Akhirnya! Honorer Puskesmas se-Banjarmasin Bakal Segera Gajian Siram Wajah Petugas dengan Air Cabai, Tahanan BNN Kabur Brakkkk!! Mobil Relawan Kebakaran di Banjarmasin Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas Duduk Perkara Viral Pencurian RX King di Kelayan, Warga Sempat Salah Tangkap! Keluarga Tolak Otopsi, Pria Paruh Baya di Kasbah Banjarmasin Diduga Meninggal Lantaran Sakit

Diperlakukan dengan Baik di Penjara Dubai, 4 Napi Masuk Islam

- Apahabar.com Jumat, 13 November 2020 - 09:20 WIB

Diperlakukan dengan Baik di Penjara Dubai, 4 Napi Masuk Islam

Perpustakaan di penjara Dubai, Uni Emirat Arab. Sumber: net

apahabar.com, DUBAI— Diperlakukan dengan baik ketika berada di penjara, 4 napi di Dubai masuk Islam.

Empat narapidana tersebut memutuskan menjadi Muslim dan mengucapkan syahadat di hadapan Otoritas Peradilan di Kantor Polisi Dibba Al Hisn dan Al Dhaid, Sharjah, Uni Emirat Arab, di hadapan sejumlah pejabat.

“Perlakuan dan perhatian baik yang kami terima dari para petugas, selain untuk mengetahui lebih jelas esensi Islam, dan nilai-nilai yang dituntutnya dalam hal cinta, kasih sayang, dan toleransi, melalui ceramah yang kami hadiri, membuat kami memeluk Islam,” ujar salah satu narapidana seperti dilnasir Republika yang mengutip di Gulf Today, Kamis (12/11).

Brigadir Khaled Al Hammadi, Pelaksana Tugas Direktur Direktorat Kepolisian Daerah, mengatakan, para tahanan memeluk Islam karena perlakuan yang baik yang mereka terima selama penahanan dan akhlak yang baik dari umat Islam.

Sementara itu, menurut laporan yang baru-baru ini dikeluarkan Mohammed Bin Rashid Center for Islamic Culture of the Islamic Affairs and Charitable Activities Department di Dubai, sekitar 2.570 penduduk memeluk Islam di Dubai dari Januari hingga September tahun ini.

Hind Mohammed Lootah, direktur pusat tersebut, mengatakan bahwa pusat selalu memanfaatkan Dubai sebagai kota yang paling beragam dengan interaksi di dalam masyarakat terlepas dari latar belakang, agama, dan kepercayaan.

Lootah mencontohkan bahwa keragaman ini telah membuat pusat tersebut berkontribusi untuk mengoreksi citra, nilai, dan prinsip Islam, menekankan bahwa banyak warga yang telah meneliti secara mendalam tentang agama Islam, hukum Islam, dan aturannya untuk menyadari masyarakat sepenuhnya.

Hana Abdullah Al Jallaf, Kepala Seksi Kesejahteraan Muslim Baru (Mualaf), menjelaskan, keputusan warga yang masuk Islam diikuti dengan perubahan besar dan terkadang tantangan di tingkat budaya dan sosial.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Kembalikan Tradisi Baik Utsmani, Vefa Siapkan Makan untuk Lansia
apahabar.com

Habar

MUI Jatim ‘Larang’ Salam Lintas Agama, PWNU Jatim Buka Suara
apahabar.com

Religi

Layanan Rekam Jejak Biometrik Dikeluhkan, Calon Jemaah Haji dan Umrah: Lamban
apahabar.com

Habar

Penyelenggaraan Haji Belum Diputuskan, Kemenag: Detil Skenario Masih Dikaji
apahabar.com

Habar

Hewan Kurban Bisa Jadi Haram, Jika Tidak Disembelih Secara Syar’i
apahabar.com

Habar

Kenang NU Banua di Harlah ke 94; Masyarakat Banjar Loyal dengan NU
apahabar.com

Habar

Sukses Gelar Umrah Tahap II, Arab Saudi Persiapkan untuk Jemaah Asing
apahabar.com

Religi

Khalifah Pertama yang Mundur dari Jabatannya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com