Warga Eks Bioskop Cempaka Geger, Pria Tewas Bersimbah Darah 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu

Informasi Penyerangan Ulama di Pancoran, Cek Faktanya

- Apahabar.com Senin, 2 November 2020 - 12:45 WIB

Informasi Penyerangan Ulama di Pancoran, Cek Faktanya

Tangkapan layar video viral terkait informasi penyerangan ulama di Pondok Pesantren Daarul Ishlah Assalafia. Foto-Antara/Laily Rahmawaty

apahabar.com, JAKARTA – Polsek Pancoran, Polres Metro Jakarta Selatan membantah informasi terjadinya penyerangan terhadap ulama bernama KH Amir Hamzah di Pondok Pesantren Daarul Ishlah Assalafia.

“Itu hoaks (kabar bohong), ustaznya baik-baik saja,” kata Kapolsek Pancoran, Kompol Anies Supriyanto, di Jakarta, seperti dilansir Antara, Senin (2/11).

Informasi penyerangan terhadap ulama di Pancoran tersebut tersiar lewat media sosial, salah satu akun facebook milik Balqis Adzkya N.

Bagaimana faktanya?

Video berdurasi 6 detik itu memperlihatkan seorang pria mengenakan baju kaos berwarna hitam digotong oleh para santri menuju tempat di dalam pesantren.

Wajah sang pria terlihat sambil menahan sakit, saat digotong oleh santri secara paksa, karena ada yang menarik rambutnya.

Peristiwa tersebut dikabarkan oleh pemilik akun terjadi Sabtu (31/10) lalu. Dengan narasi, terjadi penyerangan kembali terhadap ulama.

Video tersebut telah dibagikan sebanyak 65 kali dan ditonton oleh 1.500 penonton.

Beredarnya informasi tersebut langsung ditelusuri oleh pihak Polsek Pancoran, dengan mendatangi pondok pesantren yang dimaksud.

Kanit Reskrim Polsek Pancoran, Iptu Supardi menyebutkan, tidak terjadi penyerangan seperti yang disampaikan narasi dalam video tersebut.

Ustaz yang dimaksudkan juga dalam kondisi sehat dan baik-baik saja. Dan video tersebut benar terjadi di dalam pondok pesantren, tetapi bukanlah penyerangan.

“Jadi itu, saudara ustadz mau datang bertemu dengan ustadznya, sang ustaz lagi mandi, agak maksa begitu, jadi para santri mengira ada keributan,” kata Supardi.

Menurut Supardi, terjadi kesalahpahaman, karena santri tidak mengenal saudara jauh ustadz yang datang ke pesantren untuk bertemu dan meminta nasihat.

“Videonya benar, tapi bukan penyerangan, jadi itu saudara ustaz mau bertemu, karena ada masalah keluarga, habis bercerai, mau menemui ustaznya,” kata Supardi.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

RS Cile Alami Kesulitan Saat Covid-19 Dekati 70 Ribu Kasus

Nasional

Ulama Syekh Ali Jaber Ditusuk di Lampung, Ustadz Abdul Somad Doakan Ini, HNW Minta Polisi Usut Tuntas
apahabar.com

Nasional

Lempar Botol dan Marahi Kapolres, Gubernur Kalteng Buka Suara
apahabar.com

Nasional

Politikus Senior Partai Demokrat Dorong KLB
apahabar.com

Nasional

India Mulai Produksi Vaksin Covid-19
apahabar.com

Nasional

Walhi Bantah Aksi Save Meratus Ditunggangi Kepentingan Politik
apahabar.com

Nasional

Ombudsman Sebut Kesiapan Protokol Kesehatan di TPS Sangat Rendah
apahabar.com

Nasional

Warga Pandeglang Korban Tsunami Kembali Mengungsi Akibat Banjir
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com