BREAKING! KPK Geledah Rumah Bupati HSU, Spanduk Panjang Membentang Digeledah KPK, Rumah Bupati HSU Abdul Wahid Jadi Tontonan Warga Terungkap, Keberadaan Bupati HSU Abdul Wahid Saat Penggeledahan KPK Kronologi Lengkap Penggeledahan KPK di Rumah Bupati HSU Abdul Wahid Rumahnya Digeledah KPK, Bupati HSU Abdul Wahid Menghilang

Diterpa Angin Kencang, Atap Pasar Ikan Wangkang Marabahan Terkoyak

- Apahabar.com     Selasa, 17 November 2020 - 16:27 WITA

Diterpa Angin Kencang, Atap Pasar Ikan Wangkang Marabahan Terkoyak

Kondisi atap Pasar Ikan Wangkang yang terbuka akibat diterpa angin kencang, Selasa (17/11). Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Angin kencang yang melanda Marabahan, Kabupaten Barito Kuala (Batola) dan sekitarnya, Selasa (17/11) siang, mengoyak atap bagian depan Pasar Ikan Wangkang Marabahan.

Angin kencang disertai hujan deras mulai menerpa Marabahan sekitar pukul 13.00. Padahal beberapa jam sebelumnya, matahari bersinar cukup terik.

Kedatangan angin dan hujan sontak membuat pedagang mingguan di Pasar Marababan, mempercepat merapikan lapak. Andai sedikit saja terlambat, bukan tak mungkin atap lapak dari terpal disapu angin.

Selama sekitar 45 menit berselang, kecepatan angin berangsur menurun, sampai kemudian hujan mulai reda.

Namun angin kencang mengakibatkan atap seng bagian depan Pasar Ikan Wangkang terlepas bersama kaso. Demikian pula plafon yang terbuat dari papan kalsiboard.

Beruntung kejadian itu tidak menyebabkan korban jiwa atau luka-luka, lantaran sebagian besar pedagang sudah ikan sudah meninggalkan lokasi tersebut.

“Sebagian besar pedagang bersiap pulang ke rumah, ketika hujan mulai turun,” papar Pera, salah seorang pedagang ikan.

Sementara satu pohon besar yang berada di seberang di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Marabahan Kota, roboh dan menimpa kabel telepon.

Insiden itu tak sempat menyebabkan kemacetan lalu lintas, karena warga sekitar langsung memindahkan batang pohon yang melintang di tengah jalan.

“Batola sudah menetapkan siaga banjir, puting beliung dan cuaca ekstrem sejak 2 November 2020. Kesiagaan ini berlangsung hingga 1 Februari 2021,” papar Sumarno, Kepala Pelaksana BPBD Batola.

Sementara Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sendiri memperkirakan musim hujan di Batola berlangsung sejak November 2020 sampai Februari 2021.

“Sedangkan puncak hujan diperkirakan terjadi antara Desember 2020 dan Januari 2021. Namun biasanya angin kencang terjadi di awal dan akhir musim hujan,” tandas Sumarno.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Aplikasi Cangkal

Kalsel

Berkat Aplikasi Cangkal, Pesta Miras hingga Pencurian di Banjarbaru Sukses Digagalkan
apahabar.com

Kalsel

Teror Kebakaran Sekolah di Barabai, Mabes Polri Turun Tangan
apahabar.com

Kalsel

Ibu Kota Pindah, Banjarmasin hingga Balikpapan Berbenah
apahabar.com

Kalsel

HUT Kalsel Ke-69, Intip Pesan Lengkap Paman Birin ke Warga Banua
apahabar.com

Kalsel

Covid-19 Kotabaru Capai 280, Ernawati Sebut Kesadaran Masyarakat Soal Prokes Rendah
Naik 100 Persen, Ismah Tak Berpaling dari BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan Barabai

Naik 100 Persen, Ismah Tak Berpaling dari BPJS Kesehatan
Trailer Banjar

Kalsel

Sudah Makan Korban, Trailer Tetap Bebas Lalu Lalang di Martapura
Sungai Jingah

Kalsel

Warga Sungai Jingah Banjarmasin Menyoal Kartu Baiman 2 ke Ibnu Sina
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com