Tim Paman Birin Blunder Ancam Polisikan Warga Soal Banjir Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin

Dipanggil Polisi, Anies Bandingkan Penanganan Massa Habib Rizieq dengan Pilkada Serentak

- Apahabar.com Selasa, 17 November 2020 - 07:53 WIB

Dipanggil Polisi, Anies Bandingkan Penanganan Massa Habib Rizieq dengan Pilkada Serentak

Anies Baswedan pejabat pertama kunjungi Habib Rizieq Shihab yang baru tiba di Indonesia. Pertemuan juga dihadiri Tengku Zulkarnaen dan Habib Muhammad Hanif (foto:@LisaAmartatara/Twitter)

Selain itu, pada Jumat (13/11), massa mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Tebet, Jakarta Selatan. Di sini, Habib Rizieq juga hadir.

Anies Dimintai Keterangan

Polda Metro Jaya bakal mengklarifikasi atau memintai keterangan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, pada hari ini, Selasa (17/11/2020).

Anies bakal diklarifikasi soal kerumunan serta dugaan pelanggaran protokol kesehatan di kegiatan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab.

Berdasarkan surat dari Polda Metro Jaya yang dikantongi Okezone, Anies rencananya dimintai keterangan pada pukul 10.00 WIB. Anies akan diklarifikasi di Ruang Unit Subditkamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Nomor 55, Jakarta Selatan.

BACA JUGA : Sosok Irfan Alaydrus Calon Suami Najwa Shihab Putri Habib Rizieq Bukan Orang Biasa, Lulusan Fisika Nuklir ITB?

Anies bakal diklarifikasi ihwal peristiwa dugaan tindak pidana dengan tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan dan menghalang-halangi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan, sehingga menyebabkan kedaruratan kesehatan masyarakat.

Dugaan pelanggaran penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan itu terjadi pada Sabtu, 14 November 2020 di Jalan Paksi Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Diduga, pelanggaran itu terjadi pada saat pernikahan putri Habib Rizieq Shihab.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengakui bahwa pihaknya akan segera meminta klarifikasi sederet tokoh terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan di pernikahan Putri Habib Rizieq.

Sementara itu, PKS selaku partai pendukung Gubernur DKI Jakarta, menyebut Anies sudah menegakkan aturan.

“Yang saya tahu, Pak Anies sudah jalankan aturan-aturan yang ada di DKI. Termasuk kerumunan itu yang saya dengar ada denda, jadi sudah dijalankan,” ucap Penasihat Fraksi PKS DKI Jakarta, Suhaimi, saat dihubungi, Senin (16/11/2020).

“(Soal pemanggilan) saya belum tahu suratnya bagaimana, pemanggilannya (tentang apa),” katanya.

Menurut Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta tersebut, Anies telah menerapkan aturan dan proses yang benar. Dimulai dari surat imbauan oleh Wali Kota Jakarta Pusat, sampai dengan pemberian sanksi Rp 50 juta karena melanggar protokol kesehatan.

“Tapi soal kerumunan itu, setahu saya, Pak Anies sudah menjalankan itu, kan ada dendanya. Itukan pertama ada surat, ada denda, Pak Anies tidak pilih kasih, sesuai dengan aturan, didenda. Kan begitu,” ujarnya.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Habib Rizieq, Polda Metro Jaya, Pelanggaran Protokol Kesehatan, Prokes Covid-19

Editor: elpian ahmad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

WNI yang Tewas di Tangan Abu Sayyaf Dipulangkan ke Tanah Air
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: 790 Positif, 58 Meninggal, 31 Sembuh
apahabar.com

Nasional

TNI AL Kerahkan 2 KRI Dukung Pemecahan Rekor Dunia Selam
apahabar.com

Nasional

Divonis Seumur Hidup, Prada DP Dianggap Tidak Miliki Perikemanusian
apahabar.com

Nasional

Bertemu Mendagri Australia, Mahfud Md Bahas Penanganan Terorisme
apahabar.com

Nasional

Kongres V di Bali, PDIP Kalsel Usulkan Kader Sendiri Maju Pilkada 2020
apahabar.com

Nasional

Pidato ‘Economy First’ Presiden, Hipmi: Warning Kabinet Baru
apahabar.com

Nasional

Polisi Harus Lebih Waspada dalam Membaca Serangan Teroris
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com