya jika untuk keperluan jangka pendek, maka kereta bandara yang akan dibangun terlebih dahulu,” katanya.

Di mana, wacana tersebut mencuat seiring dengan percepatan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin yang sudah berskala internasional.

“Dalam waktu pendek, kereta bandara sebaiknya dibangun terlebih dahulu,” jelasnya.

Adapun gambaran kereta bandara ini memiliki rute dari Banjarmasin, Banjarbaru dan Kabupaten Banjar. Nanti rutenya akan dikembangkan ke Tanah Laut dan Barito Kuala.

Fajar optimis, ke depan Bandara Internasional Syamsuddin Noor akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kalsel.

Jika perekonomian tumbuh pesat, kata dia, maka akan menyebabkan pergerakan arus barang semakin meningkat.

“Dari situ arus lalu lintas barang dan penumpang akan semakin tinggi,” cetusnya.

Dengan kondisi itu, ia mengkuatirkan akan menimbulkan kemacetan dan ketidakpastian menuju bandara.

“Ini merupakan pengalaman dari kota-kota lain di Indonesia seperti Jakarta. Oleh karena itu, perlu merencanakan pelaksanaan pembangunan kereta bandara ini,” jelas Fajar.

Sejauh ini, pihaknya masih mengkaji besaran dana dalam membangun kereta bandara ini.

Jika memang pemerintah daerah memiliki uang, tambah dia, maka secepatnya akan dibangun kereta bandara tersebut.

Namun apabila anggaran terbatas, maka terdapat sejumlah pilihan. Di antaranya seperti meminjam uang ke perbankan atau ke Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dari Kementerian Keuangan.

Kemudian, bisa juga mengundang investor untuk membangun dan mengoperasikan kereta bandara ini dalam kurun waktu tertentu.

“Karena alat transfortasi ini berbayar. Ketika berbayar, maka bisa dihitung. Misal investasi di sini dengan dana sekian, ini bisa kembali modal dalam kurun waktu beberapa tahun. Jika kontraknya habis, maka kereta bandara bisa dikembalikan ke pemerintah daerah,” pungkasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pemprov Kalsel

Kemendag Peduli Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk Banjir Kalsel
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Pemprov Kalsel Pastikan Transparansi Penyaluran Insentif Nakes Covid-19
Bintara

Pemprov Kalsel

Resmi Dilantik, Ratusan Bintara Siap Jadi Pengayom Masyarakat
Banjarmasin

Pemprov Kalsel

Tekan Inflasi, Kalsel Atensi Sistem Supply Chain Bahan Pokok
GP Ansor

Pemprov Kalsel

Kalsel Terima Ratusan Ribu Masker dari GP Ansor, Aice Group dan KSP
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Disdik Kalsel Kembangkan Metode Belajar Jarak Jauh

Pemprov Kalsel

Angka Kematian Covid-19 di Kalsel Turun, Safrizal Beri Apresiasi
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Jika Kalsel Terjangkit Corona, Ini yang Bakal Dilakukan Dinkes
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com