Sidang Kasus Sabu 300 Kg di Banjarmasin, 4 Terdakwa Terancam Hukuman Mati! Tipu-Tipu Oknum DLH Banjarmasin, Sekantoran Diutangi Ratusan Juta Tipu Belasan Penyapu Jalan, Oknum ASN di Banjarmasin Akhirnya Mengaku! Berstatus Waspada, PVMBG Sebut Aktivitas Gunung Semeru Masih Fluktuatif Kejari Banjarbaru Musnahkan Ratusan Gram Narkotika dan Barbuk Tindak Pidana Tetap Lainnya

Dokter Tirta Turut Soroti Pelanggaran Prokes Dinkes Banjarmasin

- Apahabar.com Rabu, 18 November 2020 - 11:01 WIB

Dokter Tirta Turut Soroti Pelanggaran Prokes Dinkes Banjarmasin

Tangkapan layar di akun Instagram @dr Tirta. Foto-Instagram

apahabar.com, BANJARMASIN – Relawan kesehatan dokter Tirta Mandira Hudhi, dikenal dr Tirta turut menyoroti kegiatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan yang digelar beberapa waktu lalu.

Dimana Dinkes sebagai stakeholder penanganan Covid-19 dinilai melanggar protokol kesehatan (Prokes) di tengah pandemi, Sabtu lalu (14/11).

Dr Tirta membagikan cuplikan pelanggaran Prokes tersebut diakun Instagram pribadinya, @dr.tirta.

View this post on Instagram

A post shared by Cipeng | TIRTA (@dr.tirta)

Dalam postingannya, memperlihatkan tangkapan layar dari sebuah video yang menggambarkan banyaknya kerumunan, seolah tak ada jaga jarak.

Ditambah keterangan “Acara Peringatan Hari Kesehatan Nasional Dinkes Banjarmasin Kalimantan Selatan”.

Dalam keterangan unggahannya, dr Tirta menyebut bahwa acara yang mengumpulkan kerumunan atau banyak massa merupakan rekomendasi dari Satgas (satuan tugas) Covid, yang dikoordinasikan oleh pusat dan daerah.

Ia juga menyinggung bahwa Satgas bekerjasama dengan setiap kepala daerah untuk menegakkan protokol kesehatan.

“Polisi, Satpol PP, relawan, khusus covid itu bekerja berdasar arahan satgas masing-masing daerah, jadi kalo salah-salah kerumunan yo apa-apa polisi dan relawan korban kan?,” ujarnya.

Meski tak menyinggung Dinkes Banjarmasin secara spesifik, dalam keterangannya dr Tirta menulis ketegasan penegakan protokol kesehatan berada di tangan setiap kepala daerah.

“Jika mereka memang tidak merekomendasikan kerumunan, ya adil seadil-adilnya,” tulisnya.

“Kasian rakyat kecil yang di bawah, kucing-kucing an jam malam dan razia. Kalo emang ga mampu handel kerumunan, alasan ga mampu handel dkk yowis, ngapain ada aturannya,” tambahnya.

Dalam unggahan tersebut, dr Tirta bukan hanya menyinggung acara puncak Hari Kesehatan Nasional Dinkes Banjarmasin.

Ia juga menyentil sejumlah kegiatan kampanye calon kepala daerah dan acara Habib Rizieq Shihab yang diketahui mengumpulkan banyak massa.

Perlu diketahui, hampir menjelang akhir kegiatan, instagram Dinkes Banjarmasin mendadak diserang warganet lantaran dinilai tak menaati prokes.

Meski demikian, siaran langsung berdurasi 4.47 detik yang sempat dibagikan tersebut kemudian langsung dihapus oleh admin instagram Dinkes Banjarmasin.

Bahkan, Kepala Dinkes Banjarmasin Machli Riyadi langsung meminta maaf atas kejadian tersebut.

“Saya minta maaf atas peristiwa ini. Barangkali dinilai tidak patut karena itu spontanitas kegembiraan mereka,” ujarnya, melalui siaran pers.

Machli mengaku, kejadian tersebut tidak dilakukan secara sengaja. Kegiatan HKN ke-56 itu, ujarnya, untuk memberikan apresiasi terhadap para tenaga kesehatan yang telah berjuang di garda terdepan melawan Covid-19.

Editor: Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Borneo

Mengendap-endap, Pemuda Dibekuk Pengurus Masjid di Banjarmasin Timur
apahabar.com

Kalsel

Monitoring dan Evaluasi, Plt Gubernur: Tabalong Terbaik Tangani Covid-19 di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Berbagi dengan Anak Yatim, Sebernet Sekaligus Sosialisasikan Saring Sebelum Sharing
apahabar.com

Kalsel

Pemkot Banjarmasin Segera Bangun Empat Jembatan Penyeberangan Orang
apahabar.com

Kalsel

Ditetapkan Tersangka, Pengaku Nabi Terakhir di HST Belum Ditahan
apahabar.com

Kalsel

Menengok Pasar Petani Semangka di Tengah Rawa
apahabar.com

Kalsel

Direkomendasikan Golkar Bersaing di Pilwali 2020, Begini Tanggapan Ananda
apahabar.com

Kalsel

Jadi Provider BPJS Kesehatan, Omset Optik Surya Baru Meningkat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com