Wow, Kalteng Targetkan Groundbreaking Kereta Api Tahun Ini Gugatan 2BHD Diterima, Ketua MK Pimpin Langsung Sengketa Pilbup Kotabaru Viral Jembatan Alalak II Patah Akibat Macet Parah, Cek Faktanya Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif

Edhy Prabowo Tersangkut Korupsi, Gerindra Minta Maaf kepada Presiden

- Apahabar.com Jumat, 27 November 2020 - 20:57 WIB

Edhy Prabowo Tersangkut Korupsi, Gerindra Minta Maaf kepada Presiden

Edhy Prabowo saat ditangkap KPK. Foto-CNN

apahabar.com, JAKARTA – Partai Gerindra meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Ma’ruf Amin atas peristiwa tertangkapnya Edhy Prabowo dalam kasus dugaan korupsi ekspor benih lobster di Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Kepada Presiden Jokowi, Wapres KH. Ma’ruf Amin, dan seluruh kabinet Indonesia Maju, kami sampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian ini,” kata Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani di akun Instagram resmi Partai Gerindra, Jumat (27/11).

Dia percaya kasus yang menimpa Edhy Prabowo tidak akan mengganggu proses dan berjalannya pemerintahan Jokowi-Ma’ruf.

Muzani juga berharap seluruh kegiatan pemerintah tetap berjalan seperti pelayanan kepada masyarakat dan pembangunan.

“Kami harap seluruh kegiatan pemerintahan tetap berjalan sebagaimana biasanya, pelayanan terhadap masyarakat dan pembangunan seperti yang sudah direncanakan sebelumnya seperti arahan Presiden,” ujarnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan beberapa orang di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten pada Rabu (25/11) dini hari.

Dalam perkembangannya, KPK menetapkan Edhy Prabowo sebagai tersangka penerima suap dalam kasus perizinan tambak, usaha dan/atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020. Terkait hal tersebut, KPK selanjutnya menetapkan tujuh orang sebagai tersangka.

Sebagai penerima, yakni Edhy Prabowo (EP), Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Safri (SAF), Andreu Pribadi Misata (APM), pengurus PT ACK Siswadi (SWD), staf istri Menteri Kelautan dan Perikanan Ainul Faqih (AF), dan Amiril Mukminin (AM). Sedangkan sebagai pemberi, yaitu Direktur PT DPP Suharjito (SJT).

​​​​​​​Edhy Prabowo menyatakan akan mengundurkan diri sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Gerindra pasca ditetapkan sebagai tersangka KPK.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Gunakan Data BPJS Ketenagakerjaan untuk Subsidi Gaji, Simak Alasan Menaker
apahabar.com

Nasional

Jokowi Sebut Virus Corona Sebagai Bencana
apahabar.com

Nasional

Pemalsu Dokumen Terancam Hukuman 8 Tahun Penjara
apahabar.com

Nasional

Awan Berbentuk Ombak Bergulung-gulung di Langit Makassar Bikin Heboh
apahabar.com

Nasional

Gunung Merapi Alami 7 Kali Gempa Guguran, Status Masih Waspada
apahabar.com

Nasional

Tujuh Perusahaan Swasta yang Kelola Lahan Negara di Penajam
apahabar.com

Nasional

Fenomena Supermoon 2019 Malam Ini Terjadi, Ini Imbauan BMKG
apahabar.com

Nasional

Tragis! Pria di Kalbar Tewas Setelah Dipatuk King Kobra Saat Atraksi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com