Fix, Pengeboran Migas di Mahakam Ulu Kaltim Lanjut 2021 Seruan Jokowi: Buru Pelaku Pembantaian Satu Keluarga di Sigi! Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas

Indonesia Resesi, Indef: BUMN Bisa Berperan Pulihkan Ekonomi Lewat CSR

- Apahabar.com Kamis, 5 November 2020 - 19:54 WIB

Indonesia Resesi, Indef: BUMN Bisa Berperan Pulihkan Ekonomi Lewat CSR

Penyerahan secara simbolis CSR test Covid 19 Gratis oleh Head Of Consumer Retail BNI Wilayah Padang Firmansyah kepada Walikota Bukititnggi Ramlan Nurmatias dan Anggota Komisi IV DPR RI yang Membidangi BUMN, Nevi Zuairina. Foto: Istimewa via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira, menilai BUMN bisa berperan memulihkan perekonomian, salah satunya lewat penggunaan dana Corporate Social and Responsibility (CSR).

Menurut Bhima, dana CSR dapat membantu pemerintah dalam percepatan penanganan perlindungan sosial, serta penanganan kesehatan agar aktivitas dan pergerakan ekonomi dapat kembali normal.

Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2020 minus 3,49 persen. Kontraksi pertumbuhan ekonomi yang terjadi pada dua kuartal berturut-turut ini membuat Indonesia resmi memasuki resesi.

“Kalau seluruh dana CSR dikumpulkan, bisa membantu pemerintah dalam percepatan penanganan perlindungan sosial, misalnya mungkin ada protokol kesehatan yang belum ketat, diberikan masker atau alat kontrol kesehatan,” kata Bhima dalam webinar yang diselenggarakan Indef, seperti dilansir Antara, Kamis (5/11).

Namun demikian, Bhima tidak menampink bahwa BUMN sebagai lokomotif perekonomian nasional juga saat ini menghadapi masalah penurunan laba, akibat dampak pandemi Covid-19.

Hampir sebagian besar BUMN, termasuk sektor farmasi yang saat ini masuk sebagai industri yang diuntungkan, juga mengalami penurunan laba, bahkan BUMN perbankan juga mengalami tekanan laba yang dalam.

Oleh karena itu, Bhima menyarankan agar BUMN yang masih meraup profit dapat melakukan penyerapan tenaga kerja lebih banyak guna mendorong percepatan pemulihan ekonomi.

PT Telkom Indonesia, misalnya, juga dapat memberikan bantuan subsidi internet, khususnya kepada UMKM agar pelaku usaha tersebut dapat masuk dalam ekosistem digital.

“Telkom ini dibutuhkan sekali untuk mensubsidi masyarakat, internet misalnya yang lebih terjangkau kepada pelaku UMKM, khususnya sehingga banyak pelaku UMKM yang masuk dalam ekosistem digital dan bisa mempertahankan omzetnya,” kata Bhima.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Pengusaha Mengeluh Rumitnya Regulasi Industri Tembakau
apahabar.com

Ekbis

Wings Air Buka Rute Penerbangan Palangka Raya-Solo
apahabar.com

Ekbis

Harga Gas Industri Turun, Menperin: Penerimaan Negara Akan Naik
apahabar.com

Ekbis

Mau Jadi Pengusaha Tangguh di Masa Pandemi? Intip Kiat Jitu Ketum Hipmi
apahabar.com

Ekbis

Penjualan Emas Freeport Turun 24 Persen
Imbas Kasus Jiwasraya, Kinerja OJK Disorot

Ekbis

Imbas Kasus Jiwasraya, Kinerja OJK Disorot
apahabar.com

Ekbis

Harga Jagung di Barito Utara Naik, Petani Gembira
apahabar.com

Ekbis

Jelang Akhir Tahun, Disperindag Banjar Pastikan Komoditas Pangan Stabil
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com