Fix, Pengeboran Migas di Mahakam Ulu Kaltim Lanjut 2021 Seruan Jokowi: Buru Pelaku Pembantaian Satu Keluarga di Sigi! Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas

Dua Hari Berjalan, Dishub Tabalong Evaluasi Operasional Angkutan Kota Gratis

- Apahabar.com Rabu, 4 November 2020 - 12:15 WIB

Dua Hari Berjalan, Dishub Tabalong Evaluasi Operasional Angkutan Kota Gratis

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tabalong, Tumbur P Manalu, mencek armada angkutan kota yang dioperasikan.Foto - apahabar.com/Amin.

apahabar.com, TANJUNG – Semenjak pandemi Covid-19 melanda, Dinas Perhubungan Kabupaten Tabalong menghentikan operasional angkutan kota.

Pada 2 November 2020, operasional kembali dimulai setelah melengkapi armada dengan protokol kesehatan, seperti sekat supir dengan penumpang, menyiapkan hand sanitizer serta pengukur suhu tubuh dan lainnya.

Dua hari pasca beroperasi, evaluasi langsung dilakukan jajaran Dishub bersama awak angkutan tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tabalong, Tumbur P Manalu, melalui Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan, Adi Fajar mengatakan, mulai 2 November 2020, angkutan kota sudah mulai dioperasikan.

Dari hasil evaluasi ada sejumlah perubahan dilakukan, seperti jumlah armada yang dijalankan maupun terkait sosialisasi dan lainnya.

Dalam evaluasi, penumpang yang menaiki angkutan kota ini dari 6 trayek rata-rata hanya diisi 30 persen penumpang.

“Ini menjadi masukan bagi kami dengan lebih giat mensosialisasikan angkutan ini kepada masyarakat, ” kata Adi Fajar, Rabu (4/11).

Ditambahkan Adi fajar, untuk rutenya sendiri tetap seperti waktu normal, yaitu 6 trayek yang menyebar di utara hingga selatan dan timur ke barat Tabalong.

Hanya saja dalam evaluasi ternyata penumpangnya sangat sedikit, sehingga jumlah armada yang diopesionalkan akan menyesuaikan.

“Bila awal pengoperasionalan kami menurunkan 30 armada, karena penumpangnya sedikit, maka armada yang beroperasi kita kurangi,” jelas Adi.

Untuk waktu operasional angkutan mulai pukul 06.00 Wita pagi sampai jam 14.00 Wita atau hanya satu shif saja. Biasanya sampai jam 18.00 Wita untuk dua shif.

Pengoperasionalan angkutan kota ini dengan disiplin menerapkan Prokes, seperti pembatasan jumlah penumpang, supir dan penumpang wajib menggunakan masker.

” Kapasitas angkutan yang tadinya 10 penumpang, di pandemi Covid-19 ini hanya boleh diisi 5 penumpang saja. Dan warga tidak dipungut biaya atau gratis,” kata Adi.

Ujar Adi lagi, para penumpang yang ingin menaiki angkutan bisa menunggu di halte atau dipinggir jalan, tetapi harus di jalur lambat, terutama di jalan PHM Noor.

“Yang jelas warga bisa menunggu di rambu-rambu pemberhentian selain di halte jika ingin menaiki angkutan kota,” pungkas Adi Fajar.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tabalong

Semester Pertama, Ratusan Perkara Diputus PN Tanjung
apahabar.com

Tabalong

Banjir Masih Merendam Rumah Warga, Dinsos Tabalong Bagikan Sembako
apahabar.com

Tabalong

Belum Ada Intruksi, Larangan Pedagang Luar Berjualan di Tabalong Masih Berlaku
apahabar.com

Tabalong

Dilantik Jadi Camat Banua Lawas di Tabalong, Fariduddin Siap Lewati Tantangan Baru
apahabar.com

Tabalong

Satlantas Polres Tabalong Kembali Bagikan Masker dan Stiker 3M+1T ke Pengguna Jalan
apahabar.com

Tabalong

Hingga Oktober 2020, 141 Titik Hotspot Terdeteksi di Tabalong
apahabar.com

Tabalong

BPBD dan Dinsos Tabalong Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran
apahabar.com

Tabalong

Dengar Info Objek Wisata Baru, Disporapar Tabalong Langsung Tinjau Lokasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com