Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Jelang MotoGP Portugal, Luapan Emosional Perpisahan Rossi dengan Yamaha

- Apahabar.com Jumat, 20 November 2020 - 08:17 WIB

Jelang MotoGP Portugal, Luapan Emosional Perpisahan Rossi dengan Yamaha

MotoGP Portugal akan jadi momentum perpisahan Valentino Rossi dengan Yamaha, akhir pekan ini. Foto- Antara.

apahabar.com, PORTUGAL – MotoGP Portugal pada seri pamungkas MotoGP 2020 akhir pekan ini, jadi momentum perpisahan Valentino Rossi dengan tim pabrikan Yamaha.

Valentino Rossi mengatakan bahwa mengakhiri 15 tahun kemitraan dengan tim pabrikan Yamaha jadi momen spesial baginya.

Tahun ini, Joan Mir boleh jadi telah mengunci gelar juara dunia namun tempat kedua dan titel konstruktor akan ditentukan di Portimao pada Minggu nanti.

Rossi, yang telah meraih tujuh titel di kelas premier, adalah salah satu dari beberapa pebalap yang bakal mengadakan perpisahan di akhir musim ini, dengan Andrea Dovizioso yang bakal mengambil “cuti” dan Cal Crutchlow yang akan mengemban tugas sebagai test rider Yamaha tahun depan.

The Doctor, sementara itu, akan bergabung ke tim satelit Petronas Yamaha, bertukar bangku dengan Fabio Quartararo yang akan menjadi tandem Maverick Vinales pada 2021.

“Minggu akan menjadi momen spesial karena ini adalah perjalanan panjang bersama,” kata Rossi di Portimao, seperti dilansir antara mengutip AFP, Kamis (19/11) waktu setempat.

“Kisah kami dibagi menjadi dua bagian dan saya harus berterima kasih kepada setiap orang di Yamaha karena memberi saya kesempatan satu lagi setelah dua tahun bersama Ducati. Karena saya cukup putus asa, jadi bagi saya krusial untuk kembali ke tim pabrikan ini.”

“Bagian kedua juga sangat panjang. Kami menang lebih sedikit tetapi bagaimanapun itu adalah pengalaman hebat dengan banyak momen yang terlupakan. Tentunya saya akan sangat merindukan tim ini.”

Di sisi lain, Pol Espargaro, Jack Miller, Johann Zarco dan Danilo Petrucci juga akan harus mengucapkan perpisahan dengan tim mereka saat ini setelah Portugal.

Espargaro dan Miller memiliki peluang untuk memecahkan rekor apabila naik podium sebagai juara dan menjadi pebalap kesepuluh yang berbeda yang memenangi Grand Prix dalam satu musim MotoGP.

Satu bulan yang lalu, Mir sedang dalam jalurnya menjadi juara dunia meski belum mengantongi kemenangan di musim yang terganjal krisis kesehatan global tahun ini.

Pebalap Spanyol itu akhirnya mendapatkan kesempatannya dan menjuarai Grand Prix Eropa di Valencia untuk meraih kemenangan pertamanya satu pekan sebelum ia finis P7 di sirkuit yang sama untuk mengunci gelar juara dunia.

“Ini adalah hal yang saya perjuangkan sepanjang hidup saya, sejak saya berumur 10 tahun,” kata Mir.

“Saya memiliki mimpi ini di benak saya dan saya tidak berhenti hingga saya meraih titel ini.”

Sementara itu, kompatriot dan rekan satu timnya Alex Rins sedang dalam perburuan peringkat runner-up namun harus berjuang ekstra karena dia saat ini terpaut empat poin dari Franco Morbidelli dari tim Petronas Yamaha di klasemen.

Morbidelli akan menjaga momentumnya setelah sang pebalap Italia finis pertama di Grand Prix Valencia akhir pekan lalu, di mana ia finis 0,093 detik di depan Miller untuk mengklaim kemenangan ketiganya musim ini.

Rins tampil agresif setelah start dari P14 dan finis keempat di balapan penultima itu dan tim Suzuki Ecstar berharap bisa merebut titel konstruktor untuk disandingkan dengan gelar juara dunia pebalap dan tim yang telah mereka raih.

Ducati tidak akan tinggal diam karena pabrikan Bologna itu mengantongi poin yang sama dengan pabrikan asal Hamamatsu itu di klasemen konstruktor. Sedangkan Yamaha, secara matematis masih berpeluang meski terpaut 13 poin di peringkat tiga.

“Kami berharap untuk melengkapi tiga mahkota, itu akan sangat luar biasa,” kata manajer tim Suzuki Davide Brivio.

Di garasi tim LCR Honda, Cal Crutchlow bersiap untuk penampilan terakhirnya sebagai pebalap, yang telah melakoni 168 balapan di kelas premier sejak debut pada 2011.

Pebalap Inggris itu telah 19 kali naik podium termasuk tiga kemenangan Grand Prix.

Dovizioso juga akan membalap untuk terakhir kalinya sebelum mengambil jeda pada 2021 karena tidak mendapatkan bangku untuk membalap sedangkan Espargaro akan hijrah dari KTM Factory Racing ke Repsol Honda menjadi tandem Marc Marquez tahun depan.

Miller mempersiapkan penampilan perpisahannya dengan tim Pramac Racing sebelum berstatus pebalap tim pabrikan Ducati tahun depan, di saat Zarco dari tim Esponsorama Racing akan mengisi posisi yang ditinggalkan sang pebalap Australia itu.

Sedangkan Petrucci meninggalkan Ducati untuk memperkuat tim Red Bull KTM Tech3.

 

Editor: Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Kabar Buruk Datang dari Tapin, Tambah 9 Positif Covid-19 Lagi  
apahabar.com

Tak Berkategori

Hingga Selasa, 71 Pasien Covid-19 Dirawat di RS Darurat Wisma Atlet
apahabar.com

Tak Berkategori

Dibantu Kantor Pertanahan, Polres Batola Mengamankan Aset Penting
apahabar.com

Tak Berkategori

Babam ”Marni” Pukau Penonton South Borneo Art Festival

Tak Berkategori

Lulus Pengumuman CPNS 2019, Berikut 8 Dokumen yang Wajib Diunggah di sscndaftar.bkn.go.id
apahabar.com

Tak Berkategori

Dipimpin Erick Thohir, Apa Kabar BUMN?
apahabar.com

Tak Berkategori

3 Pekan Razia Masker di Banjarmasin: Berludah hingga Pengemudi Mobil Didenda, Simak Penjelasan Dinkes
apahabar.com

Kalsel

Pengakuan Korlap Demo Omnibus Law di Banjarmasin yang Diamankan Polisi: Bogem Mentah hingga Sumpah Serapah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com