BREAKING! Banjiri Kamboja Banjarmasin, Massa #SAVEKPK Long March ke DPRD Kalsel Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Gugatan Jilid II H2D ke MK Siang Ini, Denny Gandeng Lawyer “Level Dewa” Somasi Tim BirinMu ke Uhaib, Komnas HAM hingga H2D Pasang Badan Hujan Lebat, Desa Hawang HST Banjir Lagi

Hasil Pilpres AS 2020, Donald Trump Tolak Transisi, Biden: Makin Banyak Warga Meninggal

and - Apahabar.com Selasa, 17 November 2020 - 08:25 WIB
and - Apahabar.com Selasa, 17 November 2020 - 08:25 WIB

Hasil Pilpres AS 2020, Donald Trump Tolak Transisi, Biden: Makin Banyak Warga Meninggal

Presiden AS Donald Trump merasa jauh lebih baik setelah mendapatkan perawatan usai dinyatakan positif Covid-19. Foto-AFP

apahabar.com, JAKARTA – Hasil Pilpres AS 2020, Joe Biden menang dengan perolehan suara mengguli rivalnya, namun Donald Trump tetap tak mau mengakui kekalahan hingga hari ini.

Presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden memperingatkan lebih banyak warga meninggal karena virus corona jika pemerintahan Presiden Donald Trump terus menghambat proses transisi, terutama dalam hal rencana distribusi vaksin.

“Lebih banyak orang mungkin mati jika kita tidak berkoordinasi,” kata Biden di Wilmington, Delaware, sebagaimana dilansir dari CNNIndonesia, Selasa (17/11/2020).

Hal itu diungkapkan Biden ketika ditanya mengenai dampak dari upaya Trump menolak transisi.

BACA JUGA : Pilpres AS 2020, Jelang Lengser Trump Pecat Menhan AS! Tempatkan Loyalis Isi Jabatan Pentagon

“Bagaimana kita bisa memvaksinasi lebih dari 300 juta orang Amerika,” ujarnya bertanya. “Apa rencananya? Ini butuh upaya yang sangat besar, sangat besar untuk menyelesaikannya.”

Menurut dia, kalau musti menunggu sampai 20 Januari untuk memulai perencanaan itu maka akan terlambat. Karena itu, kata dia, penting dilakukan secepatnya dan ada koordinasi.

“Sekarang atau secepat mungkin kita bisa menyelesaikannya, kata dia seperti dikutip dari CNN.

Biden juga mengungkapkan bahwa dia telah berbicara dengan sejumlah anggota parlemen Republik, dan mengatakan bahwa mereka bersimpati dengan posisi sulit yang diberikan Trump.

“Saya berharap Presiden akan lebih tercerahkan sebelum kita mencapai 20 Januari,” kata Biden.

apahabar.com

Presiden Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden. Foto-Instagram.com/@joebiden

Sebelumnya penasihat Joe Biden dijadwalkan bertemu dengan perusahaan pembuat vaksin virus corona dalam beberapa hari mendatang.

Rencana pertemuan dengan perusahaan vaksin dilakukan seiring dengan meningkatnya kasus Covid-19 di AS.

Editor: Tim Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Olimpiade Tokyo 2020

Internasional

Olimpiade Tokyo 2020 Ditunda, Kerugian Jepang Diprediksi Mencapai Puluhan Triliun
apahabar.com

Internasional

Ditangkap Gegara Sebut Covid-19 Hoaks
apahabar.com

Internasional

Di Tengah Pandemi, 6.000 Warga Rusia di Bali Ingin Dipulangkan

Internasional

Erdogan Tarik Turki dari Perjanjian Internasional
apahabar.com

Internasional

Rusia Sebut Vaksin Covid-19 Beri Perlindungan Lebih dari 2 Tahun
apahabar.com

Internasional

Positif Covid-19, Presiden AS Donald Trump Dipindahkan ke Pusat Medis Militer
apahabar.com

Internasional

AS Catat Rekor 5 Juta Kasus Covid-19
apahabar.com

Internasional

Duh, Akun Twitter Sejumlah Tokoh Dunia Diretas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com