Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

IHSG Bergerak Menguat, Seiring Pasar Nanti Hasil Pilpres AS

- Apahabar.com Selasa, 3 November 2020 - 11:48 WIB

IHSG Bergerak Menguat, Seiring Pasar Nanti Hasil Pilpres AS

Ilustrasi IHSG. Foto: RCTIPlus.com

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (3/11) pagi bergerak menguat.

Pergerakan IHSG menguat seiring pelaku pasar yang menanti hasil pemilihan presiden Amerika Serikat (AS).

IHSG dibuka menguat 18,85 poin atau 0,37 persen ke posisi 5.133,98. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 4,41 poin atau 0,56 persen ke posisi 793,01.

“Market diperkirakan cenderung “wait and see” menunggu hasil pemilu presiden AS,” tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam laporan di Jakarta, seperti dilansir Antara, Selasa.

Semalam bursa AS ditutup menguat. Data ekonomi AS kian membaik di mana markit manufacturing PMI final Oktober 53,4 dari sebelumnya 53,3, ISM manufacturing new orders 67,9 dari sebelumnya 60.2, dan ISM manufacturing PMI Oktober 59,3 dari sebelumnya 55,4.

Dari Benua Eropa, markit manufacturing PMI Oktober berbagai negara juga meningkat antara lain Italia 53,8 dari sebelumnya 53,2, Prancis 51,3 dari sebelumnya 51, Jerman 58,2 dari sebelumnya 58 dan Euro Area 54,8 dari sebelumnya 54,4.

Beberapa berita dan sentimen pasar yang dapat dicermati diantaranya yaitu pemilu presiden AS yang tengah berlangsung hari ini waktu setempat.

Dari domestik, Presiden Joko Widodo memproyeksi hasil pertumbuhan PDB Indonesia kuartal III 2020 di level minus 3 persen.

Sementara itu, kasus baru Covid-19 dalam negeri pada Senin (2/11) diumumkan melandai menjadi 2.618 kasus dari sebelumnya 2.696 kasus, dengan kesembuhan lebih tinggi yaitu 3.624 kasus sehingga kasus ditutup mencapai 86,6 persen.

Hingga kini Indonesia telah mencatat total kasus Covid-19 mencapai sekitar 415,4 ribu kasus.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Shanghai menguat 19,66 poin atau 0,61 persen ke 3.244,78, indeks Hang Seng naik 392,26 poin atau 1,6 persen ke 24.852,27, dan indeks Straits Times meningkat 22,23 atau 0,91 ke 2.465,36. Sedangkan bursa saham Jepang libur.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Rupiah Terus Melemah Terpapar Covid-19
apahabar.com

Ekbis

BNI Perkuat Pembiayaan Dolar di New York
apahabar.com

Ekbis

Selasa Pagi, Rupiah Menguat ke Level Rp13.932 per Dolar AS
apahabar.com

Ekbis

Tekan Inflasi, Kalsel Perlu Pacu Produksi Sejumlah Komoditas
apahabar.com

Ekbis

Jelang Akhir Tahun, Stok BBM di Banjarmasin Diharap Tetap Aman
apahabar.com

Ekbis

Benih Bermutu, Penentu Hasil Produksi Cabai
apahabar.com

Ekbis

Sempat Menguat di Akhir Pekan, Senin Pagi Rupiah Kembali Melemah ke Rp 14.450/US$
apahabar.com

Ekbis

Kegiatan Ekonomi Meningkat, IHSG Diprediksi Menguat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com