Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

Dikira Kaji Ilmu Hitam, Terungkap Pencabut Nisan di Kolam Kiri Dalam Batola Ternyata…

- Apahabar.com Senin, 9 November 2020 - 19:19 WIB

Dikira Kaji Ilmu Hitam, Terungkap Pencabut Nisan di Kolam Kiri Dalam Batola Ternyata…

Salah satu makam yang dicabut batu nisannya oleh pengidap gangguan jiwa di kompleks pemakaman umum Desa Kolam Kiri Dalam. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Warga Desa Kolam Kiri Dalam Kecamatan Barambai, Barito Kuala, sempat dibikin heboh lantaran beberapa nisan di kompleks pemakaman setempat sengaja dicabut.

Peristiwa itu terjadi di kompleks pemakaman umum Dusun II RT 03, Minggu (8/11). Terdapat sekitar 11 makam yang kehilangan nisan.

Kejadian ini diketahui pukul 16.30 Wita oleh seorang warga yang ingin berziarah. Terlihat sejumlah nisan berserakan di jalan menuju pemakaman. Sebagian lain ditumpuk di samping makam.

Sontak pencabutan nisan itu menggegerkan warga sekitar. Perkiraan pun berkembang liar dari dilakukan orang iseng, sampai seseorang yang sedang mengaji ilmu hitam.

Namun sebelum situasi berkembang menjadi lebih liar, aparat desa setempat langsung melapor ke Polsek Barambai.

Setelah mengidentifikasi di tempat kejadian, termasuk sejumlah saksi, pelaku pencabutan batu nisan tertuju kepada WW. Diketahui warga desa setempat berusia 23 tahun ini menderita gangguan jiwa.

Pun beberapa jam sebelum pencabutan nisan diketahui, salah seorang warga menyaksikan WW menuju ke arah pemakaman menggunakan sepeda.

“Selanjutnya sekitar pukul 21.00, WW langsung dijemput Buser Polres Batola dan Polsek Barambai,” jelas Wiwien Masruri, Camat Barambai.

“Untuk penanganan dan perawatan lebih lanjut, WW juga langsung diantar petugas keamanan ke RSJ Sambang Lihum,” imbuhnya.

Sementara nisan yang dicabut, sudah dipasang kembali oleh ahli waris dan keluarga, serta disaksikan anggota Polsek Barambai, Senin (9/11)

Sebelum mencabut batu nisan, WW sebenarnya pernah direncanakan untuk dibawa ke RSJ Sambang Lihum.

“Berdasarkan pengakuan keluarga, WW pernah kedapatan membakar surat-surat penting dalam rumah,” papar Budi Purnomo, Kepala Desa Kolam Kiri Dalam.

“Kendati pelaku sudah diamankan, tentu saja kejadian ini sempat membuat geger lantaran termasuk hal tidak lumrah,” tandasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ciptakan Kenyamanan Pemilu 2019
apahabar.com

Kalsel

Kedatangan Kemen PAN RB Disambut Pantun
apahabar.com

Kalsel

Tagihan Listrik Melonjak, Simak Skema Perlindungan PLN
apahabar.com

Kalsel

BPJS Kesehatan Cabang Barabai Ajak Badan Usaha Alokasikan Dana CSR
apahabar.com

Kalsel

Razia Jelang Tahun Baru, Wisnu: 2 Pengunjung Grand Positif Narkoba
apahabar.com

Kalsel

Legislator Kalsel Dorong Pembangunan RS Khusus Penyakit Menular
apahabar.com

Kalsel

Viral Koboi Jalanan di Banjarbaru, Pelaku Dipastikan Anggota Polisi
apahabar.com

Kalsel

Tarif Melonjak, Ini 5 Poin Kesepakatan DPRD Banjarbaru dengan PLN
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com