Digeledah KPK, Rumah Bupati HSU Abdul Wahid Jadi Tontonan Warga BREAKING! KPK Geledah Rumah Bupati HSU, Spanduk Panjang Membentang Rumahnya Digeledah KPK, Bupati HSU Abdul Wahid Menghilang Jumlah Kesembuhan Covid-19 di Tanbu Capai 5.593 Pasien KPK Obok-Obok Rumah Bupati HSU, Kapolres Angkat Suara

Dua Hari Berjalan, Dishub Tabalong Evaluasi Operasional Angkutan Kota Gratis

- Apahabar.com     Rabu, 4 November 2020 - 12:15 WITA

Dua Hari Berjalan, Dishub Tabalong Evaluasi Operasional Angkutan Kota Gratis

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tabalong, Tumbur P Manalu, mencek armada angkutan kota yang dioperasikan.Foto - apahabar.com/Amin.

apahabar.com, TANJUNG – Semenjak pandemi Covid-19 melanda, Dinas Perhubungan Kabupaten Tabalong menghentikan operasional angkutan kota.

Pada 2 November 2020, operasional kembali dimulai setelah melengkapi armada dengan protokol kesehatan, seperti sekat supir dengan penumpang, menyiapkan hand sanitizer serta pengukur suhu tubuh dan lainnya.

Dua hari pasca beroperasi, evaluasi langsung dilakukan jajaran Dishub bersama awak angkutan tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tabalong, Tumbur P Manalu, melalui Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan, Adi Fajar mengatakan, mulai 2 November 2020, angkutan kota sudah mulai dioperasikan.

Dari hasil evaluasi ada sejumlah perubahan dilakukan, seperti jumlah armada yang dijalankan maupun terkait sosialisasi dan lainnya.

Dalam evaluasi, penumpang yang menaiki angkutan kota ini dari 6 trayek rata-rata hanya diisi 30 persen penumpang.

“Ini menjadi masukan bagi kami dengan lebih giat mensosialisasikan angkutan ini kepada masyarakat, ” kata Adi Fajar, Rabu (4/11).

Ditambahkan Adi fajar, untuk rutenya sendiri tetap seperti waktu normal, yaitu 6 trayek yang menyebar di utara hingga selatan dan timur ke barat Tabalong.

Hanya saja dalam evaluasi ternyata penumpangnya sangat sedikit, sehingga jumlah armada yang diopesionalkan akan menyesuaikan.

“Bila awal pengoperasionalan kami menurunkan 30 armada, karena penumpangnya sedikit, maka armada yang beroperasi kita kurangi,” jelas Adi.

Untuk waktu operasional angkutan mulai pukul 06.00 Wita pagi sampai jam 14.00 Wita atau hanya satu shif saja. Biasanya sampai jam 18.00 Wita untuk dua shif.

Pengoperasionalan angkutan kota ini dengan disiplin menerapkan Prokes, seperti pembatasan jumlah penumpang, supir dan penumpang wajib menggunakan masker.

” Kapasitas angkutan yang tadinya 10 penumpang, di pandemi Covid-19 ini hanya boleh diisi 5 penumpang saja. Dan warga tidak dipungut biaya atau gratis,” kata Adi.

Ujar Adi lagi, para penumpang yang ingin menaiki angkutan bisa menunggu di halte atau dipinggir jalan, tetapi harus di jalur lambat, terutama di jalan PHM Noor.

“Yang jelas warga bisa menunggu di rambu-rambu pemberhentian selain di halte jika ingin menaiki angkutan kota,” pungkas Adi Fajar.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tabalong

Resmi, Bupati Tabalong Putuskan Nasib Pembelajaran Tatap Muka
Kapolres

Tabalong

Tingkatkan Kemitraan, Kapolres HSU Kunjungi Lapas Kelas IIB Amuntai
TMMD 110

Tabalong

TMMD 110, Anggota dan Warga Kebut Penyelesaian Pembangunan RTLH
BKSDA Kalsel

Kalsel

Nasib Kukang Temuan Warga Tabalong Penuh Luka Kini di Tangan BKSDA Kalsel
apahabar.com

Tabalong

PMI Tabalong Sebar Ribuan PHBS Kit
vaksin sinovac

Tabalong

Besok, Vaksin Sinovac untuk Petugas Pelayanan Publik Tiba di Tabalong
Tabalong

Tabalong

Musim Hujan, Warga Tabalong Diimbau Waspada Penyakit Demam Berdarah

Kalsel

Untuk Terakhir Kalinya, PT PAMA Serahkan Bantuan Terakhir Hewan Kurban di Tabalong
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com