KH Miftachul Achyar Terpilih Jadi Ketua Umum MUI, Gantikan Ma’ruf Amin Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Oknum Simpatisan Terjerat Sabu di Kotabaru, FPI Bantah Anggotanya Cabuli Murid, Oknum Guru Olahraga di SD Banjarbaru Langsung Dipecat! Ketuanya Buron, Joko Pitoyo Ambil Alih Nasdem Tanah Laut

Gatot Nurmantyo Tak Hadiri Pemberian Bintang Mahaputra, Surati Jokowi Agar Lebih Perhatian ke TNI!

- Apahabar.com Rabu, 11 November 2020 - 13:12 WIB

Gatot Nurmantyo Tak Hadiri Pemberian Bintang Mahaputra, Surati Jokowi Agar Lebih Perhatian ke TNI!

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo. Foto – Antara/Zuhdiar Laeis

apahabar.com, JAKARTA – Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo tidak menghadiri pemberian Bintang Mahaputera dan menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar lebih perhatian kepada TNI.

Penganugerahan Bintang Mahaputera oleh Presiden Jokowi berlangsung pagi ini di Istana Kepresidenan dan Gatot yang merupaka Presidium KAMI tidak terlihat.

Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, mengungkap sekilas isi surat Gatot ke Presiden Jokowi.

BACA JUGA : Gatot Nurmantyo – Din Syamsudin cs Mundur, Gagal Temui Kapolri dan 8 Anggota KAMI di Bareskrim

“Ya mungkin isinya ada beberapa yang beliau tidak setuju, mungkin kondisi COVID, harus banyak memberikan perhatian kepada TNI. Di suratnya seperti itu dan juga kepada bapak presiden… dan itu haknya beliau,” kata Heru kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (11/11/2020), sebagaimana dilansir dari detik.com.

Tanda kehormatan itu diberikan kepada para pejabat negara dan mantan pejabat negara pada Kabinet Kerja 2014-2019. Selain itu tanda kehormatan juga diberikan kepada ahli waris para tenaga kerja medis dan tenaga kesehatan yang gugur dalam menangani COVID-19 melalui Keputusan Presiden RI Nomor 118 dan 119/TK/TH 2020 tanggal 6 November 2020.

Dari deretan pejabat tertera nama-nama menteri di era pertama kepemimpinan Jokowi. Mulai dari Luhut Binsar Pandjaitan, Airlangga Hartarto, Puan Maharani, hingga Basuki Hadimuljono.

Heru menuturkan negara telah menjalankan kewajiban memberikan penghargaan bagi mantan menteri, mantan Kapolri, mantan Panglima TNI, dan mantan kepala staf. Dengan ketidakhadirannya, Gatot berarti tidak mendapat tanda jasa itu.

“Tidak (dapat). Jadi kalau tidak hadir ya mungkin tanda jasanya diserahkan ke negara lagi,” kata Heru.

Editor: elpian ahmad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kapolri Umroh, Bukan Ingin Bertemu Rizieq
apahabar.com

Nasional

Kadivhumas Polri Nostalgia di Polresta Banjarmasin
apahabar.com

Nasional

Swafoto dengan Para Guru Jokowi : Profesi Guru Tak Tergantikan Mesin
apahabar.com

Nasional

Berlaku Mei, YLKI Tanggapi Model Tarif Ojol yang Baru
apahabar.com

Nasional

Kaltim Jadi Ibu Kota, Bupati Penajam Siapkan Ratusan Ribu Hektar Lahan
apahabar.com

Nasional

Bangkit dari Pandemi, Jokowi Ajak Bangsa Indonesia Berdikari
Apahabar.com

Nasional

Gubernur Jabar Siap Disuntik Sinovac, Kandidat Vaksin Covid-19 China
apahabar.com

Nasional

Militer AS yang Baru Pulang dari China akan Dikarantina
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com