Kampung Ambon Digerebek Lagi! Pistol-Narkoba hingga Pesawat Nirawak Diamankan Penumpang Kapal Feri Kotabaru-Batulicin Menyusut 60 Persen Rayakan HUT ke-60, Bank Bjb Gelar Promo di Ratusan Merchant Duh, Keripik Singkong Tanpa Label Usang Dijual Bebas di Banjarmasin Pj Gubernur Kalsel: Larangan Mudik Berlaku Lintas Provinsi dan Kabupaten

Diduga Cacat Formil, Aktivis Kembalikan Surat Panggilan Polda Kalsel

- Apahabar.com Senin, 2 November 2020 - 12:56 WIB

Diduga Cacat Formil, Aktivis Kembalikan Surat Panggilan Polda Kalsel

Sejumlah aktivis mahasiswa dan lingkungan hidup Kalsel melakukan konsolidasi di Siring Bekantan, Selasa (2/11) siang. Foto-apahabar.com/Syahbani

apahabar.com, BANJARMASIN – 12 mahasiswa dan direktur Walhi Kalsel tak bisa memenuhi panggilan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel.

Seharusnya mereka dipanggil ke penyidik pada Senin (2/11) pukul 10.00 tadi.

Setelah melakukan konsolidasi, surat pemanggilan yang dilayangkan kepada mereka diduga cacat formil.

“Para saksi yang dipanggil tak bisa berhadir karena identitas yang dipanggil tak jelas sehingga membingungkan siapa yang dipanggil,” ujar Kuasa Hukum terlapor Muhammad Pazri saat konferensi pers di Siring Bekantan, Selasa (2/11) siang.

Pazri menjelaskan untuk identitas yang dipanggil harusnya jelas sesuai KTP. Sebab bagi yang dipanggil ada konsekuensi hukum yang dihadapi. Sementara, untuk identitas dalam surat tersebut hanya nama singkat.

Polda Kalsel Panggil Kembali Belasan Mahasiswa, Plus Direktur Walhi

“Apakah ada kesalahan penulisan dari penyidik atau beda orang atau bagaimana? Karena setiap bagi yang dipanggil konsekuensi. Jadi hemat kami dalam surat panggilan tersebut ada dugaan terindikasi cacat formil,” jelasnya.

Dicontohkannya, ada ketua BEM yang dipanggil yang sebenarnya dia tak menjabat lagi sebagai ketua BEM. Bahkan yang bersangkutan tak mengikuti aksi pada 15 Oktober lalu.

Dengan adanya dugaan cacat formil ini, surat pemanggilan itu pun dikembalikan ke Ditreskrimum Polda Kalsel untuk diperbaiki.

“Jadi kami kembalikan dahulu untuk diperbaiki,” tukasnya.

Adapun Direktur Walhi Kalsel, Kisworo Dwi Cahyono menghendaki agar polisi menghentikan kasus ini.

“Hari ini kami kembalikan, daripada kaya begini lebih baik ya enggak usah lagi dipanggil-panggil,” tukasnya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tak Pakai Helm, Warga Banjarbaru Tewas Tabrak Pohon di Gambut
apahabar.com

Kalsel

Sosialisasi di Kecamatan Batara, Tiga Pilar Ungkapkan Dampak Buruk Asap Karhutla
apahabar.com

Kalsel

Dampak Kemarau Panjang, Destinasi Wisata Danau Biru di Kotabaru Pun Kering
apahabar.com

Kalsel

Bupati Balangan Ingatkan Lurah Data Warga untuk Jaminan Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

APD Siap Didistribusikan ke RS Rujukan di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Curi Motor Tetangga, Seorang Pria di Banjarmasin Ditangkap
apahabar.com

Kalsel

Museum Wasaka tak Mampu Pajang Semua Benda Bersejarah
apahabar.com

Kalsel

Cara Unik FPTI Kotabaru Tanamkan Kepedulian Lingkungan untuk Generasi Emas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com