KH Miftachul Achyar Terpilih Jadi Ketua Umum MUI, Gantikan Ma’ruf Amin Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Oknum Simpatisan Terjerat Sabu di Kotabaru, FPI Bantah Anggotanya Cabuli Murid, Oknum Guru Olahraga di SD Banjarbaru Langsung Dipecat! Ketuanya Buron, Joko Pitoyo Ambil Alih Nasdem Tanah Laut

Diduga Cacat Formil, Aktivis Kembalikan Surat Panggilan Polda Kalsel

- Apahabar.com Senin, 2 November 2020 - 12:56 WIB

Diduga Cacat Formil, Aktivis Kembalikan Surat Panggilan Polda Kalsel

Sejumlah aktivis mahasiswa dan lingkungan hidup Kalsel melakukan konsolidasi di Siring Bekantan, Selasa (2/11) siang. Foto-apahabar.com/Syahbani

apahabar.com, BANJARMASIN – 12 mahasiswa dan direktur Walhi Kalsel tak bisa memenuhi panggilan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel.

Seharusnya mereka dipanggil ke penyidik pada Senin (2/11) pukul 10.00 tadi.

Setelah melakukan konsolidasi, surat pemanggilan yang dilayangkan kepada mereka diduga cacat formil.

“Para saksi yang dipanggil tak bisa berhadir karena identitas yang dipanggil tak jelas sehingga membingungkan siapa yang dipanggil,” ujar Kuasa Hukum terlapor Muhammad Pazri saat konferensi pers di Siring Bekantan, Selasa (2/11) siang.

Pazri menjelaskan untuk identitas yang dipanggil harusnya jelas sesuai KTP. Sebab bagi yang dipanggil ada konsekuensi hukum yang dihadapi. Sementara, untuk identitas dalam surat tersebut hanya nama singkat.

Polda Kalsel Panggil Kembali Belasan Mahasiswa, Plus Direktur Walhi

“Apakah ada kesalahan penulisan dari penyidik atau beda orang atau bagaimana? Karena setiap bagi yang dipanggil konsekuensi. Jadi hemat kami dalam surat panggilan tersebut ada dugaan terindikasi cacat formil,” jelasnya.

Dicontohkannya, ada ketua BEM yang dipanggil yang sebenarnya dia tak menjabat lagi sebagai ketua BEM. Bahkan yang bersangkutan tak mengikuti aksi pada 15 Oktober lalu.

Dengan adanya dugaan cacat formil ini, surat pemanggilan itu pun dikembalikan ke Ditreskrimum Polda Kalsel untuk diperbaiki.

“Jadi kami kembalikan dahulu untuk diperbaiki,” tukasnya.

Adapun Direktur Walhi Kalsel, Kisworo Dwi Cahyono menghendaki agar polisi menghentikan kasus ini.

“Hari ini kami kembalikan, daripada kaya begini lebih baik ya enggak usah lagi dipanggil-panggil,” tukasnya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hasil Audit LPPDK, Caleg Terpilih Siap-siap Huni Rumah Wakil Rakyat
apahabar.com

Kalsel

Operasi Lilin Intan, Polres Balangan Periksa Urine Supir
apahabar.com

Kalsel

Jelang Natal dan Tahun Baru 2020; Pemohon SIM C Mendominasi di Polres Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

BPJS Barabai Gandeng KPK, Antisipasi Kecurangan JKN-KIS
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Darurat Karhutla, Sanksi Lebih Berat Menanti Pembuka Lahan Komersil

Kalsel

Haul ke-16 Abah Guru Sekumpul Ditiadakan, MUI Banjar: Haul di Rumah Fadhilatnya Tetap Sampai
apahabar.com

Kalsel

Cegah Kebutaan Akibat Katarak, Puskesmas di Kapuas Diminta Jemput Bola
apahabar.com

Kalsel

TMMD Ke-105, Kodim 1007/Bjm Siap Sulap Kampung Kuin Kecil
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com