Viral Aksi Brutal ABG Dianiaya di Hotel Banjarmasin, Pacar Pelaku Ternyata Salah Kamar Pascabanjir Kalsel, Wamen LHK Siapkan 5 Aspek Pemulihan Lingkungan Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi

DPRD: Penonaktifan Sekda Tanah Bumbu Bentuk Kesewenangan Bupati Sudian Noor

- Apahabar.com Senin, 23 November 2020 - 14:23 WIB

DPRD: Penonaktifan Sekda Tanah Bumbu Bentuk Kesewenangan Bupati Sudian Noor

Penonaktifan Sekda Tanah Bumbu Rooswandi Salem dinilai sebagai bentuk kesewenangan Bupati Sudian Noor. Foto: Istimewa

apahabar.com, BATULICIN – Terlalu dipaksakan dan sewenang-wenang. Itulah inti yang bisa ditangkap dari isi surat DPRD Tanah Bumbu terkait penonaktifan Sekretaris Daerah Tanah Bumbu, Rooswandi Salem, pada 22 Oktober 2020 lalu.

Isi surat ditandatangani oleh Ketua DPRD Tanah Bumbu H Supiansyah, 26 Oktober 2020

Rooswandi Salem dinonaktifkan dan digantikan oleh Ambo Sakka sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Tanah Bumbu.

Melalui suratnya Nomor: B/171.51/5030/DPRD.PP/X/2020 tertanggal 26 Oktober 2020, DPRD Tanah Bumbu menyurati Mendagri, Menpan RB, Komisi ASN dan Kepala BKN, yang intinya tetap mengakui Rooswandi Salem sebagai Sekretaris Daerah Tanah Bumbu dikarenakan proses pengangkatannya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku; sah secara hukum dan dilindungi oleh undang-undang.

Keluarnya surat dari DPRD Tanah Bumbu dikarenakan pihak DPRD tak sependapat terhadap kebijakan Bupati Tanah Bumbu, Sudian Noor, yang dinilai dipaksakan, bertentangan dengan Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB), serta sewenang-wenang dan tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Di poin lain pada surat DPRD Tanah Bumbu; saat ini DPRD bersama-sama dengan Pemkab Tanah Bumbu sedang dalam tahapan penyusunan serta finalisasi APBD Tahun Anggaran 2021 yang apabila ditetapkannya penonaktifan sementara Rooswandi Salem sebagai Sekretaris Daerah Tanah Bumbu maka akan menimbulkan ketidakstabilan pemerintahan daerah serta hambatan-hambatan.

Bupati Tanah Bumbu, Sudian Noor dianggap membuat keputusan yang kontroversial jelang Pilkada 9 Desember mendatang.

Politikus PAN itu tiba-tiba mencopot sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Rooswandi Salem.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kabag Ops dan Sejumlah Perwira di Polresta Banjarmasin Berganti
apahabar.com

Kalsel

Tindak Tegas Ilegal BBM, Direktorat Polairud Polda Kalsel Diganjar Penghargaan Pertamina
apahabar.com

Kalsel

Jelang Pemecahan Rekor MURI, Ribuan Karateka Penuhi Perempatan Jembatan Merdeka
apahabar.com

Kalsel

Patroli Malam, Satlantas Pores Batola Gelorakan Stop Pelanggaran
apahabar.com

Kalsel

Polemik Akses Menuju RS Haji Boejasin, Pemkab Tala Terpaksa Cari Alternatif Lain
apahabar.com

Kalsel

Ratusan Cyclist Siap Genjot Banjarmasin-Loksado
Kakek

Kalsel

Viral Kakek Berlumuran Darah di Landasan Ulin, Korban Tabrak Lari atau Penganiayaan?

Hukum

Tragedi Berdarah di Sungai Lulut Diduga karena Harta Warisan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com