OTT KPK di Amuntai HSU: Kadis PU hingga Eks Ajudan Bupati Diamankan, Modusnya Fee Proyek BREAKING! Polisi HSU Bekuk Pembunuh Brutal di Amuntai Tengah Terbongkar! Pembunuh Paman Es Kandangan Pura-Pura Anak di Bawah Umur Usai Penarikan Besar dalam Persediaan AS, Harga Minyak Melonjak OTT di Amuntai HSU, KPK Tangkap Pegawai-Pengusaha hingga Segel Ruang Bidang

Jokowi Minta Pendampingan Aspek Bisnis Perhutanan Sosial Harus Terintegrasi

- Apahabar.com     Selasa, 3 November 2020 - 15:39 WITA

Jokowi Minta Pendampingan Aspek Bisnis Perhutanan Sosial Harus Terintegrasi

Presiden Joko Widodo saat menyerahkan SK perhutanan sosial di Tuban, Jawa Timur. Foto-detikcom/Rachman Haryanto

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada seluruh jajarannya agar memastikan pendampingan aspek bisnis perhutanan sosial harus terintegrasi.

“Banyak aspek bisnis [perhutanan sosial] pendampingannya harus terintegrasi,” ujar Presiden Jokowi dalam pengantarnya pada Rapat Terbatas “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Perhutanan Sosial“, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, dilansir Antara, Selasa (3/11).

Jokowi mengatakan saat SK diberikan harus ada penyiapan sarana dan prasarana produksi, hingga pelatihan-pelatihan.

Kepala Negara meyakini jika itu dilakukan maka Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) akan bisa berkembang dengan baik.

“Tapi memang sekali lagi kita harus bekerja fokus. Saya harapkan tahun ini, tahun depan betul-betul bisa muncul entah berapa Kelompok Usaha Perhutanan Sosial yang bisa kita jadikan contoh,” ujar Jokowi.

Jokowi menginginkan adanya Kelompok Usaha Perhutanan Sosial yang dapat menjadi benchmark bagi kelompok lain.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Status Rommy Jadi Tersangka Suap
Ventilator Portabel Karya Anak Bangsa Diuji Kemenkes

Nasional

Ventilator Portabel Karya Anak Bangsa Diuji Kemenkes
apahabar.com

Nasional

UNAIR Temukan 5 Senyawa Bakal Obat Covid-19
apahabar.com

Nasional

Paket Kebijakan Ekonomi ke-16 Diprotes Partai Pendukung Pemerintah
Heboh, Dua ABK China di Kotabaru Terindikasi Corona

Nasional

Senator Kalsel Tolak ABK Terindikasi Corona Dirawat di RSUD Ulin
apahabar.com

Nasional

Terbitkan Surat Jalan Djoko Tjandra, Kapolri Copot Brigjen Prasetyo!

Nasional

Gagal Jadi PNS Tahun Ini? Tenang, Masih Ada Lowongan CPNS Tahun Depan
Maraknya kasus kekerasan seksual akhir-akhir ini menjadi perhatian Kementerian Kominfo untuk melakukan pemblokiran situs-situs yang bermuatan negatif seperti pornografi.

Nasional

Kominfo Tangani 2,5 Juta Konten Terlarang, Pornografi Teratas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com