Belasan Terduga Pelaku Prostitusi Online Diamankan Polres Banjarbaru, 6 Masih di Bawah Umur Jelang Iduladha, Kalsel Siapkan Belasan Ribu Hewan Kurban MK Tunda Sidang, H2D Tetap Pede Diskualifikasi BirinMU Prostitusi Online di Banjarmasin Seret Anak-Anak, Sudah Puluhan Remaja Terjaring! 8 Tuntutan Mahasiswa Kalsel Saat Aksi #SaveKPK Sampai ke Sekretariat Presiden

Grab Telah Operasikan 5.000 Kendaraan Listrik di Indonesia

- Apahabar.com Selasa, 3 November 2020 - 15:11 WIB

Grab Telah Operasikan 5.000 Kendaraan Listrik di Indonesia

Peluncuran Grabcar Elektrik di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Senin (27/1/2020). Foto-Liputan6.com/Pramita

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata mengatakan bahwa pihaknya telah mengoperasikan lebih dari 5.000 armada kendaraan listrik, baik itu dalam bentuk roda dua, e-scooters, maupun roda empat.

“Grab ikut mendukung visi pemerintah untuk mengurangi emisi karbon sebesar 29 persen di tahun 2030, melalui inisiatif kami, yaitu kami saat ini sudah meluncurkan dan mengoperasikan lebih dari 5.000 armada kendaraan berbasis listrik,” ujar Ridzki dalam acara peringatan Hari Listrik Nasional ke-75, secara virtual, seperti dilansir Antara, Selasa (3/11).

Dari segi biaya operasi, menurut Ridzki, kendaraan listrik memiliki nilai ekonomis 20-30 persen dibandingkan dengan kendaraan berbasis fosil.

Meski begitu, Ridzki mengakui bahwa harga beli yang terbilang cukup tinggi menjadi salah satu isu dalam penggunaan kendaraan berbasis listrik.

Untuk menyiasati hal itu, Grab Indonesia berinovasi melakukan kerjasama dengan sejumlah produsen kendaraan, termasuk Kymco. Penggunaan kendaraan berbasis listrik tersebut digunakan Grab dalam operasi layanan pengantaran barang dan makanan.

“Kenapa ada inovasi di sini, pertama, polanya adalah pola sewa, jadi cukup terjangkau. Kedua, dengan pola pengantaran barang dan makanan, itu produktivitasnya sangat tinggi, sehingga memang cocok untuk bisnis model seperti ini,” kata Ridzki.

Namun, untuk jangka panjang, Ridzki mengatakan telah berdiskusi dengan sejumlah kementerian terkait, seperti Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) dan Kementerian Keuangan, untuk memberikan usulan dalam hal ekosistem kendaraan berbasis listrik soal pola insentif, terutama untuk perpajakan.

Sementara, dari sisi teknologi, Ridzki mengatakan penggunaan kendaraan berbasis listrik pada armada layanan pengantaran barang dan makanan Grab telah dioptimalisasikan, dengan mengontrol radius jarak yang tidak terlalu jauh mengingat pengisian baterai, sehingga produktivitas mitra tetap terjaga.

Selain itu, untuk mendukung produktivitas, Grab juga telah bekerjasama dengan penyedia kendaraan listrik, khususnya roda dua, untuk memiliki baterai cadangan.

“Sedangkan untuk kendaraan roda empat, saat ini kami operasikan memang dengan kapasitas baterai yang tinggi, karena mereka bukan pengantaran makanan, mereka pengantaran orang, mereka jarak tempuhnya juga bisa jauh 400km,” ujar Ridzki.

Oleh karena itu, menurut Ridzki, operasional Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU), yang diluncurkan hari ini, akan sangat penting untuk produktivitas pengemudi.

Melalui SPBKLU pengendara dapat menukar baterai yang lama dengan baterai yang sudah terisi dari rak penyimpanan, dan hanya membutuhkan waktu penukaran sekitar 3 menit.

Dengan semakin banyaknya SPBKLU, pengisian baterai kendaraan bermotor listrik dapat menjadi lebih cepat dan diharapkan semakin banyak masyarakat beralih ke kendaraan bermotor listrik.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif berharap untuk seluruh ekosistem dapat mendorong penggunaan kendaraan berbasis listrik.

“Kita dorong terus sama sama pemakaian kendaraan listrik ini. Mari kita berkendaraan listrik ke depan, supaya bisa menciptakan udara yang lebih bersih dan hemat energi,” ujar Menteri Arifin.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

5 Hal Viral di Internet di 2018, dari Bowo TikTok Hingga Operasi Plastik
apahabar.com

Gaya

Lebaran dan Nuansa Serba Baru
apahabar.com

Gaya

Ada 5 Kaktus Indoor untuk Pemanis Sudut Rumah
apahabar.com

Gaya

Intip Fungsi LiDAR, Sensor Kamera pada iPhone 12 Pro
apahabar.com

Gaya

Mengkonsumsi Kopi dapat Mencegah Penyakit Parkinson
Pramugari

Gaya

Duh, Demi Pengobatan Sang Ibu, Pramugari Cantik Ini Rela Jadi Penjual Sayur dan Alpokat
apahabar.com

Gaya

Tips Memasukkan Kalender Libur Nasional di Smartphone
apahabar.com

Gaya

WHO: Tak Ditemukan Adanya Virus Corona Hidup di ASI
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com