BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Hari Ini Rupiah Menguat Seiring Perkembangan Vaksin Covid-19 Pfizer Inc

- Apahabar.com Rabu, 11 November 2020 - 11:34 WIB

Hari Ini Rupiah Menguat Seiring Perkembangan Vaksin Covid-19 Pfizer Inc

Seorang kasir bank nasional sedang menghitung jumlah uang milik nasabah. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah menguat berdasarkan transaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (11/11) pagi.

Menguatnya rupiah seiring perkembangan vaksin Covid-19 yang diperkirakan tersedia dalam waktu dekat.

Rupiah menguat sebesar tiga poin atau 0,02 persen menjadi Rp14.035 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.038 per dolar AS.

“Rupiah mungkin masih bisa menguat hari ini menguji kisaran Rp 14.000 per dolar AS di tengah perkembangan vaksin Covid-19,” ujar Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra dikutip dari Antara, Rabu.

Menurut dia, kabar mengenai efektifitas vaksin Covid-19 dari Pfizer masih menjadi sentimen positif untuk aset berisiko di pasar negara berkembang.

Vaksin yang diproduksi itu diklaim memiliki efektivitas 90 persen terhadap Covid-19.

“Itu membuka harapan vaksin akan bisa dirilis cepat untuk membantu pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Investor tetap optimis tentang kemajuan menuju vaksin Covid-19,” katanya.

Namun, ia mengingatkan, penguatan rupiah cenderung terbatas terbebani oleh aksi ambil untung para pelaku pasar setelah pada hari sebelumnya naik.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menambahkan pergerakan rupiah masih dipengaruhi berita bahwa vaksin Covid-19 dapat tersedia dalam waktu dekat, sehingga meningkatkan optimisme atas pemulihan ekonomi global.

Perusahaan farmasi asal AS Pfizer Inc mengatakan pada Senin (9/11) bahwa kandidat vaksinnya, yang sedang dikembangkan dalam kemitraan dengan BioNTech Jerman, lebih dari 90 persen efektif dalam mencegah Covid-19.

Klaim tersebut didasarkan pada data dari 94 orang pertama yang terinfeksi virus dalam uji klinis skala besar Pfizer.

Pfizer Inc datang saat jumlah kasus Covid-19 global melampaui angka 50,8 juta per 10 November 2020, dengan lebih dari 10 juta kasus di AS. Berita tersebut meningkatkan harapan bahwa obat Covid-19 akan segera tersedia.

Editor: Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Ekspor Melemah, Kebijakan Ekonomi Daerah Dipertanyakan
apahabar.com

Ekbis

Tekan Alih Fungsi Lahan, BI Kalsel Adopsi Konsep Edupark Yogjakarta
apahabar.com

Ekbis

Jelang Akhir Tahun, Stok BBM di Banjarmasin Diharap Tetap Aman
apahabar.com

Ekbis

Dukung Pengembangan UMKM, Ini yang Dilakukan Lion Express di Kalsel
apahabar.com

Ekbis

Kesepakatan Bisnis Selama FESyar KTI 2019 Rp 2,6 Triliun
Besok, Gelaran Pasar Murah Sambut Haul Guru Sekumpul

Ekbis

Besok, Gelaran Pasar Murah Sambut Haul Guru Sekumpul
apahabar.com

Ekbis

Samsung Rilis 3 Jenis Galaxy S10, Cek Harganya
Cicilan dan Sederet Kredit Ditangguhkan Jokowi, Berikut Aturannya

Ekbis

Cicilan dan Sederet Kredit Ditangguhkan Jokowi, Berikut Aturannya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com