Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

Hendak Menikah? Kenali Dulu 2 Jenis Mahar dalam Islam

- Apahabar.com Senin, 2 November 2020 - 10:01 WIB

Hendak Menikah? Kenali Dulu 2 Jenis Mahar dalam Islam

Ilustrasi. Foto: Stutterstock via Okezone

apahabar.com, JAKARTA – Mahar atau maskawin merupakan suatu persyaratan dari pihak laki-laki dalam suatu akad penikahan.

Meski mahar sendiri bukanlah bagian dari rukun akad nikah. Para ulama pun membedakan 2 jenis mahar yang patut dikenali.

Dalam buku Fikih Mahar karya Isnan Ansory seperti dilansir dari khazanah.republika.co.id, dijelaskan 2 jenis mahar itu adalah mahar musamma dan mahar mitsl.

Mahar musamma yakni mahar yang telah disebutkan pada saat akad. Nilai serta kadarnya telah disepakati antara suami dengan istri.

Sedangkan mahar mitsl yakni kebalikan dari mahar musamma yaitu mahar yang belum disebutkan dalam akad pernikahan dan bisa jadi belum disepakati nilainya.

Mahar jenis ini akan ditetapkan jika sang istri menuntut pemberian mahar namun sang suami belum menetapkannya atau mahar belum ditetapkan setelah akad namun sang suami terlanjur meninggal.

Di antara sebab adanya mahar mitsl ini sebagaimana hadis Nabi yang diriwayatkan oleh Abu Dawudm Imam Tirmizi, Imam Ahmad, dan Imam An-Nasai yaitu ketika Nabi ditanya tentang seorang laki-laki yang menikahi seorang wanita. Lelaki tersebut belum menentukan mahar dan juga belum menggaulinya lalu meninggal. Ibnu Mas’ud pun menjawab:

“Wanita itu berhak mendapatkan mahar yang sama (mahar mitsl) dengan mahar istri lainnya, tanpa dikurangi atau ditambah. Dia harus menjalani masa iddah dan dia mendapatkan harta warisan,”.

Lantas Ma’qil bin Sinan Al-Asyjar’I berdiri sambil berkata: “Rasulullah SAW telah memberi keputusan hukum mengenai Barwa binti Wasyiq, salah seorang dari kaum kami seperti yang engkau putuskan,”. Mendengar hal itu, Ibnu Mas’ud pun merasa senang.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sirah

Tuan Guru Zainal Ilmi ‘Menumbuhkan’ Benih Kesantunan pada Orang yang Mau Merampok Rumahnya

Sirah

Dua Bulan di Jakarta, Datuk Kelampayan Betulkan Arah Kiblat 3 Masjid Ini
apahabar.com

Sirah

Keramat Guru Rosyad, Vespa yang Tak Bisa Dipindah
apahabar.com

Sirah

Masjid Al Jihad (2), Ramai dengan Peribadatan dan Muamalah
apahabar.com

Religi

Kisah Masuk Islamnya Pemburu Jejak Rasulullah
apahabar.com

Sirah

Masjid Keramat Palajau, Bukti Kejayaan Kerajaan Demak 
Pendeta Nasrani

Religi

Pendeta Nasrani Melihat Ada yang berbeda dari Sosok Nabi SAW Ketika Kecil
apahabar.com

Religi

Melihat Mungilnya Rumah Baginda Rasullah SAW
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com