Keren, RSD Idaman Banjarbaru Ditetapkan Sebagai RS Unggulan Pelayanan KB Simakalama Pembelajaran Tatap Muka OTT Amuntai, Giliran Orang Dekat Bupati HSU Diperiksa KPK KPK Tangkap Tangan Maliki, Bupati HSU Tunjuk Plt Kadis PUPRP Baru PLN Suplai Listrik untuk Kawasan Food Estate Kalteng

Disurati Puluhan Jurnalis Soal Surat Klarifikasi, Bawaslu Kalsel Akhirnya Minta Maaf

- Apahabar.com     Senin, 2 November 2020 - 14:42 WITA

Disurati Puluhan Jurnalis Soal Surat Klarifikasi, Bawaslu Kalsel Akhirnya Minta Maaf

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalsel akhirnya meminta maaf atas pemanggilan sejumlah awak media terkait laporan dugaan pelanggaran pidana pemilu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1, Sahbirin-Muhidin (BirinMU). Foto-Muhammad Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalsel akhirnya meminta maaf atas pemanggilan sejumlah awak media terkait laporan dugaan pelanggaran pidana pemilu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1, Sahbirin-Muhidin (BirinMU).

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Kalsel, Iwan Setiawan meminta maaf atas kesalahan surat yang dilayangkan kepada sejumlah awak media tersebut.

“Kami meminta maaf kepada kawan-kawan media. Ini merupakan kesalahan dari staf kami saat pengetikan surat. Maklum banyak tugas,” kata Iwan.

Iwan mengaku memahami betul makna substansi dari UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang pers. Sehingga ia menghormati betul kerja-kerja wartawan di lapangan.

Dengan peristiwa ini, ia berjanji tidak akan melibatkan wartawan dalam hal sengketa atau dugaan pelanggaran di Bawaslu Kalsel.

“Semoga hubungan antara Bawaslu Kalsel dan awak media semakin baik lagi ke depan,” pungkasnya.

Di mana sebelumnya Bawaslu Kalsel telah melayangkan surat undangan klarifikasi terhadap sejumlah media di Kalsel. Di antaranya apahabar.com, Banjarmasin Post, dan Duta TV.

Namun sebagian undangan tersebut malah ditujukan kepada personal Jurnalis, bukan pimpinan redaksi yang bersangkutan.

Terkait sikap itu, puluhan Jurnalis di Kalsel menyambangi Sekretariat Bawaslu Kalsel di Jalan RE Martadinata, Banjarmasin Tengah, Senin (2/11) siang.

Mereka menyerahkan surat penyertaan sikap terkait pemanggilan sejumlah Jurnalis tersebut.

Surat bermaterai 6.000 itu ditandangani oleh wartawan senior Didi G Sanusi dan akan diserahkan langsung kepada Komisioner Bawaslu Kalsel, Iwan Setiawan.

Dalam kesempatan itu, Didi G Sanusi mengatakan ketika berita yang sudah terbit di media massa, maka sudah merupakan produk jurnalistik sehingga bukan tanggungjawab wartawan.

“ketika berita itu sudah ditayangkan, maka bukan tanggung jawab wartawan lagi. Lantaran sudah melalui proses editing dan lain-lain,” tegas Didi.

Pemanggilan ini, kata dia, sangat mengganggu kinerja wartawan di lapangan.

Terlebih di tengah kinerja wartawan yang cukup padat.

Menurutnya, peristiwa ini bukan hanya sekali, melainkan sudah berkali-kali.

“Padahal itu sudah jelas bertentangan dengan UU Pers,” tegasnya.

Didi menegaskan, tidak ingin terlibat secara langsung terkait kasus yang bergulir di Bawaslu Kalsel.

Ia hanya ingin menjaga menjaga ritme dan koridor hukum yang berlaku.

“Ketika menjadi saksi, maka jurnalis tersebut tidak independen. Kita menyarankan jangan sampai potongan berita atau tangkapan layar dijadikan alat bukti. Berdasarkan putusan Mahkamah Agung, link berita juga tidak bisa dijadikan alat bukti,” bebernya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sepuluh Perwira Polres Batola Bergeser
apahabar.com

Kalsel

Besok, Satpol PP Banjarmasin Papas Reklame Besar di Jalan Ahmad Yani
apahabar.com

Kalsel

Ibnu Sina Janji Banjarmasin Segera Bebas Dari Kumuh
apahabar.com

Kalsel

Malam Nisfu Syakban, Polisi Tangkap Penjual dan Pembeli Sabu di HSU
apahabar.com

Kalsel

Door! Gembong Curanmor Banjarmasin Menyerah Ditembus Timah Panas
apahabar.com

Kalsel

Sambangi Satpam Jaga, Aipda Rimto Ingatkan Tetap Waspada
apahabar.com

Kalsel

Kapolda Kalsel Sematkan Baret, Tongkat Komando dan Piagam kepada Pangdam VI/Mulawarman
apahabar.com

Kalsel

Jelang Harganas, Hotel di Banjarmasin Full Booked
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com