Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

Dua Hari Berburu, John Lee CS Ungkap 2 Kasus Narkotika di HST

- Apahabar.com Jumat, 13 November 2020 - 13:59 WIB

Dua Hari Berburu, John Lee CS Ungkap 2 Kasus Narkotika di HST

Kasat Narkoba Iptu Lamris Manurung menunjukkan barang bukti hasil dari pengungkapan dua kasus, Jumat (13/11). Foto-apahabar.com/Lazuardi

apahabar.com, BARABAI – Dalam dua hari, John Lee CS berhasil mengungkap dua kasus, yakni obat-obatan terlarang dan narkotika jenis sabu.

Dua pelaku yang berhasil diamankan Tim Opsnalnya Satresnarkoba Polres HST, adalah 1 warga Kecamatan Labuan Amas Utara (LAU) berinisial NW (53) dan 1 warga Pandawan, berinsial SH (45).

Keduanya ditangkap John Lee CS pada hari berbeda. NW diringkus pada Senin (9/11) siang di kediamannya di Desa Rantau Keminting RT 4.

Sementara SH diringkus pada Selasa (10/11) malam. Dia diamankan John Lee CS saat berada di Perumahan Grand Rizky, Desa Mandingin RT 16, Kecamatan Barabai.

Kapolres AKBP Danang Widaryanto melalui Ps Paur Subag Humas Polres HST, Aipda M Husaini menyebutkan, penangkapan kedua pelaku itu dipimpin langsung Kasat Narkoba, Iptu Lamris Manurung.

Kasat Narkoba memaparkan, penangkapan pertama, NW diringkus dengan barang bukti ribuan butir obat terlarang atau obat tanpa izin edar.

Rinciannya, 4.248 butir Seledryl, 5 box atau 500 butir Samcodin dan 110 butir obat jenis Samcodin.

Kemudian ada lagi 2 toples yang di dalamnya tersimpan ratusan butir obat putih tanpa merek. Masing-masing toples berisi 215 butir.

“Barang bukti ribuan obat ini didapati di dalam warung WN,” kata Manurung pada apahabar.com, Jumat (13/11)

Kasat Narkoba Iptu Lamris Manurung menunjukkan barang bukti hasil dari pengungkapan dua kasus, Jumat (13/11). Foto-apahabar.com/Lazuardi

Sementara SH alias Tanduy, warga Desa Kambat Selatan Pandawan ini kedapatan menyimpan 2 paket sabu seberat 0,51 gram.

Untuk menangkap Tanduy ini, kata Manurung, John Lee CS harus melakukan penyamaran dengan teknik undercover buy. Alhasil, sekitar pukul 20.00, Tim Opsnal ini berhasil mengamankan Tanduy.

“Yang bersangkutan kami tangkap di pinggiran jalan Perumahan Grand Rizky Blok H Desa Mandingin RT
16,” terang Manurung.

Ditambahkan Husaini, berhasilnya pengungkapan kasus oleh John Lee CS tak lepas dari informasi masyarakat.

“Berdasarkan laporan masyarakat, kami turun untuk melalukan penyelidikan hingga berhasil mengungkap kasus-kasus tadi,” kata Husaini.

Kedua pelaku saat ini masih dalam penyidikan. Keduanya, yakni NW dan Tanduy berada di balik jeruji Makopolres HST.

Saat ini Polisi menjerat NW dengan Pasal 196 dan/atau Pasal 198 Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Ancaman hukumannya, pidana penjara maksimal 10 tahun. Selain itu ada denda paling banyak Rp 1 miliar.

Sedangkan Tanduy dijerat Pasal 114 Ayat 1 Sub Pasal 112 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dia terancam pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

“Kita tidak akan bosan untuk memberantas peredaran narkoba di HST,” tutup Husaini.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Besok, Banjarmasin Gelar Simulasi Pembelajaran Tatap Muka di Empat SMP
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Berpotensi Hujan Siang Ini
apahabar.com

Kalsel

Kafilah MTQ Pawai Taaruf Mengelilingi Pusat Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Banjir di Tabalong, Ketua Bawaslu Terpaksa Ngungsi
apahabar.com

Kalsel

2020 Jalan Bebas Hambatan Banjarbaru-Batulicin Bisa Dilewati, Dewan Pesimistis Gunakan APBN
apahabar.com

Kalsel

Paman Birin Usul Karantina Kalsel, Ekonomi Bisa Ambyar Gegara Corona!
apahabar,com

Kalsel

Ribuan Jemaah Haji dari Banjarmasin Belum Balik ke Tanah Air
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com