BREAKING! KPK Geledah Rumah Bupati HSU, Spanduk Panjang Membentang Digeledah KPK, Rumah Bupati HSU Abdul Wahid Jadi Tontonan Warga Terungkap, Keberadaan Bupati HSU Abdul Wahid Saat Penggeledahan KPK Kronologi Lengkap Penggeledahan KPK di Rumah Bupati HSU Abdul Wahid Rumahnya Digeledah KPK, Bupati HSU Abdul Wahid Menghilang

Hari Ini Rupiah Menguat Seiring Perkembangan Vaksin Covid-19 Pfizer Inc

- Apahabar.com     Rabu, 11 November 2020 - 11:34 WITA

Hari Ini Rupiah Menguat Seiring Perkembangan Vaksin Covid-19 Pfizer Inc

Seorang kasir bank nasional sedang menghitung jumlah uang milik nasabah. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah menguat berdasarkan transaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (11/11) pagi.

Menguatnya rupiah seiring perkembangan vaksin Covid-19 yang diperkirakan tersedia dalam waktu dekat.

Rupiah menguat sebesar tiga poin atau 0,02 persen menjadi Rp14.035 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.038 per dolar AS.

“Rupiah mungkin masih bisa menguat hari ini menguji kisaran Rp 14.000 per dolar AS di tengah perkembangan vaksin Covid-19,” ujar Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra dikutip dari Antara, Rabu.

Menurut dia, kabar mengenai efektifitas vaksin Covid-19 dari Pfizer masih menjadi sentimen positif untuk aset berisiko di pasar negara berkembang.

Vaksin yang diproduksi itu diklaim memiliki efektivitas 90 persen terhadap Covid-19.

“Itu membuka harapan vaksin akan bisa dirilis cepat untuk membantu pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Investor tetap optimis tentang kemajuan menuju vaksin Covid-19,” katanya.

Namun, ia mengingatkan, penguatan rupiah cenderung terbatas terbebani oleh aksi ambil untung para pelaku pasar setelah pada hari sebelumnya naik.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menambahkan pergerakan rupiah masih dipengaruhi berita bahwa vaksin Covid-19 dapat tersedia dalam waktu dekat, sehingga meningkatkan optimisme atas pemulihan ekonomi global.

Perusahaan farmasi asal AS Pfizer Inc mengatakan pada Senin (9/11) bahwa kandidat vaksinnya, yang sedang dikembangkan dalam kemitraan dengan BioNTech Jerman, lebih dari 90 persen efektif dalam mencegah Covid-19.

Klaim tersebut didasarkan pada data dari 94 orang pertama yang terinfeksi virus dalam uji klinis skala besar Pfizer.

Pfizer Inc datang saat jumlah kasus Covid-19 global melampaui angka 50,8 juta per 10 November 2020, dengan lebih dari 10 juta kasus di AS. Berita tersebut meningkatkan harapan bahwa obat Covid-19 akan segera tersedia.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Manjakan Pelanggan Setia di Banjarmasin, Gino Mariani Berikan Voucher Belanja
apahabar.com

Ekbis

Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Bawang Sudah Naik di Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

BI Kenalkan Ekonomi Digital ke Perwakilan Ponpes se Kalsel
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Makin Anjlok Terpapar Virus, Dekati Level Rp 16.000 per Dolar
apahabar.com

Ekbis

Turun Lagi, Ini Rincian Harga Emas Antam Hari Ini
apahabar.com

Ekbis

Ekspor Impor Turun, Kalsel Diminta Intensifikasi!
apahabar.com

Ekbis

Awal September, Harga Emas Antam Turun Rp10.000 per Gram

Ekbis

Walhi Wanti-Wanti Proyek Kilang Arab di Kotabaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com