Respons BirinMu, Eks KPK dan HW Cs Jadi Panglima Gugatan II H2D di MK Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Drama #SAVEKPK di Banjarmasin, Supian HK Dicari-cari Mahasiswa Kalsel Kalah Jumlah, Polisi Pastikan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Kondusif Skenario Kelolosan di Grup B dan C: Harapan Terakhir Denmark, Ukraina Cari Imbang

Dipicu Aksi Ambil Untung Para Investor, IHSG Hari Ini Berpeluang Terkoreksi

- Apahabar.com Kamis, 12 November 2020 - 12:42 WIB

Dipicu Aksi Ambil Untung Para Investor, IHSG Hari Ini Berpeluang Terkoreksi

Layar menampilkan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto-Antara/Hafidz Mubarak A/foc

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (12/11) berpeluang terkoreksi.

IHSG diprediksi terkoreksi dipicu aksi ambil untung oleh para investor.

IHSG dibuka melemah 15,03 poin atau 0,27 persen ke posisi 5.494,49. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 3,85 poin atau 0,44 persen ke posisi 876,17.

“Kami memperkirakan IHSG hari ini berpotensi bergerak melemah dengan antisipasi IHSG berpeluang terkoreksi dipicu aksi ambil untung terhadap sektor-sektor yang telah menguat sepanjang minggu ini,” tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam laporan di Jakarta seperti dilansir Antara, Kamis.

Pasar saham AS ditutup bervariasi. Mayoritas pasar beralih ke saham teknologi di tengah “wait and see” perkembangan vaksin Pfizer dan BioNTech.

Dari domestik, kasus baru Covid-19 pada Rabu diumumkan turun menjadi 3.770 kasus dibandingkan hari sebelumnya 3.779 kasus dengan tingkat kesembuhan lebih rendah yaitu 3,241 (Selasa 3.475 kasus) dan kematian 75 kasus (Selasa 72 kasus).

Total kasus Covid-19 Indonesia telah mencapai 448.118 kasus dengan rasio kasus ditutup sebesar 78,6 persen per 11 November 2020 dibandingkan hari sebelumnya 87,9 persen.

Sementara itu, data penjualan ritel Indonesia per September 2020 melemah 8,7 persen atau di bawah konsensus yang minus 7,5 persen, namun lebih baik dibanding Agustus 2020 yang minus 9,2 persen.

Hari ini akan ada rilis data neraca transaksi berjalan Indonesia periode kuartal III 2020. Konsensus memperkirakan akan terjadi 9 miliar dolar AS.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 152,83 poin atau 0,6 persen ke 25.502,43, indeks Hang Seng naik 84,21 poin atau 0,32 persen ke 26.311,19, dan indeks Straits Times terkoreksi 5,08 atau 0,19 persen ke 2.708,2.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Persediaan Elpiji di Banjarmasin Aman, Bright Gas Kian Diminati
apahabar.com

Ekbis

Lebaran Idulfitri 1441 H, Trafik Data XL Axiata Melonjak Tajam
apahabar.com

Ekbis

Jangan Beli Emas saat Harga Rp 1 Juta, Simak Risikonya
apahabar.com

Ekbis

Nilai Rupiah ‘Lemah’ Penyebab Impor di Kalsel Turun Drastis hingga 27,10 Persen
apahabar.com

Ekbis

Pandemi Belum Usai, Perusahaan Cina Mau Nambang di Kotabaru
apahabar.com

Ekbis

Mengintip Kiat Sukses Habib Hamid, Petani Jamur Tiram asal Martapura
Terdampak Covid-19, Industri Penerbangan Diusulkan Butuh Stimulus

Ekbis

Terdampak Covid-19, Industri Penerbangan Diusulkan Butuh Stimulus
apahabar.com

Ekbis

Karena Corona, Penjual Masker di Banjarbaru Ketiban Cuan!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com