Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

Dibuka Menguat, IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah Wajar

- Apahabar.com Selasa, 17 November 2020 - 12:05 WIB

Dibuka Menguat, IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah Wajar

Ilustrasi - Karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melalui layar telepon selular. Foto-Antara/Rivan Awal Lingga/hp.

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (17/11) diprediksi melemah wajar.

Pelemahan IHSG seiring hadirnya kandidat vaksin kedua dari Moderna Inc.

IHSG sendiri masih dibuka menguat 21,71 poin atau 0,4 persen ke posisi 5.516,58. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 6,17 poin atau 0,71 persen ke posisi 879,6.

“Secara sentimen, pergerakan IHSG hari ini cenderung terkoreksi wajar di tengah pengumuman kandidat vaksin kedua yang menjanjikan melawan virus. Dari dalam negeri, data yang akan dirilis hari ini yaitu data penjualan motor dan mobil,” kata Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi dalam risetnya di Jakarta, dilansir Antara, Selasa.

Kandidat vaksin lainnya, Vaksin Moderna Inc terbukti 94,5 persen efektif dalam analisis awal dari hasil akhir yang besar.

Meski demikian, kekhawatiran tentang pemulihan ekonomi yang berkelanjutan tetap ada di tengah maraknya kasus virus di seluruh dunia.

Pandemi terus meningkat di Eropa dan AS. Rata-rata tujuh hari kasus baru di AS meningkat di setiap negara bagian pada Minggu (15/11).

Kasus Covid-19 di AS telah mencapai 11 juta. Sedangkan Jerman harus hidup dengan “pembatasan yang cukup besar” terhadap penyebaran Covid-19 setidaknya selama 4 hingga 5 bulan ke depan.

Selanjutnya investor akan dihadapkan dengan Presiden AS Donald Trump yang merencanakan beberapa langkah garis keras baru melawan China dalam minggu-minggu tersisa masa jabatannya.

Sementara itu, pembicaraan Brexit tampaknya akan berlanjut ketika Inggris dan Uni Eropa mendekati tenggat waktu terbaru.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 9,87 poin atau 0,04 persen ke 25.897,06, indeks Hang Seng naik 59,1 poin atau 0,22 persen ke 26.440,77, dan indeks Straits Times meningkat 30,83 atau 1,12 persen ke 2.778,83.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Lahan Pertanian Menyusut, Pemuda Ini Manfaatkan Jalur Hidroponik Untuk Raih Penghasilan Tambahan
apahabar.com

Ekbis

Mulai Besok Citilink Kembali Buka Layanan Penerbangan Domestik
apahabar.com

Ekbis

Tahun Ini, 30 Pesawat Garuda Group Akan Dipasang Wifi
apahabar.com

Ekbis

Kekhawatiran Pasar Mereda, Rupiah Ditutup Menguat
apahabar..com

Ekbis

Harga Emas Antam Turun Rp1000
apahabar.com

Ekbis

PLN Umumkan Golongan yang Terima Stimulus Covid-19
apahabar.com

Ekbis

Pasar Wadai di Banjarbaru Tiada, Uang Muka Lenyap?
apahabar.com

Ekbis

Jokowi Minta Pemerintah Daerah dan BUMN Bantu UMKM
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com